Puluhan Personel PMI Dapat Teori Cara Memadamkan Api dari Damkar Ngawi

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 5 Juni 2024 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Damkar Ngawi, Eko Wahyudi menguraikan teori dan teknik padamkan api kepada relawan PMI Ngawi.

Personel Damkar Ngawi, Eko Wahyudi menguraikan teori dan teknik padamkan api kepada relawan PMI Ngawi.

JATIMRAYA.COM – Sebanyak 33 personel Palang Merah Indonesia (PMI) Markas Ngawi, Jawa Timur, memperoleh ilmu baru. Keterampilan itu bukan menyangkut penanganan korban kecelakaan lalu lintas, melainkan teknik memadamkan kebakaran.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pelatihan singkat sehari itu menyangkut teori dan praktik yang digelar di lingkungan Markas PMI Ngawi, Jl. dr. Wahidin Sudiro Husodo No. 16, Ngawi, Rabu (5/6/2024). Tutor yang tampil sebagai pemateri dalam kegiatan itu merupakan para ‘musuh api’, yakni empat personel Damkar setempat.

Puluhan peserta yang berasal dari unsur karyawan dan relawan PMI itu, mengikuti seluk beluk teori memadamkan api di ruangan Markas PMI. Usai mengikuti kegiatan teori, peserta digiring keluar untuk mempraktikkannya di halaman kantor tersebut.

“Saya berharap, semua peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat. Itu sebagai upaya meningkatkan K3, khususnya penanganan kebakaran. Juga sekaligus bentuk persiapan akreditasi PMI,” papar Jaswadi, S.K.M, Kepala Markas PMI Ngawi, kepada jurnalis.

Didampingi Drs. Suhastama Atamaja selaku Wakil Ketua Markas PMI Ngawi, Jaswadi menuturkan, personel PMI memang memiliki kemampuan kedaruratan dalam bidang insiden kemanusiaan.

Akan tetapi, lanjutnya, personel PMI wajib pula menguasai bidang pemadaman kebakaran, lantaran peristiwa tersebut bisa menimpa siapa saja, diaman saja dan kapan saja.

Sementara seorang tutor dari personel Damkar Ngawi, Eko Wahyudi, menguraikan dalam keadaan darurat setiap personel wajib sanggup memainkan apa pun di sekitarnya untuk melakukan pemadaman.

Perlengkapan darurat itu, sambung Eko, karung goni, alat pemadam api ringan (APAR), air, pasir dan benda lain yang bisa digunakan untuk melumpuhkan api. Jika personel mempunyai keterampilan, lanjut Eko, meski dengan bekal peralatan sederhana pun akan sanggup melumpuhkan api.

“Jadi, intinya kita wajib terus menerus melakukan latihan dibidang tersebut, agar terampil. Sebaliknya jika tidak terampil, meski memakai Unit Mobil Damkar pun akan kesulitan memadamkan api,” terang Eko.

Pada sesi praktik, puluhan personel PMI secara bergantian satu persatu mencoba memadamkan api menggunakan APAR maupun karung goni. Hasilnya, tak sedikit perserta latihan yang sanggup mengimplementasikan teori dengan praktik di lapangan.

“Dapat ilmu baru. Saya bisa memadamkan api dengan karung goni. Juga dengan APAR. ini bentuk keterampilan yang saya peroleh dari jagonya memadamkan api, yakni kawan-kawan Damkar. Mudah-mudahan manfaat,” aku Mulyadi, salah seorang peserta pelatihan. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Pemdes Trompoasri Gelar Ruwatan Desa dengan Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
Sebuah Bangunan Calon Hotel dan Mall ‘Luwes’ di Madiun Terbakar
Plt Bupati Subandi Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih untuk Merayakan HUT RI ke -79
Majukan Pendidikan Usia Dini, Plt Ketua TP PKK Sidoarjo Lakukan Kunjungan ke TK Pembina Negeri Sedati dan TK PAUD Pulungan
MPLS di MTS dan MA Ma’arif, Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Bahaya Kenakalan Remaja dan Bijak Bermedsos
Satpolairud Polresta Sidoarjo dan Lantamal V Surabaya Wujudkan Kondusifitas Kamtibmas di Kawasan Pesisir
Warga Ponorogo Temukan Sesosok Mayat dalam Kondisi Membusuk di Desa Karangjoho
Kejaksaan Negeri Sidoarjo Berikan Santunan Anak Yatim dan Do’a Bersama dalam Peringatan HBA ke-64
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 20:31 WIB

Pemdes Trompoasri Gelar Ruwatan Desa dengan Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Sabtu, 20 Juli 2024 - 21:48 WIB

Sebuah Bangunan Calon Hotel dan Mall ‘Luwes’ di Madiun Terbakar

Sabtu, 20 Juli 2024 - 09:11 WIB

Plt Bupati Subandi Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih untuk Merayakan HUT RI ke -79

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:33 WIB

Majukan Pendidikan Usia Dini, Plt Ketua TP PKK Sidoarjo Lakukan Kunjungan ke TK Pembina Negeri Sedati dan TK PAUD Pulungan

Jumat, 19 Juli 2024 - 17:42 WIB

Satpolairud Polresta Sidoarjo dan Lantamal V Surabaya Wujudkan Kondusifitas Kamtibmas di Kawasan Pesisir

Jumat, 19 Juli 2024 - 10:28 WIB

Warga Ponorogo Temukan Sesosok Mayat dalam Kondisi Membusuk di Desa Karangjoho

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:22 WIB

Kejaksaan Negeri Sidoarjo Berikan Santunan Anak Yatim dan Do’a Bersama dalam Peringatan HBA ke-64

Kamis, 18 Juli 2024 - 16:25 WIB

Santri dan Siswa Sekolah Antusias Ikuti ‘Ngaji Jurnalistik Santri’ 2024 yang di Gelar PWI Sidoarjo

Berita Terbaru