JATIMRAYA.COM – Kantor PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI di Surabaya, Jawa Timur digeledah oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Termasuk Perusahaan Gula Assembagoes di Situbondo dan beberapa kantor pihak swasta serta rumah kediaman pihak terkait yang ada di Kota Surabaya dan Malang.
Penggeledahan ini dalam hal mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Hak Guna Usaha (HGU) untuk perkebunan di PTPN XI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah bukti transaksi jual beli lahan ditemukan penyidik.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Kejaksaan Agung Sita Tanah Seluas 11,7 Hektar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Aset Milik Johnny G. Plate
“Dari lokasi tersebut ditemukan dan diamankan antara lain berbagai dokumen transaksi jual beli lahan, alat elektronik yang memiliki sangkut paut dengan perkara,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin 17 Juli 2023.
Dilanjutkan Ali, temuan tersebut akan disampaikan kepada pihak Dewan Pengawas untuk kemudian menerbitkan surat perintah penyitaan.
Baca Juga:
Jelang Haji 2026, Kemenhaj Sidoarjo Tekankan Kesehatan Jamaah Risti dan Lansia
Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran
Polisi Turun ke Sawah, Polsek Prambon Cek Lahan Jagung Petani
Setelah disita, barang bukti tersebut akan dianalisis lebih lanjut oleh tim penyidik.
“Proses analisis dan penyitaan segera dilakukan untuk menjadi kelengkapan berkas perkara,” singkatnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI di Surabaya pada Jumat, 14 Juli 2023.
Penggeledahan dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi Hak Guna Usaha (HGU) untuk perkebunan tebu.
Baca Juga:
Fun Lab Tour, Siswa SMPN 6 Rasakan Serunya Belajar Sains di SMK
Bekali Siswa Kelas XII, SMKN 2 Buduran Hadirkan Program Skill Paradise
Atap SDN 1 Sidokepung Ambruk, Bupati Subandi Tawarkan Dua Skema Perbaikan
“Ini proses penyidikan baru dugaan korupsi di PTPN XI terkait dengan dugaan pengadaan lahan Hak Guna Usaha (HGU) untuk perkebunan tebu di sana,” ungkap Kepala Bagian Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri dalam keterangan diterima, seperti dikutip Sabtu, 15 Juli 2023.***














