Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Vanuatu Pasca Gempa 17 Desember 2024

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK Pratikno saat pimpin Rapat Tingkat Menteri di Jakarta, Senin (23/12/2024).

Menko PMK Pratikno saat pimpin Rapat Tingkat Menteri di Jakarta, Senin (23/12/2024).

JATIMRAYA.COM – Pemerintah Indonesia akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Vanuatu untuk membantu korban gempa bumi yang terjadi pada 17 Desember 2024. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno usai memimpin Rapat Tingkat Menteri di Jakarta, Senin (23/12/2024).

“Bapak Presiden memerintahkan kepada kami untuk segera mempersiapkan bantuan karena Vanuatu merupakan mitra Indonesia yang sangat penting. Ini juga adalah masalah kemanusiaan yang harus menjadi perhatian kita,” ujar Menko PMK Pratikno.

Tim advance dari BNPB akan diberangkatkan terlebih dahulu ke Vanuatu pada Selasa, 24 Desember 2024. Tim ini akan mempersiapkan logistik dan administrasi sebelum pengiriman bantuan tahap pertama yang dijadwalkan pada Jumat, 27 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan yang akan dikirimkan meliputi Tim SAR dan Emergency Medical Team (EMT) untuk perawatan medis darurat, suplai air bersih dan obat-obatan, pelayanan kesehatan dan rekonstruksi infrastruktur dasar, khususnya fasilitas kesehatan.

Pratikno menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini tidak akan mengganggu upaya penanganan bencana di Indonesia.

“Apa yang kita kirimkan ke Vanuatu adalah tim yang terpisah dan tidak mengganggu penanganan bencana dalam negeri. Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan kepala daerah untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi selama libur Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.

Gempa bumi di Vanuatu pada 17 Desember 2024 menyebabkan 80.000 jiwa terdampak, termasuk 14.104 anak dan 769 penyandang disabilitas. Sebanyak 18 orang meninggal dunia, 200 mengalami luka-luka, dan 947 orang terpaksa mengungsi ke gereja dan rumah penduduk di Manples, Britano, Kaweriki, dan Kona. Status darurat di Vanuatu berlaku sejak 17 hingga 24 Desember 2024.

Dengan pengiriman bantuan ini, Indonesia berharap dapat meringankan beban masyarakat Vanuatu serta mempererat hubungan bilateral di kawasan Pasifik.

Rapat yang membahas bantuan kemanusiaan ini dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Basarnas Kusworo, Kepala BAIS TNI Yudi Abrimantyo, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.

Langkah cepat Indonesia dalam mengirimkan bantuan ke Vanuatu menunjukkan komitmen kuat dalam solidaritas kemanusiaan di kawasan Asia Pasifik. (As)

Berita Terkait

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran
Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff: 14 Putra Madura Ukir Prestasi di Negeri Yaman
TNI Bantah Isu 9 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Senjata di Puncak Papua
Gratis 24 Jam Layanan Konsultasi Khusus Varises bagi Masyarakat Sebulan Penuh oleh tim Varises Indonesia
Jelang Mudik Lebaran, BRI Perkuat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah
Petrokimia Gresik Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Dirut Daconi Khotob Sabet Best CEO
PCM Grand Wisata Bekasi Resmi Terbentuk, Muhammadiyah Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Warga
Akhmad Munir: Keberhasilan HPN 2026 Banten Tak Lepas dari Peran Mitra PWI

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:42 WIB

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran

Minggu, 19 April 2026 - 08:38 WIB

Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff: 14 Putra Madura Ukir Prestasi di Negeri Yaman

Sabtu, 18 April 2026 - 17:06 WIB

TNI Bantah Isu 9 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Senjata di Puncak Papua

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:15 WIB

Gratis 24 Jam Layanan Konsultasi Khusus Varises bagi Masyarakat Sebulan Penuh oleh tim Varises Indonesia

Senin, 16 Maret 2026 - 21:09 WIB

Jelang Mudik Lebaran, BRI Perkuat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB