Pendaftaran PPDB SMAN 2 Mejayan, Pasang Videotron Aktivitas Siswa dengan Shot Lucu

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para PPDB saat antri mendaftar di SMAN 2 Mejayan.

Para PPDB saat antri mendaftar di SMAN 2 Mejayan.

JATIMRAYA.COM – Otoritas SMAN 2 Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, cerdik mencari cara menghibur ratusan pendaftar yang tengah mengikuti Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024/2025.

Di tempat pendaftaran, Aula SMAN 2, Jl. Panglima Sudirman No. 58, Kecamatan Mejayan, pihak panitia memasang videotron berkonten aktivitas siswa setempat dengan shot yang tengah beradegan kocak (red, melucu).

Kecuali scene yang menampilkan kelucuan para siswa setempat, dalam video berasio 6 X 3 meter itu juga terdapat insert video yang menampilkan sejumlah siswa yang berprestasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Mejayan, Theofilus Banu Dwi S, M.Pd, mendampingi Kepala Sekolah, Agus Sugiarto, M.Pd, kepada jurnalis disela-sela kegiatan pendaftaran PPDB, Jumat (31/5/2024).

Dikemukakan Theo, panggilan akrab Theofilus, di sekolahan tempatnya mengemban amanah pendidikan, pada tahun ajaran ini memasang kuota sebanyak 315 siswa. Sementara pendaftar hingga hari kemarin (Kamis, 30/5/2024) tercatat sebanyak 414 siswa.

Pendaftaran pengambilan PIN oleh calon peserta didik, lanjut Theo, dilakukan secara online di sekolahan terdekat, dan tidak harus di sekolahan yang dituju. Dengan pola sedemikian, calon peserta didik bisa bergerak lebih fleksibel tanpa ikatan tempat dan waktu.

“Setelah mendapat PIN, langsung dilakukan verifikasi oleh petugas operator. Dengan menunjukkan foto copy KK atau Surat Keterangan Domisili (SKD), foto copy ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL). Semua berkas harus disertai dengan dokumen aslinya untuk dicocokkan,” papar Theo.

Terkait kemungkinan adanya pendaftar yang berkebutuhan khusus, Theo menegaskan, pihak sekolahan memberi jatah yang sama, yakni 2% bagi pendaftar berkebutuhan khusus.

Disinggung soal pemasangan videotron, Theo menyatakan, hal itu dimaksudkan sebagai upaya kenyamanan bagi para calon peserta didik baru saat pengambilan PIN.

“Dengan hiburan itu, calon peserta yang berada di ruang antrean tidak merasa jemu. Karena terhibur tayangan yang lucu-lucu, juga berprestasi,” terangnya.

Disampaikan Theo di akhir statemennya, di SMAN 2 Mejayan menyediakan area parkir yang luas, aman dan memadai. Selain itu, para siswa dibimbing petugas dan guru yang humanis dan edukatif. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo

Berita Terbaru

Lifestyle

Kok Haji Isam?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:18 WIB

Lifestyle

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:03 WIB