Kemenko PMK Berikan Perjelasan Terkait Kisruhnya PON XXI Aceh-Sumut 2024

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 18 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warsito saat melakukan wawancara dengan Radio Trijaya FM, pada Selasa (17/9/2024).

Warsito saat melakukan wawancara dengan Radio Trijaya FM, pada Selasa (17/9/2024).

JATIMRAYA.COM – Kemenko PMK memberikan penjelasan terkait beredarnya pemberitaan viral yang menyangkut agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang saat ini sedang berlangsung di Aceh dan Sumatra Utara.

Warsito selaku Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga menjelaskan, perihal informasi di sosial media mengenai konsumsi yang tidak memenuhi standar, venue pertandingan yang belum selesai, bahkan pemukulan wasit yang dilakukan oleh atlet Sulawesi Tengah pada pertandingan sepak bola saat berhadapan dengan Aceh.

“Pemerintah pusat telah menyampaikan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan PON dengan dibentuknya Satgas Pengawalan PON XXI dan PEPARNAS XVII melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2024,” ujar Warsito saat melakukan wawancara dengan Radio Trijaya FM, pada Selasa (17/9/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perihal infrastruktur yang belum rampung dibangun, menurut Warsito secara fungsional venue sudah dapat digunakan untuk pertandingan, namun penataan kawasan venue masih belum siap dan akan dituntaskan hingga penyelenggaraan PON selesai.

“Perihal sikap wasit yang mencederai nilai-nilai sportivitas, Satgas PON memastikan hal tersebut tidak terulang lagi dan akan diberikan sanksi bagi yg melanggar. Selain itu, dalam PON ini perlu ditonjolkan prestasi-prestasi yang luar biasa, mengingat hingga saat ini telah terjadi 78 pemecahan rekor dari berbagai cabang olahraga,” jelas Warsito.

Rincian rekor olahraga nasional yang tercipta selama PON XXI Aceh-Sumatra Utara yakni dari cabang atletik 12 nomor, cabang renang 10 nomor, cabang selam kolam 13 nomor, cabang angkat berat 2 nomor, angkat besi 11 nomor, cabang panjang tebing 4 nomor, dan cabang menembak 26 nomor.

“Tapi ini akan menjadi catatan bagi kita, dilihat dari sisi tuan rumah, PON berikutnya akan diselenggarakan di Provinsi NTB dan NTT, maka akan dilakukan pendampingan sejak awal dalam persiapan, baik infrastruktur, tata kelola, dan persiapan lainnya demi terselenggaranya PON yang lebih baik,” tambahnya.

Warsito juga menyebutkan bahwa perlu melakukan pelatihan terhadap wasit atau juri agar dapat menjunjung tinggi nilai profesionalisme dalam memimpin pertandingan dan permasalahan yang sama tidak terulang lagi.

“Terakhir untuk para atlet, PON ini hendaknya menjadi titik balik untuk prestasi yang lebih baik, koordinasi lintas sektor berjalan maksimal dan dapat terselenggara dengan empat kategori sukses, yaitu sukses administrasi, sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, dan sukses ekonomi,” tutup Warsito.

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru

Lifestyle

Sholat Jenazah

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:44 WIB