Diam Saat Palestina Diserang Besar-besaran, Prabowo Subianto Nyatakan Kecewa Terhadap Negara Barat,

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 6 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Facebook.com/Prabowo Subianto)

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Facebook.com/Prabowo Subianto)

JATIMRAYA.COM – Calon presiden yang disusung Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto menyoroti sikap negara Barat dalam menghadapi konflik yang tengah terjadi di Gaza, Palestina.

Negara Barat, kata Prabowo Subianto, diam seribu bahasa melihat warga tak bersalah, terutama anak-anak yang menjadi korban perang.

Terungkap lebih dari 9.100 warga Palestina tewas akibat perang antara Israel dan kelompok militan Hamas selama periode 7 Oktober-2 November 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu melansir data yang dihimpun United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) dari Kementerian Kesehatan Gaza, dan keterangan resmi pemerintah Israel

Prabowo Subianto begitu menyayangkan sikap acuh itu lantaran menurutnya, Barat memiliki prinsip dan ajaran yang baik, khususnya tentang demokrasi serta Hak Asasi Manusia (HAM).

Baca artikel lainnya di sini : Jasasiaranpers.com Melayani Jasa Publikasi Press Release Secara Serentak di Puluhan Media

“Sayang disayang, mereka banyak mengajarkan demokrasi. Mereka ajarkan hak asasi manusia.”

“Tapi, begitu ada sebuah negara yang bom rumah sakit, yang bunuh anak-anak kecil, mereka diam seribu bahasa,” kata Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto menyampaikan hal itu saat menghadiri Dialog Cendekia yang digagas Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Makassar, Sabtu (4/11/2023).

“Mereka yang mengajarkan kita hak asasi. Jadi, ternyata saudara-saudara, apa yang diajarkan seringkali bukan itu yang diyakini,” sambungnya.

Korban Palestina paling banyak berada di Jalur Gaza, yakni korban jiwa 9.061 orang dan korban luka 22.911 orang.

Sementara di wilayah Tepi Barat korban jiwa 132 orang dan korban luka 2.281 orang.

Dalam periode sama, jumlah total korban jiwa dari pihak Israel sekitar 1.419 orang dan korban lukanya 5.415 orang.

Prabowo Subianto juga mengingatkan bagaimana sejarah memiliki nilai penting bagi sebuah bangsa.

Untuk itu, ia berharap para cendekiawan muslim dapat terus mempelajari sejarah, selain mempelajari IPTEK.

“Kita harus belajar sejarah. Karena itu, cendekiawan muslim, selain IPTEK, saya juga berharap belajarlah sejarah, apalah kita punya sejarah,” pungkas Prabowo Subianto.*

Berita Terkait

11 Provinsi Sudah Mendaftar, Porwanas 2027 di Lampung Bidik 5.000 Peserta
Lima Geopark Indonesia Raih Rekomendasi Green Card UNESCO
Fadli Zon: Dana Indonesia Raya Naik Jadi Rp8 Triliun, Seniman Bisa Manfaatkan
Mengenal Sosok Ariyo Windutomo, Jenderal TNI yang Ditunjuk Prabowo sebagai Plt KSP
Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Diduga Terlibat Kasus Penyadapan Presiden
Korea Utara Bantah Tuduhan AS soal Pencurian Kripto Miliaran Dolar dari Binance
100 Seniman Musik PAPRI Ikuti Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Profesi Kemnaker
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 12:43 WIB

Lima Geopark Indonesia Raih Rekomendasi Green Card UNESCO

Kamis, 5 November 2026 - 15:27 WIB

Fadli Zon: Dana Indonesia Raya Naik Jadi Rp8 Triliun, Seniman Bisa Manfaatkan

Kamis, 5 November 2026 - 12:45 WIB

Mengenal Sosok Ariyo Windutomo, Jenderal TNI yang Ditunjuk Prabowo sebagai Plt KSP

Rabu, 4 November 2026 - 12:04 WIB

Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Diduga Terlibat Kasus Penyadapan Presiden

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Korea Utara Bantah Tuduhan AS soal Pencurian Kripto Miliaran Dolar dari Binance

Berita Terbaru

Lifestyle

Trisakti dan Keberanian Mengoreksi Kawan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:05 WIB