“Kita Ini Keluarga Pancasila”: Pesan Toleransi Menko PMK di Perayaan Natal Kemenko PMK

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 31 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senin Bersinergi (SENERGI) di Ruang Heritage, Kantor Kemenko PMK, Senin (30/12/2024).

Senin Bersinergi (SENERGI) di Ruang Heritage, Kantor Kemenko PMK, Senin (30/12/2024).

JATIMRAYA.COM – Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan semangat persatuan dalam keberagaman.

“Kita ini keluarga Pancasila. Berbeda-beda agama tapi tetap satu. Walaupun kita beda dalam iman, tapi kita bersaudara dalam kemanusiaan,” ucapnya dengan penuh semangat saat memimpin acara Senin Bersinergi (SENERGI) di Ruang Heritage, Kantor Kemenko PMK, Senin (30/12/2024).

Kegiatan SENERGI kali ini juga menjadi momen perayaan Natal bagi para pegawai Kristiani di lingkungan Kemenko PMK. Dalam kesempatan tersebut, Pratikno secara langsung memberikan ucapan selamat Natal dan menekankan pentingnya nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Pratikno menyoroti bahwa toleransi, gotong royong, dan kerja sama adalah fondasi utama dalam pembangunan manusia dan kebudayaan. Ia percaya bahwa pengalaman berbagi nilai-nilai ini adalah salah satu kunci untuk mewujudkan konsep “smart ministry”—sebuah kementerian yang cerdas dalam melayani masyarakat dan membangun bangsa.

“Untuk menjaga toleransi dan kebersamaan, kita harus bekerja keras memproses good memories tentang persahabatan dan perbedaan. Kita simpan memori yang baik dan menyingkirkan berita negatif serta hoaks,” jelas Pratikno.

Kegiatan ini juga menghadirkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi (Wamendikti) Stella Christie sebagai narasumber. Stella, yang dikenal sebagai pakar Cognitive Science, membahas bagaimana kemampuan kognitif dapat dioptimalkan dalam mendukung kebijakan dan membentuk “smart ministry”.

Menurut Stella, dalam menyusun kebijakan, penting untuk selalu mengandalkan bukti ilmiah dan mengukur efektivitas kebijakan tersebut melalui diskusi dan evaluasi. “Kalau kita ingin membangun smart ministry, kita harus melihat bukti ilmiah yang benar-benar membangun manusia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Stella menekankan pentingnya konsep “learning to learn” atau belajar untuk belajar. Dengan memahami cara memproses informasi, mengatur strategi belajar, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, para pegawai Kemenko PMK diharapkan dapat terus tumbuh dan beradaptasi dalam menghadapi tantangan pembangunan manusia di Indonesia.

Di penghujung acara, Pratikno mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi Kemenko PMK tidaklah ringan. Dari urusan pendidikan, kesehatan, hingga bencana, seluruh pegawai diharapkan memiliki semangat pengabdian yang tinggi.

“Hidup itu perjuangan. Kenikmatan itu bukan capaian, tapi ada dalam proses perjuangannya,” tutup Pratikno, memberikan semangat kepada para pegawai untuk terus bekerja keras demi pembangunan manusia Indonesia yang lebih baik.

Acara SENERGI ini menjadi refleksi bahwa di tengah kesibukan dan tanggung jawab besar, semangat kebersamaan dan toleransi tetap menjadi fondasi yang memperkuat langkah Kemenko PMK dalam mewujudkan pembangunan manusia dan kebudayaan yang lebih inklusif dan harmonis.

Berita Terkait

Dukung Gus Kikin Pimpin PBNU, Lora Hasyim Tekankan Harapan untuk Warga Nahdliyin
Kredit UMKM Melambat, Achsanul Qosasi Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah
RIV Diakui Dunia, Raih Best Multi-Asset Trading Platform hingga Most Trusted Brand
Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel
PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga
Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi
PCM Grand Wisata Ucapkan Terima Kasih kepada Donatur, TK ABA 12 Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
PWI Pusat Berlakukan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026 untuk Tertibkan Administrasi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:41 WIB

Dukung Gus Kikin Pimpin PBNU, Lora Hasyim Tekankan Harapan untuk Warga Nahdliyin

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Kredit UMKM Melambat, Achsanul Qosasi Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13 WIB

RIV Diakui Dunia, Raih Best Multi-Asset Trading Platform hingga Most Trusted Brand

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:18 WIB

PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga

Berita Terbaru