Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Prau dan Dieng Berhasil Kumpulkan 934 Kg Sampah

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 30 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Prau dan Kawasan Wisata Alam Dieng yang berlangsung selama dua hari berhasil mengumpulkan 934 kg sampah.

Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Prau dan Kawasan Wisata Alam Dieng yang berlangsung selama dua hari berhasil mengumpulkan 934 kg sampah.

JATIMRAYA.COM – Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Prau dan Kawasan Wisata Alam Dieng yang berlangsung selama dua hari berhasil mengumpulkan 934 kg sampah.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) ini melibatkan berbagai pihak dari instansi pemerintah, pemerintah daerah, komunitas peduli lingkungan, hingga mitra swasta.

Deputi Bidang Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Warsito, dalam sambutannya menyampaikan bahwa aksi ini berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 409 kg dari Gunung Prau dan 525 kg dari Kawasan Wisata Alam Kawah Sikidang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung ini merupakan inisiasi untuk menggerakkan seluruh potensi masyarakat dalam melakukan aksi kebaikan khususnya gerakan Indonesia Bersih demi pelestarian lingkungan”, tegas Deputi Warsito usai kegiatan Aksi Bersih Gunung Prau dan Dieng, pada Kamis (29/8/2024).

Kegiatan yang berlangsung pada 28-29 Agustus 2024 ini mencakup beberapa titik operasi bersih di Gunung Prau, meliputi jalur pendakian Patak Banteng, Sunrise Camp, Sunset Area, dan Cemoro Tungal/Sunrise Area Plawangan. Selain itu, aksi bersih dan kampanye zero waste juga dilakukan di kawasan wisata alam Sikidang dan Candi Arjuna.

Warsito menekankan pentingnya keberlanjutan dari aksi ini. “Setelah kegiatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa upaya yang telah dilakukan ini dapat memberi dampak yang berkelanjutan agar lingkungan tetap terjaga dengan baik dan kegiatan ini tetap bisa diagendakan dengan rutin,” tambahnya.

Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Prau merupakan pengembangan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilakukan di Gunung Gede Pangrango.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, serta pihak swasta dan berbagai komunitas peduli lingkungan seperti : Mapala UI, Mapala UNJ, Mapala Unsoed, Mapala Unsiq, APGI, Trahsbag Community, Prodi Olahraga UNJ, Forum Koordinasi Prau Indonesia, Perum Perhutani KPH Kedu Utara, AREI Outdoor Gear, dan BRI.

Warsito menambahkan gunung adalah simbol kehidupan, seperti dalam pewayangan gunung menjadi pembuka dan penutup gelaran. Jika hulunya bersih maka hilirnya juga bersih.

“Dengan menjaga kebersihan gunung, kita menjamin kelestarian alam untuk generasi berikutnya,” ungkapnya.

Dia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat luas untuk melakukan hal serupa dan mendorong pemerintah daerah untuk membuat kebijakan yang mendukung perlindungan dan pengelolaan kawasan gunung.

“Mari kita syiarkan semangat ini dan jangan biarkan usaha kita hari ini berhenti di sini. Kita ajak lebih banyak orang untuk bergabung dalam menjaga kebersihan dan melestarikan alam,” pungkas Warsito.

Sementara itu, dalam aksi bersih gunung Prau ditemukan sampah-sampah menarik misalnya : sampah “purba” berupa barang-barang yang tertera tahun 2003 dan 2005. Ini menunjukkan bahwa kesadaran para pendaki tentang kelestarian alam masih rendah.

“Manusia ditakdirkan menjadi khalifah di muka bumi, termasuk di dalamnya menjaga dan memberi hak kepada alam untuk tetap lestari demi kebaikan kehidupan umat”, ungkap Panca Yudha Dirgantara, Koordinator Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Prau. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru