Menko PMK Muhadjir: Desa Wisata Bangsring Banyuwangi, Desa Miskin Jadi Desa yang Sejahtera

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 9 Maret 2024 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Muhadjir saat lihat perpustakaan di Desa Wisata Bangsring Banyuwangi.

Menko Muhadjir saat lihat perpustakaan di Desa Wisata Bangsring Banyuwangi.

JATIMRAYA.COM – “Ini salah satu contoh Desa wisata yang bagus. Daerah yang semula tidak memiliki nilai ekonomi, bahkan para warga disini dulu disebut sebagai perusak lingkungan yang mengebom biota laut dengan arogan. Sekarang justru mereka menjadi kekuatan positif untuk memulihkan keadaan, bahkan sekarang tumbuh menjadi pusat ekonomi kerakyatan.”

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau kawasan Bangsring Underwater di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis (7/3/2024).

Desa Wisata Bangsring merupakan Desa pesisir yang dulunya dikenal sebagai Desa tertinggal dan kumuh. Penduduknya yang didominasi nelayan mulanya melakukan aktivitas penangkapan ikan ilegal yaitu dengan menggunakan bom potasium yang merusak ekosistem laut.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bangsring Ikhwan Arief menerangkan, sejak tahun 2008, Desa Bangsring mulai melakukan perubahan. Penduduknya yang dulu merupakan “penjahat laut” mulai digerakkan dan disadarkan untuk melaut dengan menjaga ekosistem.

Dimulai dengan dibentuknya Pokdarwis Bangsring yang kemudian menyadarkan masyarakat nelayan untuk lebih menjaga alam. Alhasil penduduk yang dulunya merusak laut berubah menjadi orang-orang yang menjaga lingkungan laut dengan baik.

Pada tahun 2014, Desa Bangsring telah ditetapkan menjadi Desa wisata yang telah diakui oleh Kementerian Parekraf dengan keunggulan edukasi dan konservasi terumbu karang yang dikelola sepenuhnya oleh masyarakat serta kecantikan wisata bawah lautnya, “Bangsring Underwater” dimana wisatawan dapat mengamati biota laut yang indah nan menawan. Sehingga menjadikan Desa Bangsring spot favorit wisatawan nasional dan mancanegara di Kabupaten Banyuwangi.

Menko PMK menyebut, Desa Wisata Bangsring merupakan contoh Desa yang bergerak dari Desa miskin menjadi Desa yang sejahtera. Menurutnya, upaya yang dilakukan oleh Desa Bangsring telah berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Banyuwangi yang perlu dicontoh oleh daerah-daerah lainnya.

“Jadi ini contoh Desa wisata yang inovatif dan eksklusif. Artinya selama ini Desa wisata identik dengan pedesaan. Dan ini contoh Desa wisata berbasis pesisir. Sangat bagus,” ungkap Menko PMK.

Saat berdialog dengan warga Desa, Menko PMK juga mendengar permasalahan yang terjadi di Desa Bangsring. Salah seorang pengelola Desa Wisata Bangsring Sukri menyampaikan bahwa permasalahan yang dihadapi Desa wisata adalah masalah sampah laut yang sangat banyak.

Sukri menyampaikan, Desa Wisata Bangsring sudah melakukan upaya untuk mengantisipasi menumpuknya sampah laut dengan membuat Bank Sampah kolaborasi dengan BUMDes Bina Sejahtera Bangsring, yang dikumpulkan untuk menambah penghasilan warga dan hasilnya diolah menjadi bahan bakar alternatif pengganti. Namun, disampaikan Sukri, yang menjadi masalah adalah masih terbatasnya kapasitas dari pengelolaan sampah untuk mengonversikan sampah menjadi bahan bakar.

Menko PMK menyampaikan sampah yang ada di pesisir Desa Bangsring menjadi positif karena bisa dikelola dengan baik yang menjadi pengganti bahan bakar alternatif. Dia mengatakan inovasi yang dilakukan sudah sangat tepat, bagus dan perlu dikembangkan kapasitas dan pengelolaannya lebih baik lagi.

“Justru sampah menjadi positif. Pengolahan sampah plastiknya yang bisa dikonversi menjadi BBM tinggal memperbesar volumenya. Saya akan komunikasikan dengan BRIN untuk memberikan bantuan teknologi. Mudah-mudahan pengelolaan sampah di sini bisa menjadi praktik baik dan dapat diduplikasi dalam pengelolaan sampah di tempat pesisir lain guna terwujudnya percepatan pemerataan pembangunan wilayah,” ujar Menko PMK.

Menko PMK juga berdiskusi dengan warga nelayan yang melakukan pengelolaan koral. Mereka menyampaikan butuh perhatian dalam hal pengelolaan tangkapan khususnya bantuan jaring kemudian bahan bakar minyak untuk nelayan. Menko PMK akan mengkoordinasikan catatan diskusi tersebut ke pihak terkait agar segera ditindaklanjuti.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK juga mengecek ATM Bank Sampah dari CSR Bank BSI yang bisa digunakan menjadi tambahan penghasilan warga. Kemudian dia juga mengecek pengelolaan sampah plastik menjadi BBM alternatif menggunakan mesin buatan warga. Kemudian sampah-sampah serabut dan batok kelapa dipilah dan diolah menjadi briket dan kerajinan tangan.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Kemudian, Menko PMK juga menyebrangi pantai Desa Bangsring menuju Rumah Apung Bunder di tengah laut. Di rumah apung tersebut menjadi kawasan konservasi untuk biota laut yang indah, ikan-ikan hias nan menawan, menjadi tempat pembibitan terumbu karang muda, dan wisata bawah laut dan olahraga air. Di Desa Bangsring juga mengonservasi dan merawat terumbu karang hingga tumbuh besar dan menjadi rumah banyak ikan-ikan hias.

Turut hadir mendampingi Menko PMK, Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah, Ketua Penggerak Pokdarwis Desa Bangsring Ikhwan Arief, Plh. Kepala Balai Pelatihan Penyuluhan Perikanan KKP, Perwakilan Kadis LHK Banyuwangi, Perwakilan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Banyuwangi, Kadis Kelautan dan Perikanan Banyuwangi, Jajaran Forkopimda Kabupaten Banyuwangi, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi Madya dan Pratama Kemenko PMK. (Andy Setiawan)***

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Menko PMK Muhadjir Effendy: Keutuhan Bangsa Negara Sangat Ditentukan Ibu dan Anak
Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Saksi Termasuk Ditjen Bea Cukai dalam Kasus Importasi Gula PT SMIP
Di Forum Muhammadiyah, LaNyalla Sampaikan Pentingnya Tekad Bersama Hadapi Tantangan ke Depan yang Lebih Berat
Menko Muhadjir Berikan Apresiasi Terhadap Keberhasilan Pasar Yosomulyo Pelangi
Ada Insiden Penembakan Donald Trump, Begini Respons Istana Jakarta Terkait Pengamanan Presiden Jokowi
Kemenko PMK Prof Warsito Tekankan Pemerintah Daerah dan Stakeholders Perkuat Peran Fungsi Museum
Menaker Tegaskan Pemerintah Implementasikan Transformasi BLK Melalui 6R Saat Resmikan Satpel Pelatihan Vikasi dan Produktivitas Batam
Sasar Nasabah Industri, BTN Kunjungi Kadin Jatim
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 09:11 WIB

Plt Bupati Subandi Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih untuk Merayakan HUT RI ke -79

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:33 WIB

Majukan Pendidikan Usia Dini, Plt Ketua TP PKK Sidoarjo Lakukan Kunjungan ke TK Pembina Negeri Sedati dan TK PAUD Pulungan

Jumat, 19 Juli 2024 - 17:55 WIB

MPLS di MTS dan MA Ma’arif, Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Bahaya Kenakalan Remaja dan Bijak Bermedsos

Jumat, 19 Juli 2024 - 17:42 WIB

Satpolairud Polresta Sidoarjo dan Lantamal V Surabaya Wujudkan Kondusifitas Kamtibmas di Kawasan Pesisir

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:22 WIB

Kejaksaan Negeri Sidoarjo Berikan Santunan Anak Yatim dan Do’a Bersama dalam Peringatan HBA ke-64

Kamis, 18 Juli 2024 - 16:25 WIB

Santri dan Siswa Sekolah Antusias Ikuti ‘Ngaji Jurnalistik Santri’ 2024 yang di Gelar PWI Sidoarjo

Rabu, 17 Juli 2024 - 21:28 WIB

Plt. Ketua TP. PKK Kab. Sidoarjo: Perlu Strategi Agar Percepatan Penurunan Stunting Dapat Dicapai

Rabu, 17 Juli 2024 - 12:55 WIB

Cegah Terjadinya Bullying, Pihak Sekolah Bersama Aparat Gencar Edukasi Kepada Pelajar

Berita Terbaru