Merdeka Komitmen Kurangi Emisi karbon yang Berdampak Negatif Terhadap Ekosistem Lingkungan

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 31 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX:MDKA) sebagai perusahaan induk pertambangan logam dan mineral di Indonesia melakukan eksplorasi, ekstraksi serta memproduksi emas, perak, tembaga, nikel dan mineral.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX:MDKA) sebagai perusahaan induk pertambangan logam dan mineral di Indonesia melakukan eksplorasi, ekstraksi serta memproduksi emas, perak, tembaga, nikel dan mineral.

JATIMRAYA.COM – Melalui anak-anak perusahaan yang tersebar di berbagai pulau di Indonesia. PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX:MDKA) sebagai perusahaan induk pertambangan logam dan mineral di Indonesia melakukan eksplorasi, ekstraksi serta memproduksi emas, perak, tembaga, nikel dan mineral.

Dengan meletakkan keberlanjutan sebagai dasar operasinya, Merdeka berkomitmen secara aktif dan signifikan mengurangi emisi karbon yang berdampak negatif terhadap ekosistem lingkungan. Grup Merdeka telah melakukan perbaikan dan langkah-langkah alternatif untuk mencapai tujuan keselarasan ekosistem dengan upaya konservasi lingkungan dan mineral.

Sepanjang tahun 2022-2024, Grup Merdeka tercatat melakukan lebih dari 5.500 penanaman mangrove di kawasan sekitar unit usaha, operasi dan proyek berjalan. Penanaman bibit mangrove yang dilakukan secara berkala ini, mendukung pemulihan kualitas ekosistem, mitigasi perubahan iklim, percepatan rehabilitasi lingkungan, penyerapan karbon berbahaya, hingga menjaga daratan dari ancaman abrasi laut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai contoh, penanaman 1.000 bibit mangrove yang dilakukan relawan karyawan kantor pusat Merdeka di Kawasan Taman Wisata Angke dan Muara Gembong diperkirakan setidaknya dapat menyerap 25 ton karbon per tahun.

Grup Merdeka hingga tahun 2024 telah menanam setidaknya 78 ribu bibit pohon serta menggarap lebih kurang 2.500 Ha lahan yang terdiri dari lahan kompensasi di daerah Sukabumi, Jawa Barat dan Bondowoso, Jawa Timur yang telah diserah terimakan kepada pemerintah sekaligus melaksanakan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS), yang dilakukan di wilayah Proyek Emas Pani di Gorontalo.

Direktur PT Bumi Suksesindo, Cahyono Seto yang hadir mewakili di acara tanam mangrove menyampaikan bahwa, aksi ini turut menginspirasi karyawan dan masyarakat untuk peduli terhadap perlindungan alam.

“Selain berkontribusi terhadap lingkungan lewat penanaman bibit mangrove, Grup Merdeka juga membangun kesadaran kolektif para karyawan melalui program konservasi lingkungan berkelanjutan, sehingga menghasilkan aksi nyata yang positif terhadap kelestarian lingkungan sekitar,” ungkap Seto.

Selain lingkungan, langkah inovatif Merdeka yaitu melakukan konservasi mineral dengan pemanfaatan bijih sisa penambangan tembaga untuk mendapatkan nilai tambah, seperti yang dilakukan di PT Batutua Kharisma Permai dan PT Batutua Tembaga Raya (BKP/BTR) tambang Pulau Wetar, Maluku Barat Daya.

Bijih sisa penambangan yang masih mengandung pirit diolah lebih lanjut di pabrik Acid, Iron, Metal (AIM) melalui anak perusahaan PT Merdeka Tsingshan (MTI) yang berlokasi di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Pabrik ini dirancang untuk mengelola bijih sisa pakai dan bijih pirit dari PT BKP/BTR ke pabrik AIM lalu diubah menjadi berbagai produk termasuk asam sulfat, uap jenuh, pelet bijih besi, spons tembaga, hidroksida timbal-seng, emas, dan perak yang nantinya juga berguna dalam nilai rantai bahan baku pembuatan baterai kendaraan listrik berkualitas tinggi. Kemampuannya memproses bijih pirit diperkirakan mencapai lebih dari 1 juta ton.

Pabrik AIM merupakan inovasi pertama dan satu – satunya di Indonesia. Pabrik pengolahan AIM sudah masuk tahap commissioning dan beroperasi sejak April 2024. Head of Corporate Communications PT Merdeka Copper Gold Tbk Tom Malik, selaku induk perusahaan menyatakan dengan adanya pengiriman bijih pirit dari Tambang Tembaga Wetar ke pabrik AIM di Morowali, maka saat ini Wetar tengah bertransformasi menjadi tambang pirit berumur panjang.

“Pabrik AIM jadi salah satu realisasi komitmen grup Merdeka terhadap konservasi mineral dalam hal perwujudan nilai tambah, yang berimplikasi positif terhadap keberadaan operasi Tambang Tembaga Wetar di Maluku Barat Daya serta dampaknya terhadap masyarakat. Hal ini turut mendukung transformasi proyek dan operasi grup Merdeka saat ini menuju proyek dan operasi tambang kelas dunia berumur panjang dan berbiaya rendah” Ungkap Tom.

Sebagai perusahaan dengan capaian ESG rating A berdasarkan penilaian Morgan Stanley Capital International (MSCI) sejak 2023, PT Merdeka Copper Gold Tbk berkomitmen untuk memperkuat reputasi sebagai perusahaan dengan tingkat kinerja ESG yang tinggi. Aspek kinerja lingkungan yang berdampak baik terhadap ekosistem dan masyarakat, menjadi prinsip mutlak yang harus dijalankan Grup Merdeka. (rf9)

Berita Terkait

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran
Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff: 14 Putra Madura Ukir Prestasi di Negeri Yaman
TNI Bantah Isu 9 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Senjata di Puncak Papua
Gratis 24 Jam Layanan Konsultasi Khusus Varises bagi Masyarakat Sebulan Penuh oleh tim Varises Indonesia
Jelang Mudik Lebaran, BRI Perkuat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah
Petrokimia Gresik Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Dirut Daconi Khotob Sabet Best CEO
PCM Grand Wisata Bekasi Resmi Terbentuk, Muhammadiyah Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Warga
Akhmad Munir: Keberhasilan HPN 2026 Banten Tak Lepas dari Peran Mitra PWI

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:42 WIB

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran

Minggu, 19 April 2026 - 08:38 WIB

Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff: 14 Putra Madura Ukir Prestasi di Negeri Yaman

Sabtu, 18 April 2026 - 17:06 WIB

TNI Bantah Isu 9 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Senjata di Puncak Papua

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:15 WIB

Gratis 24 Jam Layanan Konsultasi Khusus Varises bagi Masyarakat Sebulan Penuh oleh tim Varises Indonesia

Senin, 16 Maret 2026 - 21:09 WIB

Jelang Mudik Lebaran, BRI Perkuat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB