Jelang Haji 2026, Kemenhaj Sidoarjo Tekankan Kesehatan Jamaah Risti dan Lansia

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM — Menjelang persiapan akhir keberangkatan jamaah haji, Kementerian Haji dan Umroh Sidoarjo mengenjot jamaah untuk memperhatikan masalah kesehatan, selain bimbingan dari KBIHU.

Kepala Kemenhaj dan Umroh, Bu Nyai Hj. Eliana, M.Ag mengingatkan dloifullah (tamu Allah) asal Sidoarjo tahun 2026 diperkirakan mencapai 3.246 orang, menjadikannya salah satu kuota terbesar di Jatim. Angka ini mencakup urutan porsi reguler serta prioritas lanjut usia, dengan terus fokus khusus pada kesehatan jamaah risti (berisiko tinggi) dan lansia.

“Yang patut menjadi perhatian, jamaah menata hati, niat dan fisik tetap terjaga serta bekal takwa. Kebetulan Sidoarjo sebagai wilayah penyangga Surabaya, Gresik dan Mojokerto. Semua harus mengikuti arahan dan bimbingan dari petugas, baik dari PPIH Saudi, Karom, dan Karu,” ungkap Bu Nyai Eliana, saat memberikan arahan di jamaah haji dari KBIHU Asy Syumais, Sabtu (18/4/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Kakan Kemenhaj Sidoarjo, misi haji 2026 menjadi kewajiban kita untuk mendukung Tri Sukses Haji. Yaitu sukses ritual haji, sukses ekosistem ekonomi haji serta sukses peradaban dan keadaban.

“Sesuai regulasi, khususnya UU Nomor 14 Tahun 2025 perubahan ketiga UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh dengan target untuk meningkatkan kemandirian dan ketahanan jamaah haji sehingga isthatho’ah. Jamaah jangan menforsir diri, jaga kondisi. InshaAllah, tetap niat, sabar, ikhlas dan pasrah, InshaAllah menjadi haji mabrur, ” ulasnya.

Informasi yang dilansir dari laman Kemehaji dan umroh, jamaah haji Sidoarjo terbagi ada 11 kloter, 5 kloter (Kelompok Terbang) berangkat gelombang 1 dan 6 kloter gelombang 2.

Terinci, dimulai ada jamaah sebagai penyangga di kloter 20. Berikutnya, kloter 53 Full (sebanyak 380 jamaah), kloter 54 Full 380, 55 Full 380, kloter 56 campur dengan jamaah Surabaya plus, Kloter 57 Full 380, kloter 58 Full 380 dan kloter 59 Full 380.

“Sedang jamaah yang lain tersebar di Kloter 68, 71, dan Kloter 116 sebagai penyangga dan mayoritas dari Sidoarjo. Semoga diberikan kemudahan, kelancaran dan kenikmatan menyempurnakan rukun Islam yang kelima,” pungkasnya. (as)

Berita Terkait

BRI Sumenep: Proses Lelang Agunan Nasabah Bermasalah Telah Sesuai Ketentuan
TK Cahaya Kita Sidoarjo Lepas 26 Siswa Angkatan ke-24, Wali Murid Haru Saksikan Pentas Seni
Tak Cukup Tarif Cukai, Achsanul Qosasi Minta KEK Tembakau Madura Segera Direalisasikan
Surat Terbuka
Balon Udara Raksasa Jatuh di Kebun Tebu Magetan, Bocah-Bocah Heroik Padamkan Api
Queen Dawet: Ketika Mimpi Besar Dimulai dari Dapur Rumahan
Cooking Class Seru di IBS PKMKK Pamekasan, Santri Asah Life Skill dan Kreativitas
Pendidikan Islam di Pamekasan Makin Kuat, MTs Kyai Mudrikah Resmi Beroperasi

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:33 WIB

BRI Sumenep: Proses Lelang Agunan Nasabah Bermasalah Telah Sesuai Ketentuan

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:46 WIB

TK Cahaya Kita Sidoarjo Lepas 26 Siswa Angkatan ke-24, Wali Murid Haru Saksikan Pentas Seni

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:49 WIB

Tak Cukup Tarif Cukai, Achsanul Qosasi Minta KEK Tembakau Madura Segera Direalisasikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:53 WIB

Surat Terbuka

Senin, 1 Juni 2026 - 07:53 WIB

Balon Udara Raksasa Jatuh di Kebun Tebu Magetan, Bocah-Bocah Heroik Padamkan Api

Berita Terbaru

Lifestyle

Global Bond Danantara: Lazim, tapi Perlu Transparansi

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:53 WIB

Lifestyle

Berbusana Yang Bagus Setiap Memasuki Masjid

Jumat, 5 Jun 2026 - 09:46 WIB