Dalam Inspirasi Al Quran, Zionisme itu Firaun Bentuk Baru

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 17 Oktober 2023 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anwar Hudijono, jurnalis tinggal di Sidoarjo.

Anwar Hudijono, jurnalis tinggal di Sidoarjo.

Oleh Anwar Hudijono

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

JATIMRAYA.COM, Dunia gempar. Jazad Firaun, musuh Nabi Musa ditemukan. Padahal sudah  sekian ribu tahun terkubur. Tangan kirinya terangkat seolah dia menolak ombak yang menggulungnya.

Jazad dalam wujud mumi ini ditemukan pada tahun 1898 oleh Loret di Thebes di Lembah Raja-raja (Wadi al Muluk). Dr Maurice Bucaille, seorang peneliti, bersama anggota tim berhasil mengungkapkan penyebab kematian Firaun dan pengawetannya.

Dari serangkaian penelitian multidimensi, tak diragukan lagi itu jazad Firauan yang mengaku tuhan.

Penemuan jazad itu menjadi bukti kebenaran Al Quran yang sudah memberi informasi 1300 tahun sebelumnya.

“Maka pada hari ini Kami selamatkan jasadmu agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang setelahmu, tetapi kebanyakan manusia tidak mengindahkan tanda-tanda (kekuasaan) Kami.” (QS. Yunus 10: Ayat 92)

Tujuan Allah menunjukan jazad Firauan itu adalah untuk menjadi pelajaran bagi generasi sesudahnya.

Salah satu pelajaran yang bisa dipetik adalah peringatan bahwa Firaunisme bisa saja bangkit kembali. Jazadnya memang tak mungkin hidup lagi kecuali di film Mummy, tapi ajarannya bisa sajs hidup lagi dalam konteks perang kosmik kebenaran lawan kebatilan.

Bukankah Quran juga mengisyaratkan sejarah yang berulang secara substansial.

“Maka Kami jadikan (yang demikian) itu peringatan bagi orang-orang pada masa itu dan bagi mereka yang datang kemudian serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 66)

Demikian banyak kisah di dalam Quran yang substansinya pengulangan. Namrud mati muncul Firaun. Kaum Nuh habis muncul kaum Hud, Syuaib dan sebagainya.

Zionisme bangkit

Tidak berapa lama jazad Firauan ditemukan, berdirilah organisasi Zionisme yang tujuannya mendirikan negara Israel di Tanah milik bangsa Palestina yang saat itu di bawah ototitas Turki Utsmani.

Pakar eskatologi Islam Syekh Hosein Imran melihat kedua peristiwa ini bukan kebetulan. Ada skenario Ilahiyah yang bisa ditafsirkan bahwa Zionisme adalah reinkarnasi atau perwujudan kembali Firaunisme.

Inilah pelajaran utama dari ayat di atas. Bahwa sejarah Firaun berulang. Anatomi Zionisme itu persis dengan Firaunisme.

Firaunisme itu satu badan dengan wujud tiga, tiga oknum yang tunggal. Yaitu Firaun Qarun dan Haman. Ketritunggalannya bisa dibaca di Quran.

“dan (juga) Qarun, Fir’aun, dan Haman. Sungguh, telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa) keterangan-keterangan yang nyata. Tetapi mereka berlaku sombong di bumi, dan mereka orang-orang yang tidak luput (dari azab Allah).” (QS. Al-‘Ankabut 29: Ayat 39)

Di ayat ini ketiganya berada dalam satu kesatuan  konspiratif melawan Musa.

Firauan adalah simbol despotisme, tiran. Rezim yang menindas. Qarun simbol kapitalisme yang rakud bin serakah bin tamak. Haman simbol liberalisme yang melahirkan konsep ketuhanan palsu termasuk ateisme, agnotisme.

Ketiga simbol ini merupakan soko guru atau ring satu Zionisme.

Pada ring dua Firaunisme terdiri dari tukang sihir, militer dan polisi, pejabat publik dan rakyat yang bodoh.

Pada Zionisme masih sama. Hanya peran dukun sihir digantikan oleh media massa.

Dengan demikian akhir Zionisme sangat mungkin akan seperti Firauan Qarun dan Haman. Allah sendiri turun tangan langsung menumpas mereka.

Bukankah Allah sudah menegaskan:

Wa im ming qoryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qobla yaumil-qiyaamati au mu’azzibuuhaa ‘azaabang syadiidaa, kaana zaalika fil-kitaabi masthuuroo

“Dan  tidak ada suatu negeri  pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari Kiamat atau Kami siksa (penduduknya) dengan siksa yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Lauh Mahfuz).” (QS. Al-Isra’ 17: Ayat 58)

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Berita Terkait

Menko Muhadjir: Kampung Belawan Merupakan Salah Satu Program Prioritas Pemerintah
Menko PMK Muhadjir: Dengan Adanya Sport Center Atlet Bisa Meraih Prestasi Gemilang
Pengingat Bagi  Para Pemburu Kekuasaan
Direktur Eksekutif Nagara Institute Akbar Faisal: Diperlukan Komitmen Dari Pemerintah Dalam Menjaga dan Meningkatkan Kedaulatan Pangan
Menko PMK Muhadjir: Ketersediaan Air Bersih Salah Satu Upaya Menghapus Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
Libur Nataru, SARIROTI Siap Melayani Konsumen di Seluruh Tempat
Memahami Dunia Terbalik
Gubernur Kalsel Paman Birin Setuju Porwanas Digelar Agustus 2024
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 19:32 WIB

Angkat Budaya Leluhur, PWI Jatim Gelar Pameran Lukisan Jansen Jasien

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:20 WIB

Masyarakat Perlu Waspadai Potensi Cuaca Ekstrim di Wilayah Jatim

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:55 WIB

Pemkab Sidoarjo Serahkan Bantuan Sembako Kepada Warga Terdampak Banjir

Senin, 26 Februari 2024 - 09:39 WIB

Ayah Asal Solo Tewas Tenggelam Saat Menolong Anaknya Terseret Ombak Laut Selatan di Pesisir Pacitan

Senin, 26 Februari 2024 - 09:12 WIB

Jalur Tujuan Wisata Telaga Sarangan Sempat Tersendat karena Ada Mobil Tertimpa Pohon Ambruk

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:05 WIB

Kakek di Madiun Tabrakkan Diri ke Kereta Api yang Melintas Cepat, Diduga Jengkel Sakit Menahun

Kamis, 22 Februari 2024 - 08:39 WIB

Termasuk Jawa Timur BMKG Sebut 14 Daerah Berstatus Waspada Terkait Dampak Hujan di Indonesia

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:53 WIB

Timpa Rumah di Ponorogo, Terjangan Hujan Angin Tumbangkan Pohon Peneduh Berukuran Besar

Berita Terbaru

Petugas saat bersihkan pohon tumbang akibat hujan lebat disertai angin di Sidoarjo.

Berita Jatim

Masyarakat Perlu Waspadai Potensi Cuaca Ekstrim di Wilayah Jatim

Selasa, 27 Feb 2024 - 21:20 WIB

Hadi Prasetyo, pengamat sosial - politik

Politik

Analisis Politik: Terseok dan Rapuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:42 WIB