255 Bad di RSMZ Habis Terpakai Dan CT Scanner Trobel, Akibat Pasien Overload 

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Dirut RSMZ Sampang, dr. Bhakti Setiyo Tunggal di Dampingi Humas RSMZ Sampang, Moh. Amin Jakfar Saat Dikonfirmasi Jatimraya.com, terkait Rusaknya CT Scan, Selasa (17/12/2024).

Plt Dirut RSMZ Sampang, dr. Bhakti Setiyo Tunggal di Dampingi Humas RSMZ Sampang, Moh. Amin Jakfar Saat Dikonfirmasi Jatimraya.com, terkait Rusaknya CT Scan, Selasa (17/12/2024).

Jatimraya.com,-Sampang _ Akibat melebihi kapasitas Pasien, sebanyak 255 Bad atau kasur diruang inap habis terpakai, serta alat canggih jenis CT Scan milik rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh. Zyn (RSMZ) Kabupaten Sampang, mengalami Trobel atau kerusakan.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSMZ Sampang, dr. Bhakti Setiyo Tunggal membenarkan sebanyak 255 Bad yang ada di sejumlah kamar rawat inap di RSMZ Sampang habis terpakai pasien. Bahkan jumlah tersebut masih kurang, sehingga terpaksa tidak hanya ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang transit yang dipakai rawat inap, serta sebagian halaman di RSMZ juga dipakai rawat inap dengan menggunakan tenda bantuan, pinjaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang.

Dr. Bhakti berharap, masyarakat khususnya pengunjung atau pasien RSMZ tidak panik dan tidak khawatir berlebih, karena secepatnya akan kembali normal, bisa digunakan sebagaimana mestinya. Terlebih tidak semua pasien harus menjalani CT scan, dan hanya pasien dengan penyakit tertentu saja, jelas dr. Bhakti.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelayanan tetap terjamin baik seperti biasa, dan bagi setiap pasien yang mengalami penyakit tertentu dan harus menjalani CT Scan, sementara waktu RSMZ bekerjasama dengan Rumah Sakit Mohammad Noer di daerah Kabupaten Pamekasan” ungkap dr. Bhakti.

Diakui dr. Bhakti, akibat overload pasien, overload ketersediaan kapasitasnya pula. Perlu diketahui, dimana beberapa bulan terakhir pemakaian CT Scan melebihi standart pemakaian, dimana seharusnya cukup dipakai 20 sampai 25 kali, tapi faktanya dipakai sebanyak 50 sampai 60 kali dalam sehari.

Ditambahkan dr. Bhakti, manajemen RSMZ sebenarnya sudah mengantisipasi hal ini, dengan kontrak perawatan setiap tiga bulan sekali di servis oleh Teknisi khusus, namun karena keterbatasan CT Scan dan membludaknya Pasien, trobel mesin tidak bisa di hindarkan.

Perlu juga diketahui, CT Scan milik RSMZ pabrikan negara Jepang, dimana alat modulnya tentu harus sesuai keluaran pabrikannya di Jepang pula.

“Sementara kami, RSMZ tidak bisa menolak pasien yang datang, meski sudah kami arahkan ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) setempat yang ada di 14 kecamatan, hingga ke RSUD diluar Sampang” pungkas dr. Bhakti.

Menyikapi hal di atas, dan alat CT Scan yang ada terbatas hanya ada satu unit, Pemerintah Sampang perlu mempertimbangkan, pengadaan dua (2) sampai tiga (3) unit CT Scan, untuk RSMZ Sampang.

Humas RSMZ Sampang, Moh. Amin Jakfar saat mendampingi Plt Dirut RSMZ, dr. Bhakti Setiyo Tunggal memberikan klarifikasi trobel nya CT Scan kepada awak media menjelaskan, Alat kesehatan yang digunakan untuk pemeriksaan CT scan adalah mesin pemindai berbentuk lingkaran yang besar dan menggunakan komputer dan mesin sinar-X:

Dikatakan Amin, Mesin pemindai CT scan dapat dimasuki oleh orang dewasa dalam posisi berbaring, CT scan menggunakan mesin sinar-X dan teknologi komputer untuk menghasilkan gambar penampang tubuh, Gambar yang dihasilkan CT scan lebih detail dibandingkan dengan sinar-X biasa, CT scan atau Computer Tomography Scan merupakan instrumen penting dalam pencitraan medis yang dapat digunakan untuk:

Mendiagnosis penyakit atau cedera akibat masalah syaraf, Merencanakan perawatan medis, bedah, atau radiasi, dan Memastikan adanya kelainan otot, tulang, maupun sendi, Menentukan lokasi dan ukuran tumor, serta Menentukan lokasi infeksi dan bekuan darah hingga Mendeteksi dan memantau perkembangan kondisi dan penyakit tertentu, seperti kanker dan sakit jantung.(Man)

Berita Terkait

Puluhan Wartawan Nganjuk Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk
Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap
Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme
Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo
Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan
PA GMNI Nganjuk Soroti Kericuhan Konferda Jatim, Minta Tak Ada Deklarasi Sepihak
Konferda GMNI Jatim 2026 Deadlock, Peserta Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WIB

Puluhan Wartawan Nganjuk Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Rabu, 9 September 2026 - 11:27 WIB

Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk

Rabu, 9 September 2026 - 09:00 WIB

Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap

Rabu, 9 September 2026 - 08:53 WIB

Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme

Rabu, 9 September 2026 - 08:45 WIB

Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo

Berita Terbaru