Namimah (Adu domba, Penghasut)

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 13 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gatot Sundoro bersama Istri.

Gatot Sundoro bersama Istri.

Oleh: Gatot Sundoro

JATIMRAYA.COM – Namimah adalah perbuatan menyebarkan berita atau informasi dengan tujuan memprovokasi permusuhan, mengadu domba agar terjadi permusuhan dan saling membenci.

Menurut ustadz Abdul Rouf dalam kajiannya yang disampaikan di Masjid Pondok Mutiara Sidoarjo pada hari Kamis, 12 Desember 2024 ba’da Asar; Namimah dampaknya lebih dahsyat dari pada ghibah, sangat tercela dan merupakan perbuatan haram.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak seharusnya setiap keadaan yang tidak disukai disampaikan kepada orang lain, kecuali jika ditujukan untuk kemaslahatan kaum Muslim atau menolak kemaksiatan, seperti kesaksian di pengadilan.

Selain ancaman tidak masuk Surga, penghasut/provokator dikecam sebagai manusia yang paling buruk perilakunya.

Nabi saw pernah bersabda:” Maukah aku tunjukkan orang yang paling buruk perilakunya diantara kalian? Yaitu orang yang berjalan diatas muka bumi seraya menghasut, yang merusak orang orang yang tadinya saling mencintai, dan hanya ingin membeberkan aib orang orang yang tidak bersalah.” (HR. Ahmad)

Menghasut sangat berbahaya jika dilestarikan dalam kehidupan sosial.

Pertama, munculnya kebencian sesama orang yang semula saling mencintai.

Kedua, jatuhnya nama baik dan martabat seseorang.

Ketiga, terciptanya kekacauan ketidakstabilan dan ketidakharmonisan dalam hubungan sosial.

Rasulullah saw sendiri sangat mengecam orang orang munafik di Madinah karena perilaku mereka yang suka menghasut tatkala beliau berhijrah.

Kebiasaan namimah ini kelihatannya sudah mendunia, bukti nyata adalah sering terjadinya konflik antar negara, atau bahkan terjadinya peperangan antar negara, dimulai dengan namimah.

Nabi saw bersabda:” Sejujurnya, orang orang yang suka menghasut tidak akan masuk Surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Berita Terkait

Karhutla, Krisis Spiritual, dan Amanah Kekhalifahan: Ketika Hutan Dibakar atas Nama Kemajuan
Pisau Kebenaran dan Bungkus Moral Kekuasaan
Menyikapi Anatomi Operasional Shadow State
Menko Sugiono dan Tembakau
Antrean di Ujung Barel: Ilusi Harga Pompa dan Ujian Kedaulatan Energi
Menembus Labirin Dark Economy: Mengapa Pembersihan Bisnis Haram dan Kejahatan Kerah Putih Begitu Rumit?
Keheningan Kekuasaan dan Debu Legitimasi
Mencari Malapetaka di Balik Wacana Payroll Kopdes

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Karhutla, Krisis Spiritual, dan Amanah Kekhalifahan: Ketika Hutan Dibakar atas Nama Kemajuan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Pisau Kebenaran dan Bungkus Moral Kekuasaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Menyikapi Anatomi Operasional Shadow State

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Menko Sugiono dan Tembakau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Antrean di Ujung Barel: Ilusi Harga Pompa dan Ujian Kedaulatan Energi

Berita Terbaru