Tim SAR Gabungan Ngawi Terus Lakukan Pencarian Pemuda Hanyut Terpeleset

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 16 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan saat mau sisir aliran Bengawan Madiun dengan 2 unit perahu karet.

Tim SAR Gabungan saat mau sisir aliran Bengawan Madiun dengan 2 unit perahu karet.

JATIMRAYA.COM – Tim SAR gabungan di Ngawi, Jawa Timur, di hari ke dua ini melanjutkan pencarian keberadaan Didik Nugroho, 28 tahun, Sabtu (16/3/2024). Korban diduga terpeleset dan hanyut saat mandi di bibir Bengawan Madiun sehari sebelumnya, Jumat (15/3/2024).

Direncanakan, Tim SAR gabungan menyisir aliran Bengawan Madiun menggunakan dua unit perahu karet. Para petugas pencarian dan penyelamatan akan menyusuri perairan sampai persimpangan aliran Bengawan Solo, berjarak lebih dari 10 kilo meter (maps, 21 kilometer jalur air).

“Belum ketemu, Mas. Masih dalam pencarian. Sementara kita sisir sampai wilayah Ngawi Purba. Sesuai maps, jaraknya sekitar 21 kilometer jalur air,” kata Sutikno, salah seorang personel Tim SAR, kepada jurnalis.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencarian dilakukan Tim SAR gabungan, mulai dari titik diduga lenyapnya korban yang tak jauh dari tempat tinggalnya, bibir bengawan Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Ngawi.

Mereka bergerak ke arah muara sungai dengan peralatan lengkap, mengingat bengawan sedang banjir, menuju wilayah Ngawi Purba yang berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro.

Sampai pukul 11.30, personel yang terlibat upaya pencarian belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Tim pencari korban terus membelah titik demi titik perairan dalam upaya menemukannya.

“Masih nihil hingga siang ini, Mas. Iya, memang belum ketemu,” sebut Sutikno yang dibenarkan Dimas, personel kebencanaan lainnya.

Para petugas yang terlibat pencarian korban antara lain dari unsur BPBD, Basarnas, Damkar, PMI, TNI, Polri, Ngawi rescue, SAR MTA dan sejumlah relawan kemanusiaan lainnya.

Sehari sebelumnya (Jumat 15/3/2024), korban, Didik Nugroho, warga Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Ngawi, sekira pukul 11.00 diduga sedang mandi di bibir Bengawan Madiun, tak jauh dari rumahnya.

Berselang 30 menit kemudian, Suyatno, salah seorang perangkat desa setempat, menemukan sejumlah perlengkapan yang diduga milik korban. Perlengkapan yang tegeletak di bibir bengawan itu antara lain baju, celana dan sabun.

“Lantaran pemiliknya tidak ada. Sedangkan barang-barangnya ada, maka perangkat desa dan keluarga korban langsung melaporkan ke pihak berwenang,” kata sumber di BPBD setempat.

Aparat kepolisian setempat sesaat setelah kejadian langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Pihak keluarga hingga kini masih menunggu upaya yang dilakukan para pencari korban. Keluarga berharap, korban segera dapat ditemukan.

Aparat keamanan setempat menghimbau, masyarakat agar waspada terhadap segala kemungkinan buruk terkait dampak musim penghujan. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Lapas Ngawi Kebakaran, 302 Warga Binaan Tetap Aman di Blok Hunian
Satu Kompas, Sejuta Langkah, SMP Al Muslim Perkuat Karakter dan Cinta Tanah Air
Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Salurkan Bantuan untuk Anak Asuhan Dinsos Sidoarjo
Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Sidoarjo Ajak Warga Cegah Hoaks dan Polarisasi Digital
Pemkab Sidoarjo Percepat Digitalisasi Retribusi Pasar, 12 Pasar Sudah Go Digital
Respons Kritik Prabowo, Polres Pamekasan Pastikan FGD Tak Sekadar Seremonial
Polsek Krian Tindaklanjuti Laporan Warga, Bangunan Dugaan Arena Sabung Ayam Dibongkar
Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Bedah Tantangan Kepemimpinan dan UMKM di Sidoarjo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Lapas Ngawi Kebakaran, 302 Warga Binaan Tetap Aman di Blok Hunian

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Satu Kompas, Sejuta Langkah, SMP Al Muslim Perkuat Karakter dan Cinta Tanah Air

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Salurkan Bantuan untuk Anak Asuhan Dinsos Sidoarjo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Sidoarjo Percepat Digitalisasi Retribusi Pasar, 12 Pasar Sudah Go Digital

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Respons Kritik Prabowo, Polres Pamekasan Pastikan FGD Tak Sekadar Seremonial

Berita Terbaru