Puncak Bencana Hidrometeorologi Desember-Februari, Menko PMK Ingatkan Pentingnya Mitigasi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK Pratikno berikan sambutan dalam Musyawarah Nasional (Munas) XXII Palang Merah Indonesia (PMI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (9/12).

Menko PMK Pratikno berikan sambutan dalam Musyawarah Nasional (Munas) XXII Palang Merah Indonesia (PMI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (9/12).

JATIMRAYA.COM – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengingatkan bahwa Indonesia sedang memasuki puncak bencana hidrometeorologi, yang diperkirakan terjadi pada Desember 2024 hingga Februari 2025. Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) XXII Palang Merah Indonesia (PMI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (9/12).

Dalam pidatonya, Pratikno menyoroti peningkatan intensitas bencana akibat perubahan iklim, termasuk erupsi gunung, banjir, dan konflik sosial, seperti yang baru-baru ini terjadi di NTT, di mana 52 rumah terbakar dan satu orang meninggal dunia.

“Perubahan iklim memperbesar risiko bencana alam. Kita harus memperkuat mitigasi dan respons cepat dengan dukungan BNPB, Kementerian Sosial, serta PMI,” ujar Pratikno.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengapresiasi peran PMI dalam penanganan darurat bencana, terutama penyediaan tenda pengungsian dan bantuan logistik di daerah terdampak.

Selain bencana alam, Menko PMK menekankan perlunya perhatian pada bencana non-alam, seperti stunting dan tingginya angka kematian akibat penyakit menular, yang menurutnya jauh lebih besar daripada COVID-19.

“Kematian akibat penyakit menular harus menjadi perhatian utama, karena dampaknya lebih besar dan meluas,” tegasnya.

Pratikno juga mengusulkan pendidikan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya revolusi mental. Ia menyarankan agar materi kemanusiaan yang selama ini menjadi fokus PMI diintegrasikan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

“Kita perlu membentuk generasi muda yang memiliki rasa kemanusiaan tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Munas XXII PMI ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Ketua PMI Jusuf Kalla, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Dewan Kehormatan PMI Chairul Tanjung, dan Hamdan Zoelva.

Dengan berbagai tantangan bencana yang dihadapi, Pratikno berharap semua pihak, termasuk pemerintah, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat, dapat bekerja sama untuk memperkuat mitigasi bencana dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya solidaritas. (AS)

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru

Lifestyle

Sholat Jenazah

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:44 WIB