Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny, BNPB Sebut 9 Jenazah Ditemukan dan 49 Masih Dicari

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi harian di Posko Tanggap Darurat, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melaporkan bahwa hingga Jumat (03/10/2025).

Rapat koordinasi harian di Posko Tanggap Darurat, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melaporkan bahwa hingga Jumat (03/10/2025).

JATIMRAYA.COM — Upaya evakuasi korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, terus dilakukan oleh tim gabungan hingga Sabtu (04/10/2025). Dalam rapat koordinasi harian di Posko Tanggap Darurat, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melaporkan bahwa hingga Jumat (03/10/2025) malam, total 9 jenazah telah ditemukan, namun seluruhnya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI Polri.

Rapat evaluasi tersebut dihadiri oleh Deputi III Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, Laksamana Pertama Bramantyo, Kapolres Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, serta Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sidoarjo, Mahmud. Pertemuan ini membahas evaluasi teknis dan solusi atas kendala yang dihadapi selama proses pencarian dan evakuasi korban.

Dalam keterangan persnya, Suharyanto menjelaskan bahwa proses identifikasi korban memerlukan waktu karena sebagian besar korban adalah santri anak-anak yang belum memiliki KTP atau data biometrik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Metode paling efektif yang digunakan saat ini adalah tes DNA, karena banyak korban yang tidak memiliki rekam sidik jari,” ujarnya.

Selain itu, kondisi jenazah yang sudah tiga hari berada di bawah reruntuhan menyulitkan proses pengenalan visual. “Tanda-tanda fisik sudah banyak berubah, jadi identifikasi tidak bisa dilakukan cepat. Saat ini, berdasarkan data santri yang dilaporkan hilang, masih ada 49 orang dalam pencarian,” tambahnya.

Suharyanto menegaskan bahwa setelah penemuan korban ke-9, fokus utama tim adalah pembersihan material reruntuhan secara masif dengan bantuan alat berat.

“Harapan kami, dengan percepatan ini, bisa ditemukan lebih banyak korban hari ini. Tim SAR gabungan sudah menandai titik-titik yang berpotensi masih ada korban,” jelasnya.

BNPB juga menyiapkan langkah baru untuk mempermudah proses identifikasi korban. Kini, setiap jenazah yang ditemukan tidak langsung diserahkan kepada keluarga, tetapi dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk diperiksa oleh tim DVI.

“Kami menyiapkan tempat yang lebih representatif di RS Bhayangkara, lengkap dengan logistik dan fasilitas agar keluarga korban bisa menunggu dengan lebih tenang,” terang Suharyanto.

Ia menegaskan, semua langkah telah dijelaskan kepada keluarga korban, meskipun sebagian masyarakat masih menganggap proses evakuasi berlangsung lambat.

“Kami mohon dukungan semua pihak agar tidak ada tindakan di luar prosedur yang justru mengganggu proses pencarian dan pertolongan,” imbaunya.

Hingga hari keenam pasca runtuhnya bangunan, total 167 orang menjadi korban tragedi ini. Dari jumlah tersebut, 118 korban telah ditemukan, terdiri dari 103 orang selamat, 2 orang selamat namun belum teridentifikasi, dan 14 korban meninggal dunia (5 sudah teridentifikasi, 9 masih proses identifikasi).

Suharyanto menambahkan bahwa proses pengangkutan material reruntuhan telah mencapai 40%, namun tetap dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

“Di balik material itu masih ada jasad korban. Jadi setiap langkah harus hati-hati dan penuh pertimbangan,” pungkasnya. (Rf/Fid)

Berita Terkait

BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun
Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler
Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian
DINAS Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Pipa JDU Perumda Delta Tirta Sidoarjo
2.000 Pelari Taklukkan Lintasan 55 Km di Lelono by Mantra Batu
Terus Berinovasi Layani Masyarakat, Polresta Sidoarjo Tembus Finalis Top Inovasi KIPP 2025
Dapur MBG Desa Temu Diresmikan, Wabup Mimik Tekankan Keamanan dan Higienitas
Lelono by Mantra Trail Runners Siap Tantang Pelari di Gunung Butak 55 Km

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:25 WIB

BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:05 WIB

Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:45 WIB

DINAS Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Pipa JDU Perumda Delta Tirta Sidoarjo

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:05 WIB

2.000 Pelari Taklukkan Lintasan 55 Km di Lelono by Mantra Batu

Berita Terbaru

Lifestyle

Sholat Jenazah

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:44 WIB