Kemenko PMK Ajak Seluruh Pihak Sinergi Tingkatkan Produktivitas Eks Jamaah Islamiyah

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 22 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan produktivitas eks Jamaah Islamiyah (JI).

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan produktivitas eks Jamaah Islamiyah (JI).

JATIMRAYA.COM – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan produktivitas eks Jamaah Islamiyah (JI). Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Warsito, dalam Sosialisasi Deklarasi Pembubaran Jamaah Islamiyah dan Ikrar Setia Eks Anggota JI kepada NKRI, yang diselenggarakan oleh BNPT di Convention Hall Terminal Tirtonadi, Surakarta, Sabtu (21/12).

Warsito menegaskan pentingnya merajut semangat kebangsaan dan moderasi beragama. Menurutnya, eks anggota JI adalah bagian dari aset sumber daya manusia Indonesia yang potensial untuk diberdayakan demi kemajuan bangsa.

“Dari keringat saudara-saudara sangat potensial melahirkan nilai produktivitas tinggi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Bahkan, generasi emas Indonesia bisa lahir dari keturunan mereka,” ungkap Warsito.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan stakeholder diperlukan untuk memperkuat reintegrasi sosial eks anggota JI ke masyarakat. Warsito juga menekankan pentingnya dukungan materil seperti subsidi kebutuhan pokok, pelatihan berbasis keterampilan, dan tempat tinggal yang layak untuk memastikan stabilitas ekonomi mereka.

Warsito menekankan bahwa program reintegrasi perlu diawali dengan pemetaan kebutuhan spesifik eks anggota JI. Selain itu, ia menyoroti pentingnya konseling untuk membantu mereka mengatasi trauma dan tekanan.

“Kehadiran konselor sangat penting untuk mendukung proses ini. Ekosistem yang mendukung reintegrasi sosial juga harus didorong, termasuk jembatan dialog, forum rekonsiliasi, dan pelatihan keterampilan,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 1.400 peserta luring dan 7.000 peserta daring. Para pejabat tinggi, seperti Menteri Sosial, Kapolri, Kepala BNPT, dan tokoh-tokoh lainnya, juga hadir untuk mendukung deklarasi pembubaran JI yang dilakukan pada 30 Juni 2024 lalu.

Warsito menutup dengan menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama untuk melindungi keberagaman bangsa. Pemerintah, lanjutnya, telah menunjukkan komitmen melalui Peraturan Presiden No. 58 Tahun 2023.

“Dengan moderasi beragama, kita bisa mewujudkan masyarakat yang beragama maslahat dan berkebudayaan maju,” tutup Warsito.

Deklarasi ini menjadi wujud nyata keterlibatan pemerintah dalam mendorong reintegrasi dan memberdayakan eks anggota JI, menciptakan harapan baru bagi mereka untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa. (AS)

Berita Terkait

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran
Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff: 14 Putra Madura Ukir Prestasi di Negeri Yaman
TNI Bantah Isu 9 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Senjata di Puncak Papua
Gratis 24 Jam Layanan Konsultasi Khusus Varises bagi Masyarakat Sebulan Penuh oleh tim Varises Indonesia
Jelang Mudik Lebaran, BRI Perkuat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah
Petrokimia Gresik Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Dirut Daconi Khotob Sabet Best CEO
PCM Grand Wisata Bekasi Resmi Terbentuk, Muhammadiyah Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Warga
Akhmad Munir: Keberhasilan HPN 2026 Banten Tak Lepas dari Peran Mitra PWI

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:42 WIB

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran

Minggu, 19 April 2026 - 08:38 WIB

Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff: 14 Putra Madura Ukir Prestasi di Negeri Yaman

Sabtu, 18 April 2026 - 17:06 WIB

TNI Bantah Isu 9 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Senjata di Puncak Papua

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:15 WIB

Gratis 24 Jam Layanan Konsultasi Khusus Varises bagi Masyarakat Sebulan Penuh oleh tim Varises Indonesia

Senin, 16 Maret 2026 - 21:09 WIB

Jelang Mudik Lebaran, BRI Perkuat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB