Menko PMK Muhadjir: Lulusan BTP dan ITEBA Akan Mampu Bersaing Sampai ke Kancah Internasional

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 5 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Muhadjir bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan Vitka (yang menaungi ITEBA dan BTP) sekaligus mantan Menpan RB periode 2016-2018 Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si; Ketua Yayasan Vitka Alvidyan Virgarazman; Rektor Institut Teknologi Batam Prof. Dr. -Ing. Ir. H. Hairul Abral; Direktur Batam Tourism Polytechnic  M. Nur A. Nasution, S.Sos., MPd. CHA, serta para mahasiswa dan mahasiswi ITEBA dan BTP.

Menko Muhadjir bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan Vitka (yang menaungi ITEBA dan BTP) sekaligus mantan Menpan RB periode 2016-2018 Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si; Ketua Yayasan Vitka Alvidyan Virgarazman; Rektor Institut Teknologi Batam Prof. Dr. -Ing. Ir. H. Hairul Abral; Direktur Batam Tourism Polytechnic M. Nur A. Nasution, S.Sos., MPd. CHA, serta para mahasiswa dan mahasiswi ITEBA dan BTP.

JATIMRAYA.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, saat ini lulusan pendidikan vokasi sangat dibutuhkan di dunia industri. Lulusan vokasi dengan berbagai keterampilannya memiliki peluang besar dalam mengisi berbagai lini pekerjaan.

Muhadjir menyampaikan hal itu saat mengisi kuliah umum “Peran Generasi Muda Dalam Membangun Indonesia Unggul Menuju Tahun 2045” yang diikuti oleh mahasiswa Institut Teknologi Batam (ITEBA) dan Batam Tourism Polytechnic (BTP), di Auditorium ITEBA, pada Sabtu malam (4/5/2024).

Menko Muhadjir menjelaskan, terdapat tiga tingkat pekerjaan, yaitu: clerical work (pekerjaan kasar yang bisa dilakukan oleh semua orang), vocational work (pekerjaan dengan keterampilan tertentu), dan professional work (pekerjaan dengan dasar pengetahuan).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vocational work ini yang sangat dibutuhkan. Apalagi dengan iklim lapangan kerja di era VUCA ( Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). Volume kebutuhannya jauh lebih besar dan tuntutannya semakin kompleks,” ujarnya.

Menko Muhadjir menyampaikan, saat ini Indonesia tengah menghadapi bonus demografi dan akan memasuki Indonesia Emas 2045. Kerena itu, dia menyampaikan bahwa revitalisasi pendidikan vokasi sangatlah penting untuk menjadi perhatian bersama.

Pemerintah telah memiliki payung hukum untuk memperkuat vokasi, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi, Implementasi regulasi ini mengoptimalkan potensi bonus demografi untuk menciptakan SDM Indonesia unggul dan berdaya saing.

Muhadjir berpesan kepada para mahasiswa BTP dan ITEBA untuk memiliki rancangan besar kehidupan dan cita-cita besar setelah lulus.

“Harus sudah punya perencanaan pada 2045 sudah menjadi apa. Apakah jadi manajer hotel, atau punya usaha kuliner atau pekerjaan lainnya. Sehingga kita mulai dari situ perencanaan, pembekalan dari kurikulum yang dirancang BTP dan ITEBA,” jelasnya.

Menko PMK juga megunjungi laboratorium praktikum yang ada di Kampus BTP dengan spesialisasi bidang pariwisata.

Muhadjir melihat laboratorium praktikum pengolahan kopi untuk barista, laboratorium praktik memasak dan dapur pembuatan roti. Selain itu, dia juga melihat ruang praktikum hospitality kamar hotel dan restoran.

Menurut Muhadjir, yang dilakukan BTP adalah praktik baik pendidikan dan pelatihan vokasi.

“Saya sangat kagum, dan saya harus akui baru kali ini saya melihat fasilitas pendidikan vokasi sebagus ini dengan benchmark internasional,” ucapnya.

Muhadjir menyampaikan bahwa BTP dan ITEBA sebagai perguruan tinggi vokasi yang sangat lengkap dalam menyediakan fasilitas pembelajaran untuk para mahasiswanya.

Menurutnya, dengan berbagai fasilitas tersebut, lulusan BTP dan ITEBA akan mampu bersaing di dunia industri dan mampu bersaing sampai ke kancah internasional.

“Percaya saja, anda tidak salah telah menentukan pilihan di BTP dan ITEBA ini. Dan buktikan kalau anda adalah calon ahli di bidang vokasional,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua Dewan Pembina Yayasan Vitka (yang menaungi ITEBA dan BTP) sekaligus mantan Menpan RB periode 2016-2018 Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si; Ketua Yayasan Vitka Alvidyan Virgarazman; Rektor Institut Teknologi Batam Prof. Dr. -Ing. Ir. H. Hairul Abral; Direktur Batam Tourism Polytechnic M. Nur A. Nasution, S.Sos., MPd. CHA, serta para mahasiswa dan mahasiswi ITEBA dan BTP.

Sebelumnya, Muhadjir didampingi Asman Abnur dan Walikota Batam Muhammad Rudi mengunjungi Masjid Jabal Arafah Kota Batam. Dia melaksanakan ibadah Shalat Maghrib berjamaah serta meninjau tower yang ada di masjid itu .

Kemudian, dilanjutkan dengan mengunjungi Perpustakaan Masjid Jabal Arafah, Muhadjir sangat mengapresiasi keberadaan perpustakaan yang memiliki koleksi lengkap mulai dari buku agama, pengetahuan umum, dan buku anak-anak, serta memiliki koleksi digital.

Menurut dia, adanya perpustakaan di masjid, selain sebagai tempat ibadah, juga dapat menjadi tempat mencari literatur dan menambah ilmu. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru