Menko Muhadjir: Saya Apresiasi Kementerian Kesehatan Lakukan Proses Transformasi Bidang Kesehatan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 15 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK Muhadjir Effendy berpose bersama Kader posyandu di Hotel Sahid Jakarta, pada Senin (13/12).

Menko PMK Muhadjir Effendy berpose bersama Kader posyandu di Hotel Sahid Jakarta, pada Senin (13/12).

JATIMRAYA.COM, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, untuk mencapai visi besar Indonesia Emas 2045 dengan sumber daya manusia yang unggul, berkualitas, dan berkarakter, penduduk Indonesia harus produktif serta tumbuh sehat secara fisik dan psikis.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan serta penganugerahan kepada para kader dan Posyandu terbaik dalam acara Jambore Kader Posyandu Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan di Hotel Sahid Jakarta, pada Senin (13/12).

Muhadjir menambahkan, untuk mewujudkan capaian itu, pelayanan Posyandu diharapkan dapat lebih dioptimalkan karena kegiatan Posyandu harus benar-benar diperuntukkan untuk seluruh sasaran siklus kehidupan manusia, mulai dari ibu hamil hingga lansia secara terintegrasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau kita ingin menyiapkan anak-anak kita untuk Indonesia Emas 2045, itu harus sehat, cerdas, kuat, dan memiliki budi pekerti luhur. Ini yang harus ditanamkan kalau Indonesia ingin menjadi kekuatan dunia,” ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) empat periode ini.

Muhadjir juga menyampaikan, program Pendidikan Anak Usia Dini-Holistik Integratif  (PAUD) kini telah dicanangkan oleh pemerintah sebagai bagian dari pilar utama mendorong kesehatan pada anak. Program itu nantinya akan menghubungkan PAUD dengan Posyandu sebagai bagian dari langkah untuk mencegah penyakit degenerasi sejak dini.

Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk memberikan perlindungan menyeluruh dalam bidang kesehatan yang telah dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Kebijakan itu bertujuan untuk melakukan transformasi sistem kesehatan nasional termasuk diantara transformasi layanan primer secara menyeluruh guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang komperhensif dan berkualitas.

Sementara itu, jumlah Posyandu juga telah bertambah secara signifikan sejak dirancang pertama kali pada tahun 1986. Jumlah Posyandu yang tersebar di seluruh Indonesia kini tercatat telah mencapai 216.393 dengan kader aktif berjumlah 1.059.466.

“Saya mengapresiasi atas langkah-langkah dari Kementerian Kesehatan yang telah melakukan proses transformasi dalam bidang kesehatan, termasuk langkah untuk merevitalisasi Posyandu,” imbuh Muhadjir yang juga guru besar Universitas Negeri Malang (UM) ini.

Selain itu, Muhadjir memberikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang telah memiliki semangat luar biasa untuk terus memberikan pelayanan dan edukasi tentang kesehatan kepada masyarakat Indonesia. Muhadjir berharap, para kader dapat terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya tentang pola hidup sehat serta penggunaan alat-alat penunjang untuk mendeteksi kelainan pada ibu hamil dan anak, seperti Ultrasonografi dan Antropometri.

Agenda yang diikuti oleh 1000 kader Posyandu dari seluruh Indonesia tersebut dihadiri oleh Ida Rachmawati Sadikin, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Maria Endang Sumiwi, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Yusharto Huntoyungo.

Kemudian, Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kementerian Desa, Pembangunna Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Sugito, serta Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Y. B. Satya Sananugraha. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel
PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga
Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi
PCM Grand Wisata Ucapkan Terima Kasih kepada Donatur, TK ABA 12 Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
PWI Pusat Berlakukan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026 untuk Tertibkan Administrasi
LaNyalla Mahmud Mattalitti: Pidato Prabowo Subianto Bukti Keberanian Politik Kembalikan SDA untuk Rakyat
Muhadjir Effendy Blusukan ke Pemukiman Jamaah Haji Indonesia, Ingatkan Fokus Wukuf di Arafah
LaNyalla Dukung Dana Sitaan Koruptor untuk Program MBG dan Koperasi Desa

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:18 WIB

PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:40 WIB

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:07 WIB

PCM Grand Wisata Ucapkan Terima Kasih kepada Donatur, TK ABA 12 Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:12 WIB

PWI Pusat Berlakukan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026 untuk Tertibkan Administrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:20 WIB

LaNyalla Mahmud Mattalitti: Pidato Prabowo Subianto Bukti Keberanian Politik Kembalikan SDA untuk Rakyat

Berita Terbaru