Menko Muhadjir: Peran KBPII Sangat Besar Bantu Pemerintah untuk Menjaga Kelas Menengah

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 16 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK dalam Muktamar dan Reuni Akbar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) dengan tema

Menko PMK dalam Muktamar dan Reuni Akbar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) dengan tema "Menguatkan Amal Usaha Berkontribusi Membangun Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045" di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, pada Sabtu (14/9/2024).

JATIMRAYA.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, tantangan yang dihadapi indonesia saat ini adalah menurunnya angka kelas menengah, yang sering disebut inspiring middle class atau kelas yang menuju kelas menengah.

Oleh karena itu, menurutnya, perlu mendorong kerja sama berbagai komponen bangsa bersama pemerintah, untuk menjaga kelas menengah tidak terperosok ke jurang kemiskinan.

Salah satu organisasi masyarakat yang diharapkan bisa berkontribusi adalah Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inilah yang menjadi ancaman kita dan KBPII harus punya concern untuk itu. Untuk melakukan bagaimana aktivitas di sektor ekonomi terutama menyelamatkan kelas menengah,” ujar Menko PMK dalam Muktamar dan Reuni Akbar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) dengan tema “Menguatkan Amal Usaha Berkontribusi Membangun Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045” di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, pada Sabtu (14/9/2024).

Di samping itu, Menko PMK mengatakan, saat ini Indonesia tengah menghadapi era bonus demografi, yaitu jumlah penduduk usia produktif lebih banyak daripada usia non produktif.

Oleh karena itu harus bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan produktif yang kelak akan memajukan taraf ekonomi nasional.

“Perlu dioptimalkan keberadaan penduduk usia produktif dengan menyediakan lapangan pekerjaan, sehingga mereka menjadi warga negara produktif yang akan memajukan taraf ekonomi.

Jiwa wirausaha

Muhadjir Effendy menyampaikan, peran KBPII sangat besar dalam membantu pemerintah untuk menjaga kelas menengah. Apalagi menurutnya PII memiliki kader yang sangat besar di seluruh Indonesia dan menyentuh semua sektor kehidupan.

Mulai dari kelas bawah, kelas menengah seperti guru, petani, buruh, sampai kelas elit pun juga banyak yang merupakan anggota dari PII.

“Kenapa KBPII harus punya concern. Karena KBPII kadernya di semua lapisan, ada petani, ada nelayan, ada konglomerat, ada politisi. Hampir semuanya ada,” ujarnya.

Muhadjir pun berharap KBPII bisa terus membina kader muda PII agar menjadi generasi sukses di masa bonus demografi.

Kader dengan kemampuan ekonomi, akan membantu Indonesia menyongsong Indonesia Emas di Tahun 2045.

“Saya kira itulah yang menjadi tugas kita KBPII. Binalah adik-adik kita, perkuat pengkaderannya, arahkan mereka memiliki jiwa wirausaha agar mampu mengembangkan dan membuat lapangan pekerjaan” ungkapnya. (AS)

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru