PGN Punya 4 Desa Binaan Unggulan, Usung Beragam Inovasi Sosial

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 26 Juni 2024 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program CSR PGN. (foto: dok. PGN)

Program CSR PGN. (foto: dok. PGN)

PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina mewujudkan implementasi dari program CSR melalui beragam inovasi sosial di desa-desa binaan sekitar wilayah operasi. Program ini bertujuan untuk menjadikan desa yang maju dan mandiri, sehingga dapat menunjang pembangunan berkelanjutan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Semua program desa binaan dilaksanakan di sekitar wilayah stasiun gas (Offstake Station) PGN. Melalui program ini, PGN sekaligus membangun hubungan dan komunikasi yang positif dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Mengingat Offstake Station di desa-desa tersebut berperan penting dalam jaminan ketersediaan pasokan gas di wilayah yang dilayani,” jelas Pj. Sekretaris Perusahaan PGN Susiyani Nurwulandari.

Saat ini ada empat desa binaan yang pada saat ini menjadi unggulan program CSR PGN. Keempat desa itu adalah Desa Pagardewa. Kelurahan Harjamukti, Kelurahan Tembesi Batam dan Desa Kalisogo di Sidoarjo.

“Terpilihnya empat desa binaan menjadi desa unggulan program CSR perusahaan, karena banyak program inovasi sosial yang telah dihadirkan. Program inovasi sosial yang dihadirkan di setiap desa menghadirkan impact terhadap kemajuan dan pemberdayaan desa,” uajr Susi.

Pertama adalah program inovasi sosial di Desa Pagardewa yang lokasinya berada di sekitar Offtake Station Pagardewa, Muara Enim Sumatera Selatan. Beberapa diantaranya adalah Pembentukan Koperasi Tani “Padetra Arto Mulyo” dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat desa dan Pengembangan Eko Wisata (Embung) di wilayah Desa Binaan untuk menarik wisatawan. Selain itu, Program Pengelolaan Air Bersih dan Air Minum untuk warga, Program Pemilahan Sampah dan bank Sampah, serta Program Peningkatan Kesehatan dan Pendidikan.

Dari semua program inovasi sosial tersebut, banyak dampak yang dihadirkan. Di mana di antaranya adalah tersedianya sumber air satu-satunya di kecamatan Lubai Ulu sebesar 22.500 m3. Di samping itu, terlindunginya kebun karet di Desa Pagardewa sebesar 4.480 HA serta berlangsungnya peningkatan pendapatan warga.

Kedua adalah program inovasi sosial yang dihadirkan perusahaan di Kelurahan Harjamukti. Di desa tempat Offtake Station Cimanggis berada ini, terbentuk Bank Sampah sebagai upaya mengurangi jumlah sampah yang dibakar. Masih seputar pengelolaan sampah, inovasi sosial lainnya adalah pembuatan Eco Enzym sebagai penyubur tanah. Eco Enzym ini berasal dari pengolahan sampah organik di masyarakat.

Selain itu, program perbaikan taraf kesehatan berupa Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Anak Stunting serta pengurusan izin usaha dan PIRT bagi pemilik UMKM sebagai pengembangan ekonomi Kelompok UMKM, PEKA dan UP2K.

Ketiga, program inovasi sosial di Kelurahan Tembesi dekat Offtake Station Panaran. Beberapa diantaranya pembentukan unit Bank Sampah “Walidah” untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Selanjutnya, pembentukan Kelompok Wanita Tani “Agro Hijau” dalam rangka meningkatkan produktifitas ibu-ibu setempat.

Ada juga pemberdayaan Kelompok Perempuan Kreatif Mandiri (KPKM) yang juga merupakan program peningkatan produktifitas dan kreatifitas perempuan di Kelurahan Tembesi. Adapun produk yang dihasilkan berupa makanan ringan khas daerah setempat, kerajinan daur ulang, sabun, dan minuman herbal.

Terakhir, program inovasi sosial di Desa Kalisogo, Sidoarjo Jawa Timur yaitu TPA untuk budidaya Magot untuk pakan ikan sebagai bentuk mengurangi sampah. Di samping itu, program PGN bersama warga membuat Kolam Ikan Terpal untuk pemanfaatan budidaya kolam ikan terpal.

“Inisiatif tanggung jawab sosial dan lingkungan akan terus PGN jalankan, termasuk program Desa Binaan yang memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat,” tutup Susi.

Berita Terkait

Khofifah Ajak Masyarakat Bangun Ketahanan Keluarga Berkualitas Menuju Generasi Emas 2045
Sebulan Penuh Muaythai Jatim Asal Mental Tanding di Bangkok Thailand
Menaker Resmikan Perkumpulan Pengelola Pelatihan Pekerja Migran Indonesia
Program Aksi Peningkatan Kesehatan Tenaga Kerja Perempuan
Atlet dan Pelatih Puslatda Jatim Dapat Suntikan Motivasi dari Motivator Nasional
2009 Buaya vs Cicak, 2024 Buaya vs Bajul
Testimoni Ferry Is Mirza Penulis Terproduktif di Majelistabligh
Hujat Joan Laporta, Fans Barcelona Inginkan Xavi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 20:31 WIB

Pemdes Trompoasri Gelar Ruwatan Desa dengan Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Sabtu, 20 Juli 2024 - 21:48 WIB

Sebuah Bangunan Calon Hotel dan Mall ‘Luwes’ di Madiun Terbakar

Sabtu, 20 Juli 2024 - 09:11 WIB

Plt Bupati Subandi Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih untuk Merayakan HUT RI ke -79

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:33 WIB

Majukan Pendidikan Usia Dini, Plt Ketua TP PKK Sidoarjo Lakukan Kunjungan ke TK Pembina Negeri Sedati dan TK PAUD Pulungan

Jumat, 19 Juli 2024 - 17:42 WIB

Satpolairud Polresta Sidoarjo dan Lantamal V Surabaya Wujudkan Kondusifitas Kamtibmas di Kawasan Pesisir

Jumat, 19 Juli 2024 - 10:28 WIB

Warga Ponorogo Temukan Sesosok Mayat dalam Kondisi Membusuk di Desa Karangjoho

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:22 WIB

Kejaksaan Negeri Sidoarjo Berikan Santunan Anak Yatim dan Do’a Bersama dalam Peringatan HBA ke-64

Kamis, 18 Juli 2024 - 16:25 WIB

Santri dan Siswa Sekolah Antusias Ikuti ‘Ngaji Jurnalistik Santri’ 2024 yang di Gelar PWI Sidoarjo

Berita Terbaru