Kemenko PMK Lakukan Monitoring dan Evaluasi Implemetasi Pelaksanaan RAN PIJAR di Kulon Progo

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 10 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Nunung Nuryartono mengunjungi SD Negeri Sidomulyo dan SD Negeri Sendangsari di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Nunung Nuryartono mengunjungi SD Negeri Sidomulyo dan SD Negeri Sendangsari di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

JATIMRAYA.COM – Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Nunung Nuryartono mengunjungi SD Negeri Sidomulyo dan SD Negeri Sendangsari di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta untuk melakukan monitoring dan evaluasi implementasi pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Peningkatan Kesejahteraan Anak Usia Sekolah dan Remaja (RAN PIJAR), pada Kamis (29/8/2024).

Agenda tersebut merupakan bagian dari amanat Permenko Nomor 1 Tahun 2022 untuk melihat aksi nyata implementasi RAN PIJAR dengan salah satu kegiatannya berupa Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang dilakukan untuk mengoptimalisasikan kesehatan dan gizi anak usia sekolah dan remaja.

Berdasarkan pantauan dilapangan, Nunung menerangkan, pemberian PMT-AS oleh Pemerintah Kabupten Kulon Progo telah dilakukan sejak tahun 2018 yang berikan dalam bentuk makanan kudapan pada jam istirahat sekolah dengan panduan menu berasal dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nunung mengatakan, komitmen dan inovasi pemerintah Kabupaten Kulon Progo harus terus ditingkatkan sehingga pemberian gizi dan pelayanan kesehatan dapat menunjang upaya mempersiapkan kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing di masa depan. Terlebih, anak usia sekolah dan remaja berusia 8-23 tahun berdasarkan Sensus Penduduk 2020 merupakan kelompok yang sangat strategis dalam pembangunan dengan jumlah mencapai 75 juta jiwa atau 27,94%.

“Kondisi gizi anak usia sekolah dan remaja tidak hanya kekurangan gizi tetapi juga banyak dijumpai anak dan remaja yang kelebihan gizi. Untuk itu diharapkan pemberian PMT-AS ini disertai dengan pemberian edukasi terkait gizi seimbang,” ujar Nunung.

Lebih lanjut, Nunung menyampaikan, program gizi dan kesehatan bagi anak sekolah yang telah dijalankan Kabupaten Kulon Progo telah sesuai dengan amanat Permenko PMK Nomor  1 Tahun 2022 tentang RAN PIJAR.

“Melihat jumlah anak usia sekolah dan remaja yang ada di Kabupaten Kulon Progo, maka kami menyarankan inovasi yang sudah dimiliki Kulon Progo dapat dilanjutkan untuk mengupayakan perbaikan kesehatan, salah satunya melalui UKS dan aktivitas fisik di sekolah’,” imbuh Nunung.

Nunung juga berharap, program serupa diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya perbaikan gizi dan kesehatan di lingkungan pendidikan. Upaya itu perlu dilakukan mengingat sebagian besar waktu anak-anak banyak dilakukan di lingkungan sekolah, yaitu melalui makan pagi, kudapan pagi, dan makan siang ketika berada di sekolah.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Pj. Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi, Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas Diah Lenggogeni, dan sejumlah perwakilan dari Kementerian Sosial, Kememterian Agama, Kemendikbudristek, dinas-dinas terkait di Kabupaten Kulon Progo, serta perwakilan dari mitra pembangunan, seperti United Nations Population Fund Indonesia, World Food Programme Indonesia, Friedrich-Ebert-Stiftung Indonesia, dan RISE Foundation. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru

Lifestyle

Sholat Jenazah

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:44 WIB