Ular Masuk Sekolah di Magetan Saat Libur, Guru TK Kaget Bukan Main

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah kejadian tak terduga terjadi di TK Dharma Wanita Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Magetan, pada Selasa (8/7/2025).

Sebuah kejadian tak terduga terjadi di TK Dharma Wanita Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Magetan, pada Selasa (8/7/2025).

JATIMRAYA.COM – Sebuah kejadian tak terduga terjadi di TK Dharma Wanita Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Magetan, pada Selasa (8/7/2025). Seekor ular berwarna hitam tiba-tiba muncul di dalam ruang kelas saat dua guru sedang bersih-bersih memanfaatkan libur sekolah. Beruntung, tidak ada siswa di lokasi saat insiden terjadi.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena menyangkut keselamatan anak-anak, meski tidak menimbulkan korban.

“Waktu saya menyapu di pojok ruang dekat kipas angin, tiba-tiba ada ular meliuk-liuk. Saya kaget dan langsung teriak minta tolong,” ujar Bu Lilik, salah satu guru TK, masih dengan raut wajah ketakutan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ular yang diperkirakan sepanjang 50–60 cm dengan ukuran sebesar jari kelingking orang dewasa itu tampak melilit tiang kipas angin di sudut ruang kelas. Saat ditemukan, dua guru tengah membersihkan kelas dan menata ruang karena sekolah sedang libur, sembari menunggu jika ada wali murid yang datang mendaftarkan anaknya.

Sementara itu, guru lain sedang membersihkan inventaris sekolah. Semuanya sontak panik ketika ular muncul dari arah kipas.

“Kami awalnya sedang bersih-bersih karena sebelumnya ada bangkai tikus. Niatnya bersih-bersih sekalian. Eh malah dikejutkan ular,” tambah Bu Lilik.

Mendengar teriakan minta tolong, Andrianto, Kaur Perencanaan Desa Duyung, langsung datang membantu. Menggunakan sapu, ia mengarahkan ular keluar dari kelas dan melepasnya ke semak-semak, tanpa membunuh reptil tersebut.

“Itu ular biasa, bukan berbisa. Mungkin ular sawah. Lokasinya memang dekat area persawahan,” jelas Andrianto.

Meski ini merupakan kejadian pertama, para guru dan perangkat desa berharap insiden serupa tidak terulang, terutama saat kegiatan belajar mengajar sudah kembali aktif. Ular masuk sekolah di Magetan menjadi peringatan bagi sekolah lain di wilayah pedesaan untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar.

“Semoga tidak terulang lagi. Kasihan kalau sampai terjadi saat anak-anak sedang belajar,” tutup Bu Lilik. (as)

Berita Terkait

Puluhan Wartawan Nganjuk Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk
Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap
Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme
Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo
Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan
PA GMNI Nganjuk Soroti Kericuhan Konferda Jatim, Minta Tak Ada Deklarasi Sepihak
Konferda GMNI Jatim 2026 Deadlock, Peserta Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WIB

Puluhan Wartawan Nganjuk Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Rabu, 9 September 2026 - 11:27 WIB

Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk

Rabu, 9 September 2026 - 09:00 WIB

Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap

Rabu, 9 September 2026 - 08:53 WIB

Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme

Rabu, 9 September 2026 - 08:45 WIB

Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo

Berita Terbaru