Kunker ke Kantor BKKBN, Menko PMK Pratikno Upayakan Percepatan Penanganan Stunting

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 1 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK Pratikno, melakukan kunjungan kerja ke Kantor BKKBN dalam rangka melakukan sinkronisasi program-program pemerintah lintas Kementerian dan Lembaga agar tepat sasaran, termasuk penanganan percepatan penurunan stunting, Kamis (31/10/2024) .

Menko PMK Pratikno, melakukan kunjungan kerja ke Kantor BKKBN dalam rangka melakukan sinkronisasi program-program pemerintah lintas Kementerian dan Lembaga agar tepat sasaran, termasuk penanganan percepatan penurunan stunting, Kamis (31/10/2024) .

JATIMRAYA.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, melakukan kunjungan kerja ke Kantor BKKBN dalam rangka melakukan sinkronisasi program-program pemerintah lintas Kementerian dan Lembaga agar tepat sasaran, termasuk penanganan percepatan penurunan stunting, Kamis (31/10/2024) .

Menko PMK menyampaikan pentingnya sinergi penanganan stunting karena membutuhkan intervensi secara menyeluruh baik aspek kesehatan, penyediaan infrastruktur penunjang, serta dukungan regulasi yang membutuhkan kerja bersama lintas kementerian, termasuk kementerian/lembaga di luar koordinasi Kemenko PMK.

Maka dari itu, penting untuk BKKBN mengidentifikasi program, indikator, intervensi strategis yang bisa dikorelasikan dengan program Kementerian/Lembaga lainnnya, sehingga dapat memanfaatkan sumber daya secara tepat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Stunting tidak mungkin diselesaikan oleh satu kementerian, dan tidak juga bisa diselesaikan dalam satu kemenko, ini terkait dengan kualitas gizi, terkait dengan sanitasi yang itu urusannya PUPR, terkait dengan ketersediaan pangan lokal yang dikoordinasikan dengan Kementan, keaktifan posyandu yang memerlukan peran Kemenkes dan Kemendagri, serta isu edukasi dan pembiasaan yang perlu sinergi dari semua pihak termasuk pemerintah daerah,” ujar Pratikno.

Pratikno menuturkan, edukasi mengenai budaya mengonsumsi makanan bergizi juga perlu dilakukan oleh jajaran kementerian dan lembaga hingga pada tingkat daerah, utamanya dalam pola konsumsi sumber daya pangan lokal yang mengandung gizi untuk tumbuh kembang anak.

“Mengenai kualitas gizi, mulai dari pengetahuan, kebudayaan, misalnya makanan bergengsi itu bukan lagi makanan junk food, tetapi juga harus dibudayakan makanan-makanan natural atau alami,” tutur Pratikno.

Turut hadir mendampingi Menko PMK dalam kunjungan tersebut, Plt. Deputi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Nunung Nuryartono, dan Deputi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum. (AS)

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru

Lifestyle

Sholat Jenazah

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:44 WIB