Sopir Truk Tertimbun Longsor Galian C Setinggi 20 Meter di Magetan

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang sopir truk tertimbun material longsor galian C setinggi 20 meter di Dusun Kletak, Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Seorang sopir truk tertimbun material longsor galian C setinggi 20 meter di Dusun Kletak, Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

JATIMRAYA.COM – Seorang sopir truk tertimbun material longsor galian C setinggi 20 meter di Dusun Kletak, Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Korban bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, hingga kini belum ditemukan karena tubuhnya terjebak di bawah timbunan tanah, pasir, dan bebatuan.

Peristiwa nahas itu terjadi saat Suroso bersama rekannya, Angga, tengah mengantre pengisian material di lokasi tambang galian C milik Mohyar. Saat truk mereka mendekat, tiba-tiba tebing setinggi 20 meter runtuh.

Angga sempat menyadari tanda-tanda akan terjadi longsor dan langsung berteriak memperingatkan korban.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awassss… longsor! Saya lari masuk arah tambang, sedangkan Mbah Roso justru berlari keluar dan tertimbun material,” tutur Angga dengan suara bergetar.

Sementara Angga berhasil lolos, korban Suroso tidak sempat menyelamatkan diri. Material setinggi 4–5 meter dengan radius puluhan meter menimbun tubuhnya.

Kapolsek Parang, AKP Sukarno, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, proses evakuasi tidak mungkin dilakukan dengan cara tradisional karena volume longsoran yang sangat besar.

“Benar, ada seorang sopir tertimbun longsor. Saat ini kami masih menunggu alat berat untuk membantu pencarian,” tegasnya.

Hingga sore, tim gabungan dari BPBD Magetan, aparat kepolisian, pemerintah desa, dan relawan kebencanaan masih berupaya menemukan posisi korban.

Pengelola tambang, Mohyar, membenarkan adanya kejadian tersebut, meski enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Desa Trosono, Sumono, menyatakan pencarian terus dilakukan sejak pukul 13.30 WIB.

“Diperkirakan korban yang terimbun seorang sopir truk. Penyebab longsor masih dalam penyelidikan pihak terkait,” ujarnya.

Kasus ini kembali mengingatkan pada bahaya aktivitas tambang galian C yang rawan memicu longsor. Tebing curam tanpa penguatan struktur sering kali menjadi ancaman bagi pekerja maupun warga sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, nasib Suroso masih belum diketahui. Tim evakuasi menunggu kedatangan alat berat untuk membongkar material longsoran. (as)

Berita Terkait

Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk
Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap
Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme
Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo
Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan
PA GMNI Nganjuk Soroti Kericuhan Konferda Jatim, Minta Tak Ada Deklarasi Sepihak
Konferda GMNI Jatim 2026 Deadlock, Peserta Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:27 WIB

Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk

Rabu, 9 September 2026 - 09:00 WIB

Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap

Rabu, 9 September 2026 - 08:45 WIB

Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo

Senin, 7 September 2026 - 19:56 WIB

Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan

Senin, 7 September 2026 - 19:47 WIB

PA GMNI Nganjuk Soroti Kericuhan Konferda Jatim, Minta Tak Ada Deklarasi Sepihak

Berita Terbaru