GP Ansor Kritik Bupati Sidoarjo: Jangan Salahkan Pesantren Al-Khoziny di Tengah Musibah

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korwil Jatim PP GP Ansor, H Muhammad Hasan Bisri.

Korwil Jatim PP GP Ansor, H Muhammad Hasan Bisri.

JATIMRAYA.COM – Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyayangkan pernyataan Bupati Sidoarjo, H Subandi, yang dinilai cenderung menyalahkan Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran usai musibah mushala ambruk pada Senin (29/09/2025) sore.

Pernyataan sikap itu disampaikan Korwil Jatim PP GP Ansor, H Muhammad Hasan Bisri, usai meninjau lokasi sekaligus takziyah kepada Pengasuh Pesantren Al-Khoziny, KHR Abdus Salam Mujib, Selasa (30/09/2025).

Hasan Bisri menegaskan pesantren adalah lembaga pendidikan tertua yang telah berjasa besar dalam mencerdaskan bangsa. Karena itu, menurutnya, pemerintah seharusnya memberikan empati, bukan menyalahkan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saatnya negara hadir. Ini tugas pemerintah mendampingi pesantren dalam setiap aktivitasnya,” tegasnya.

Hasan Bisri juga mengaku mendengar langsung pernyataan Bupati Sidoarjo terkait ketiadaan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) mushala tersebut. Hal itu, menurutnya, tidak pantas diungkapkan di tengah suasana duka.

“Saya menolak keras pernyataan Bupati Sidoarjo H Subandi. Itu ucapan yang sangat tidak terpuji di atas musibah ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam kondisi musibah, semua pihak seharusnya fokus membantu korban, bukan saling menyalahkan. Apalagi sejumlah santri masih dalam pencarian.

“Mari saling bergandengan tangan menghadapi musibah ini. GP Ansor sebagai pemuda NU selalu siap mendampingi para kiai,” ujarnya.

Hingga Selasa sore, tim BPBD Sidoarjo bersama Banser Tanggap Bencana (Bagana) masih melakukan evakuasi di lokasi. Belum ada kepastian jumlah santri yang belum ditemukan.

Data sementara menyebutkan, korban luka-luka dirawat di beberapa rumah sakit, yaitu RSUD Sidoarjo sebanyak 34 orang, RSI Siti Hajar sebanyak 44 orang, dan RS Delta Surya sebanyak 4 orang.

Sebelumnya, Bupati Sidoarjo H Subandi menyebut bahwa mushala Al-Khoziny yang ambruk tidak memiliki izin.

“Ini bangunan melanjutkan, saya tanyakan izin-izinnya mana, tetapi ternyata nggak ada,” ujarnya. (Rf/Fid)

Berita Terkait

BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun
Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler
Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian
DINAS Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Pipa JDU Perumda Delta Tirta Sidoarjo
2.000 Pelari Taklukkan Lintasan 55 Km di Lelono by Mantra Batu
Terus Berinovasi Layani Masyarakat, Polresta Sidoarjo Tembus Finalis Top Inovasi KIPP 2025
Dapur MBG Desa Temu Diresmikan, Wabup Mimik Tekankan Keamanan dan Higienitas
Lelono by Mantra Trail Runners Siap Tantang Pelari di Gunung Butak 55 Km

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:25 WIB

BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:05 WIB

Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:45 WIB

DINAS Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Pipa JDU Perumda Delta Tirta Sidoarjo

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:05 WIB

2.000 Pelari Taklukkan Lintasan 55 Km di Lelono by Mantra Batu

Berita Terbaru

Lifestyle

Sholat Jenazah

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:44 WIB