Sidak Sungai Gedangrowo, Bupati Subandi Perintahkan 5 Alat Berat Turun

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) normalisasi Sungai Gedangrowo di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Rabu (16/9/2026). Normalisasi dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi banjir saat musim hujan.

Subandi memastikan pengerahan lima alat berat untuk mempercepat pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan. Saat sidak berlangsung, baru tiga ekskavator yang berada di lokasi untuk mengeruk sedimentasi sungai.

“Sudah saya telepon Dinas PU. Saya minta besok lima alat berat sudah turun semua,” tegas Subandi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Subandi, normalisasi tidak hanya difokuskan di Sungai Gedangrowo. Pemkab Sidoarjo juga mengarahkan pengerjaan pada sejumlah saluran air yang mengalami pendangkalan, di antaranya Sungai Kalidawir di Tanggulangin dan avfour Candi.

Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan langkah penanganan melalui Program Infrastruktur Wilayah Kecamatan (PIWK). Program tersebut akan diperkuat melalui kolaborasi antara camat dan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BM SDA).

Selain pengerukan sungai, Pemkab Sidoarjo mengusulkan pembangunan embung seluas sekitar 15 hektare di RT 08 Desa Kedungbanteng. Embung tersebut dirancang untuk menampung air sekaligus menjadi salah satu upaya mengatasi persoalan penurunan tanah di wilayah tersebut.

“Embung ini nantinya selain untuk menampung air juga bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata desa,” ujar Subandi.

Untuk merealisasikan embung, proses pembebasan lahan ditargetkan berlangsung pada 2027–2028.

Sementara terkait persoalan penurunan tanah, Pemkab Sidoarjo berencana menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk melakukan kajian secara terukur. Kajian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi penurunan tanah sekaligus menjadi dasar penentuan langkah penanganan.

Langkah normalisasi sungai, penyiapan embung, serta kajian penurunan tanah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sidoarjo meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dan mengurangi risiko genangan maupun banjir di wilayah rawan. (as)

Berita Terkait

Komisi C DPRD Sidoarjo Respons Aduan Warga, Jalan Surowongso Segera Disidak
Sidoarjo Juara Jamsostek Award Jatim, Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan Disiapkan
Sidoarjo Masuk Lima Daerah Percontohan Proyek InCircular, Fokus Kelola Sampah Kemasan
PWI Pamekasan dan Dinas Perpustakaan Teken MoU Perkuat Literasi di Era Digital
Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Bahaya Radikalisme ke Pelajar SMA Wachid Hasyim 2
Polwan Polresta Sidoarjo Amankan CFD di Alun-Alun, Warga Beraktivitas dengan Nyaman
Polsek Taman Gelar Jumat Berkah, Bagikan Sembako kepada Warga Tanjungsari
Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda, PWI Jatim Gelar Doa Bersama

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:04 WIB

Komisi C DPRD Sidoarjo Respons Aduan Warga, Jalan Surowongso Segera Disidak

Kamis, 17 September 2026 - 08:55 WIB

Sidoarjo Juara Jamsostek Award Jatim, Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan Disiapkan

Kamis, 17 September 2026 - 08:46 WIB

Sidak Sungai Gedangrowo, Bupati Subandi Perintahkan 5 Alat Berat Turun

Kamis, 17 September 2026 - 08:37 WIB

Sidoarjo Masuk Lima Daerah Percontohan Proyek InCircular, Fokus Kelola Sampah Kemasan

Rabu, 16 September 2026 - 07:59 WIB

PWI Pamekasan dan Dinas Perpustakaan Teken MoU Perkuat Literasi di Era Digital

Berita Terbaru