Diam-Diam Lantik 7 Pejabat, Mutasi 61 ASN Pemkab Sidoarjo Kian Bermasalah

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Mimik Idayana saat di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sidoarjo untuk cek apa bener ada pelantikan susulan.

Wabup Mimik Idayana saat di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sidoarjo untuk cek apa bener ada pelantikan susulan.

JATIMRAYA.COM – Mulai slintutan lagi, Mutasi 61 pejabat Pemkab Sidoarjo oleh Bupati Subandi ternyata memunculkan masalah baru. Ini terjadi setelah Wakil Bupati Mimik Idayana mendapat informasi bahwa di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo, Kamis (25/9/2025) akan digelar pelantikan dan pengambilan sumpah susulan terhadap 7 pejabat.

Wabup Mimik Idayana kemudian datang ke BKD sekitar pukul 17.00 Wabup Mimik ke BKD tujuannya untuk cek apa bener ada pelantikan susulan. Diperoleh informasi di BKD tidak ada pelantikan, yang ada tim Inspektorat dari Kemendagri.

”Saya tadi mampir, mau ketemu Penanggung Jawab Tim Brigjen Pol Harun, ternyata beliau tidak ada di tempat, mau konfirmasi apa bener ada pelantikan susulan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ternyata didapat informasi, pelantikan ulang 7 pejabat di ruang kerja Pak Bupati Subandi sekitar pukul 16.35. Dilakukan secara diam-diam atas saran Kepala Kantor Region II BKN Surabaya.

Dari informasi yang didapat tujuh pejabat yang dilantik ulang oleh Bupati Subandi yakni Bu Laksmi, Bu Amalis, Bu Yuni, Pak Hery, Pak Farid, Pak Willy dan Pak Wahib. Dalam pelantikan ulang ini, tidak terjadi pergeseran posisi. Ketujuh pejabat tetap menempati posisi sama dengan saat dilantik pekan lalu.

Ketua JCW Sigit Imam Basuki mengatakan langkah Bupati Subandi melakukan pelantikan ulang terhadap 7 pejabat sangat mencederai tugas Inspektorat Kemendagri yang sedang melakukan klarifikasi atas mutasi 61 pejabat Pemkab Sidoarjo yang ribut di medsos.

“Pelantikan ulang secara tertutup itu menunjukkan bahwa ada yang tidak beres pada proses mutasi 61 pejabat, kami mendukung Kemendagri untuk menyelidikinya dan mengambil langkah tegas jika ada pelanggaran prosedur, ” tegasnya.

Menurutnya, tindakan Bupati Subandi ini tidak menghornati keberadaan Tim Inspektorat dari Kemendagri, “ini jelas sebuah pelanggaran pelantikan pejabat, kok tidak terbuka sesuai aturan yang ada biar diketahui masyarakat, ini aneh malah tersembunyi,” pungkas Sigit. (Fid)

Berita Terkait

Puluhan Wartawan Nganjuk Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk
Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap
Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme
Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo
Presidium 2 Tegaskan Konferda GMNI Jatim Resmi Di-Pending hingga Waktu Belum Ditentukan
PA GMNI Nganjuk Soroti Kericuhan Konferda Jatim, Minta Tak Ada Deklarasi Sepihak
Konferda GMNI Jatim 2026 Deadlock, Peserta Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WIB

Puluhan Wartawan Nganjuk Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Rabu, 9 September 2026 - 11:27 WIB

Adhyaksa Night Run Merah Putih 2026 Digelar, 3.000 Pelari Padati Kota Nganjuk

Rabu, 9 September 2026 - 09:00 WIB

Jaringan Uang Palsu Rp298 Juta Dibongkar Polresta Sidoarjo, 3 Orang Ditangkap

Rabu, 9 September 2026 - 08:53 WIB

Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Pelajar soal Hukum, Bullying hingga Radikalisme

Rabu, 9 September 2026 - 08:45 WIB

Anak Hilang di Mojokerto Ditemukan Selamat oleh Polsek Balongbendo

Berita Terbaru