Potensi Bencana Hidrometeorologi Tinggi, Menko PMK Dorong Kesiapan Daerah

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 21 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat (20/12/2024).

Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat (20/12/2024).

JATIMRAYA.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengingatkan tingginya potensi bencana hidrometeorologi di Indonesia selama periode Desember hingga Februari. Hal ini disampaikan usai memimpin Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat (20/12/2024).

Pratikno mengungkapkan bahwa pemerintah, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah memulai langkah modifikasi cuaca untuk mengurangi risiko bencana. “Pemerintah akan terus melakukan modifikasi cuaca agar hujan deras dapat diturunkan di laut sebelum mencapai daratan,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa modifikasi cuaca bukan solusi total untuk menghilangkan risiko hujan lebat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan di tingkat daerah sangat penting. “Pemerintah daerah harus memastikan kesiapan infrastruktur, aparat, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana ini,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat tersebut, bantuan dari pemerintah pusat melalui BNPB telah disalurkan kepada beberapa daerah yang berpotensi terdampak. Pratikno meminta pemerintah daerah mengoptimalkan anggaran, infrastruktur, dan koordinasi lintas instansi untuk memastikan mitigasi bencana berjalan maksimal, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi terkait potensi bencana hidrometeorologi. “Aparat pemerintah di daerah harus aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk informasi jalur perjalanan yang aman untuk menghindari risiko hujan lebat dan longsor,” tuturnya.

Rapat ini turut dihadiri Kepala BNPB Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Kepala BPBD D.I. Yogyakarta Noviar Rahmad, serta jajaran Forkopimda, Bupati/Wali Kota, dan Kepala Pelaksana BPBD se-Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menangani potensi bencana. (AS)

Berita Terkait

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran
Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff: 14 Putra Madura Ukir Prestasi di Negeri Yaman
TNI Bantah Isu 9 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Senjata di Puncak Papua
Gratis 24 Jam Layanan Konsultasi Khusus Varises bagi Masyarakat Sebulan Penuh oleh tim Varises Indonesia
Jelang Mudik Lebaran, BRI Perkuat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah
Petrokimia Gresik Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Dirut Daconi Khotob Sabet Best CEO
PCM Grand Wisata Bekasi Resmi Terbentuk, Muhammadiyah Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Warga
Akhmad Munir: Keberhasilan HPN 2026 Banten Tak Lepas dari Peran Mitra PWI

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:42 WIB

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran

Minggu, 19 April 2026 - 08:38 WIB

Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff: 14 Putra Madura Ukir Prestasi di Negeri Yaman

Sabtu, 18 April 2026 - 17:06 WIB

TNI Bantah Isu 9 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Senjata di Puncak Papua

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:15 WIB

Gratis 24 Jam Layanan Konsultasi Khusus Varises bagi Masyarakat Sebulan Penuh oleh tim Varises Indonesia

Senin, 16 Maret 2026 - 21:09 WIB

Jelang Mudik Lebaran, BRI Perkuat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB