Kisruh Mutasi ASN: Wabup Mimik Idayana Surati Kemendagri

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sigit Imam Basuki menunjukkan surat Wabup Mimik Idayana ke Kemendagri.

Sigit Imam Basuki menunjukkan surat Wabup Mimik Idayana ke Kemendagri.

JATIMRAYA.COM – Mencari keadilan, Konflik internal mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo usai pelaksanaan mutasi aparatur sipil negara (ASN) yang dilakukan oleh Bupati Sidoarjo, Subandi.

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melayangkan protes keras karena merasa tidak dilibatkan dalam proses mutasi tersebut.

Mimik mengirim surat resmi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu (24/9/2025) malam. Surat itu berisi permintaan kepada Kemendagri untuk turun langsung melakukan evaluasi atas kebijakan mutasi yang dianggap menyimpang dari kesepakatan awal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mutasi dan rotasi pejabat yang dilakukan di Pendopo Delta Wibawa pada Rabu (17/9/2025) melibatkan 61 ASN, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pejabat administrasi. Jumlah ini dinilai melampaui kesepakatan semula yang hanya untuk mengisi 36 jabatan kosong di organisasi perangkat daerah (OPD).

Sigit Imam Basuki, tenaga ahli Wakil Bupati non-budgeting, membenarkan bahwa surat laporan telah dikirimkan ke Kemendagri. Menurutnya, Wakil Bupati merasa diabaikan dalam proses mutasi tersebut, padahal ia termasuk dalam Tim Penilai Kinerja (TPK) yang seharusnya dilibatkan secara aktif.

“Surat laporan tentang mutasi ASN di Sidoarjo ini sudah kami kirim pada tanggal 24 September 2025 ke Kemendagri di Jakarta. Surat itu bernomor 000.6.3.4/11268/438.1/2025,” kata Sigit kepada wartawan, Kamis (25/9/2025).

Sigit Imam Basuki menunjukkan surat Wabup Mimik Idayana ke Kemendagri. Ia menjelaskan, semula hanya ada 36 jabatan kosong yang perlu diisi. Namun, jumlah pejabat yang dimutasi melonjak menjadi 61 orang tanpa ada koordinasi atau pemberitahuan resmi kepada Wakil Bupati.

“Yang disepakati hanya mengisi posisi kosong di 36 OPD. Tapi yang dimutasi sampai 61 orang. Ini jelas melampaui kewenangan yang seharusnya dikonsultasikan terlebih dahulu,” ujarnya.

Dalam laporannya, Wakil Bupati meminta Kemendagri untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan langsung terhadap pelaksanaan mutasi tersebut. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kebijakan rotasi dan mutasi ASN berjalan sesuai dengan aturan perundang-undangan.

“Harapan kami, Kemendagri bisa turun langsung ke Sidoarjo untuk memeriksa proses mutasi ini. Mutasi harus sesuai dengan UU yang berlaku,” ujar Sigit.

Lebih lanjut Sigit menambahkan, polemik ini diharapkan menjadi momentum untuk menata kembali struktur birokrasi di Kabupaten Sidoarjo agar berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

“Ke depan, mutasi seperti ini tidak boleh lagi dilakukan secara sepihak. Harus sesuai prosedur dan melibatkan semua pihak yang berwenang, termasuk Wakil Bupati sebagai bagian dari TPK,” paparnya. (Fid)

Berita Terkait

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio
Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM
BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan
PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik
Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing
Jelang Haji 2026, Kemenhaj Sidoarjo Tekankan Kesehatan Jamaah Risti dan Lansia
Polisi Turun ke Sawah, Polsek Prambon Cek Lahan Jagung Petani
Fun Lab Tour, Siswa SMPN 6 Rasakan Serunya Belajar Sains di SMK

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:05 WIB

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio

Selasa, 21 April 2026 - 19:32 WIB

Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM

Senin, 20 April 2026 - 16:20 WIB

BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

Senin, 20 April 2026 - 08:49 WIB

PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik

Senin, 20 April 2026 - 08:40 WIB

Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB