Indonesia dan Tiongkok Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis, Perkuat Pendidikan Vokasi

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Liuzhou Polytechnic University (LZPU) Guangxi dan Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia ini mendukung program “1+10+100+1000,”

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Liuzhou Polytechnic University (LZPU) Guangxi dan Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia ini mendukung program “1+10+100+1000,”

JATIMRAYA.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan pentingnya pendidikan dan pelatihan vokasi dalam memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan Tiongkok.

Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan resmi Gubernur Guangxi Lan Tianli bersama delegasi di Ruang Rapat Kemenko PMK, pada Kamis (28/11/2024).

Pratikno yang juga sebagai Ketua Pengarah Tim Koordinasi Nasional Vokasi (TKNV) sesuai amanah Perpres 68/2022, menegaskan bahwa kerja sama ini sangat relevan untuk mendorong transformasi ekonomi Indonesia yang berbasis pada teknologi dan tenaga kerja berkualitas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlebih Indonesia saat ini membutuhkan SDM vokasi yang tidak hanya terampil dalam bidang teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat.

“Kita sangat membutuhkan percepatan dalam pengembangan SDM unggul, khususnya untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi baru,” katanya.

Menurut Pratikno, pendidikan vokasi memainkan peran penting, tidak hanya dalam menghasilkan teknisi, tetapi juga memperkuat sektor industri kita.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Liuzhou Polytechnic University (LZPU) Guangxi dan Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia ini mendukung program “1+10+100+1000,” yang mencakup pembukaan jurusan baru teknologi kendaraan energi baru, kompetisi keterampilan profesional, pelatihan guru, serta beasiswa bagi mahasiswa Indonesia.

“Melalui program ini, kita tidak hanya meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal, tetapi juga membangun fondasi SDM yang mampu berkontribusi pada ekonomi modern,” tambahnya.

Pratikno menilai kerja sama ini bukan hanya berdampak pada peningkatan kualitas SDM, tetapi juga akan memainkan peran strategis dalam diplomasi antarbangsa.

Ia yakin kerja sama ini akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara

“Melalui people-to-people diplomacy, kita memperkuat hubungan persaudaraan antarnegara, sekaligus mendukung harmoni global. Kerja sama ini adalah salah satu bentuk nyata dari hubungan yang saling menguntungkan,” kata Pratikno.

Gubernur Guangxi Lan Tianli menekankan bahwa kunjungan resmi delegasi Guangxi ke Indonesia bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral, terutama dalam mengimplementasikan kesepakatan strategis yang telah dicapai oleh kedua kepala negara.

Ia menggarisbawahi pentingnya pendidikan vokasi dalam mendukung berbagai proyek yang tengah berlangsung di Indonesia.

“Tiongkok dan Indonesia sama-sama berada dalam periode penting untuk meningkatkan kualitas ekonomi. Melalui pendidikan vokasi berkualitas tinggi dan kolaborasi yang erat, kita dapat mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus mempererat hubungan bilateral,” tambah Lan Tianli. (AS)

Berita Terkait

PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia
Raih Penghargaan Kabupaten Terinovatif 3 Kali Berturut, H. Slamet Junaidi Harumkan Sampang di Mata Nasional 
UPA PERADI 2025 Digelar Serentak, 143 Peserta Ikuti Ujian di Fakultas Hukum UGM
PWI Jateng Resmi Dilantik, Akhmad Munir Tekankan Integritas dan Adaptasi Jurnalis
Kapolri dan Ketum PWI Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Sumatera
Ketum PWI Pusat Minta Negara Ambil Peran Lebih Besar Selamatkan Industri Media
Kick Off HPN 2026 di Banten, PWI Ajak Negara Hadir Jaga Kesehatan Ekosistem Media
Ketum PWI Akhmad Munir: Insan Pers adalah Guru Masyarakat di Tengah Disrupsi Media

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:58 WIB

PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:39 WIB

Raih Penghargaan Kabupaten Terinovatif 3 Kali Berturut, H. Slamet Junaidi Harumkan Sampang di Mata Nasional 

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:41 WIB

UPA PERADI 2025 Digelar Serentak, 143 Peserta Ikuti Ujian di Fakultas Hukum UGM

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:59 WIB

PWI Jateng Resmi Dilantik, Akhmad Munir Tekankan Integritas dan Adaptasi Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 22:26 WIB

Kapolri dan Ketum PWI Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Sumatera

Berita Terbaru