Ribuan Santri Padati Haul dan Harlah Pesantren Progresif Bumi Shalawat

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo menghadiri acara Haul dan Hari Lahir (Harlah) Pesantren Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo Tahun 2026, yang digelar khidmat dan penuh keberkahan, Senin (10/2/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri ribuan santri dan santriwati Pesantren Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo, serta masyarakat umum dari berbagai wilayah. Lantunan sholawat dan doa bersama menggema sejak sore hingga malam hari sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus penghormatan kepada para masyayikh dan pendiri pesantren.

Haul dan Harlah Pesantren Progresif Bumi Shalawat 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan ulama kharismatik, di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Abuya KH. Agoes Ali Masyhuri, KH. Ali Mas’adi, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, serta diiringi lantunan sholawat dari Majelis Azzahir Pekalongan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan haul dan harlah yang menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, persatuan umat, serta peran strategis pesantren dalam pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar Pesantren Progresif Bumi Shalawat atas dedikasi dan kontribusinya dalam mencetak generasi santri yang berakhlakul karimah, berilmu, dan berwawasan kebangsaan,” ujar Bupati H.Subandi.

Ia menegaskan bahwa pesantren memiliki peran vital sebagai pusat pendidikan karakter dan penjaga nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, serta adaptif terhadap Pesantren tidak hanya mendidik ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai adab, persaudaraan, dan cinta tanah air. Nilai-nilai inilah yang menjadi pondasi penting dalam mewujudkan Sidoarjo yang religius, harmonis, dan berkeadaban,” tambahnya.

Bupati Subandi berharap melalui momentum haul dan harlah ini, sinergi antara ulama dan umara dapat terus diperkuat dalam menjaga kondusivitas daerah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mendukung pembangunan Kabupaten Sidoarjo yang berlandaskan nilai spiritual dan kearifan lokal.

Acara berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan hingga akhir, ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. (Fid)

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo

Berita Terbaru

Lifestyle

Kok Haji Isam?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:18 WIB

Lifestyle

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:03 WIB