LaNyalla Dukung Dana Sitaan Koruptor untuk Program MBG dan Koperasi Desa

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

JATIMRAYA.COM – Anggota DPD RI asal Jawa Timur AA LaNyalla Mahmud Mattalitti setuju dengan langkah Presiden Prabowo untuk menggunakan dana sitaan kejahatan korupsi guna membantu meringankan beban APBN untuk program Makan Bergizi Gratis dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.

Dikatakan LaNyalla, secara prinsip mekanisme tersebut memenuhi unsur keadilan subtantif. Karena secara konkret memenuhi kaidah untuk mengembalikan hak-hak rakyat yang sebelumnya dirampas oleh para koruptor.

“Saya mendukung. Selain untuk mengurangi beban APBN, pada hakikatnya ini adalah mengembalikan uang rakyat kepada pemilik sahnya, yaitu rakyat itu sendiri melalui program yang secara langsung juga diterima oleh rakyat,” ujar LaNyalla, Kamis (7/6/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPD RI ke-5 itu juga menyampaikan hasil kajian yang dilakukan KADIN Indonesia. Dikatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berkembang menjadi salah satu intervensi publik terbesar dalam sejarah Indonesia modern.

“Uang Rp900 miliar berputar setiap hari melalui jaringan dapur MBG. Ini menjadi salah satu mekanisme sirkulasi uang berbasis komunitas terbesar yang pernah dibangun negara ini,” tutur LaNyalla, yang juga anggota Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia itu.

Lanjutnya, ketika pemerintah membelanjakan uang melalui MBG, uang tersebut tidak berhenti pada konsumsi akhir. Ia mengalir ke sektor produksi, menciptakan permintaan baru, dan mendorong aktivitas ekonomi berulang di sepanjang rantai nilai pangan.

Tahun 2025 saja, dari kajian BPS, menunjukkan bahwa injeksi anggaran saat itu  Rp43,28 triliun, menghasilkan total dampak output ekonomi Rp294,08 triliun—atau skala multiplier 1:7. Ini adalah angka yang jauh melampaui sekadar belanja konsumtif.

“Memang ada hal-hal yang harus dikejar dan dibangun. Terutama ketahanan rantai pasok bahan baku. Jangan mengambil jalan pintas dengan impor. Misalnya susu sapi. Pasokan susu sapi kita untuk kebutuhan MBG masih jauh dari cukup. Ini harus dipikirkan. Begitu pula bahan baku lainnya. Peternak skala kecil harus dibesarkan,” tukasnya.

Untuk itu, ia berharap Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi off-taker bagi peternak dan pekebun kecil di desa-desa. Untuk kemudian diciptakan supply chain ke dapur-dapur. Sehingga anak-anak di desa itu makan dari hasil panen orang tua mereka sendiri.

“Rantai pasok itu yang harus dibangun. Itu salah satu tugas Koperasi Desa. Jangan sekedar menjelma menjadi mini market baru, tapi yang dipajang barang-barang hasil industri besar dari pemasok besar. Itu sama saja kita membukakan outlet di seluruh desa untuk mereka,” pungkasnya. (as)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Teken MoU, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas untuk Menjaga Ketahanan Nasional
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Lestarikan Budaya Jawa, Purwakanthi Gelar Pementasan Prasadha Hambeksa Abhirama
Perkuat Digitalisasi Organisasi, PWI Pusat Resmi Launching Website pwi.or.id
Dukung Gus Kikin Pimpin PBNU, Lora Hasyim Tekankan Harapan untuk Warga Nahdliyin
Kredit UMKM Melambat, Achsanul Qosasi Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Teken MoU, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas untuk Menjaga Ketahanan Nasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Lestarikan Budaya Jawa, Purwakanthi Gelar Pementasan Prasadha Hambeksa Abhirama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Perkuat Digitalisasi Organisasi, PWI Pusat Resmi Launching Website pwi.or.id

Berita Terbaru