Dipulangkan, 7 Jenazah Korban Bus Masuk Jurang Gunung Lawu

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 5 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 7 jenazah korban tewas bus pariwisata masuk jurang di Gunung Lawu dipulangkan. (Dok. Fin)

Sebanyak 7 jenazah korban tewas bus pariwisata masuk jurang di Gunung Lawu dipulangkan. (Dok. Fin)

JATIMRAYA.COM – Sebanyak 7 jenazah korban tewas bus pariwisata PO Semeru Putra Transindo yang celaka masuk jurang di Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, Ahad siang 4 Desember 2022, langsung dipulangkan malam harinya.

Ke tujuh jenazah, termasuk pengemudi bus, itu dipulangkan setelah melewati proses visum et repertum di Rumah Sakit Umum dr. Sayidiman, Magetan.

“Iya semuanya sudah dilakukan visum, sesuai permintaan pihak kepolisian,” kata sumber di rumah sakit setempat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 7 unit mobil jenazah dilibatkan dalam pengiriman jenazah tersebut. Petugas akan menyerahkan jenazah kepada masing-masing keluarganya.

“Semua mobil jenazah yang mengantarkannya dari rumah sakit. Tudak ada yang dari PMI. Akan diserahkan ke masing-masing keluarganya di Semarang,” tutur petugas PMI Magetan.

Sekira pukul 21.00, satu per satu mobil jenazah itu keluar dari halaman RSU dr. Sayidiman. Semuanya bergerak menuju Semarang, Jawa Tengah, tempat asal para korban.

Iring-iringan mobil pengantar jenazah itu dikawal mobil kepolisian setempat. Diperkirakan sampai di lokasi penyerahan jenazah sekitar esok dini hari.

Para petugas secara terpencar akan menyerahkan jenazah kepada alamat masing-masing pihak keluarganya antara lain:

1. Sutarjo, 56 tahun, warga Kelurahan Manyaran RT 05/RW 02, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.
2. Witri Suci, 27 tahun, warga Kelurahan Manyaran RT 05/RW 02, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.
3. Kabul, 62 tahun, warga Kelurahan Manyaran RT 05/ RW 02, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.
4. Wachid, 58 tahun, warga Kelurahan Manyaran RT 11/ RW 01, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.
5. Sukini, 58 tahun, warga Kelurahan Manyaran RT 05/ RW 02, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.
6. Sumiati, 60 tahun, warga Kelurahan Manyaran RT05/RW 02, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.
7. Mohamad Barliyan, 52 tahun, warga Kampung Pejaringan 152 RT 04/ RW 01, Kecamatan Kemijen, Kota Semarang.  (fin)

Berita Terkait

Menjelang Pelantikan PCNU Pamekasan, NU Didorong Adaptif di Era Digital
Jatim Open Woodball 2026 Resmi Dibuka di Sidoarjo, 400 Atlet Bertanding
Harga Terjangkau Sari Sari POP Siap Bidik Market Share Menengah Ke Bawah
Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya
Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Program Young Changemakers 2025/2026 Cetak Solusi Nyata
IBS PKMKK Pamekasan Lahirkan Generasi Penulis, 206 Buku Santri Ber-ISBN Terbit
GraduAction 2026 SMA Al Muslim: Kelulusan Tak Sekadar Seremoni, Siswa Turun ke Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:00 WIB

Menjelang Pelantikan PCNU Pamekasan, NU Didorong Adaptif di Era Digital

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:51 WIB

Jatim Open Woodball 2026 Resmi Dibuka di Sidoarjo, 400 Atlet Bertanding

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:52 WIB

Harga Terjangkau Sari Sari POP Siap Bidik Market Share Menengah Ke Bawah

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:34 WIB

Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:21 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya

Berita Terbaru