Kecelakaan Maut di Magetan: Dua Pelajar SMP Tewas Dilibas Minibus Akibat Motor Tanpa Lampu

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Kecelakaan maut di Magetan, Jawa Timur, menelan korban dua pelajar SMP yang tewas di tempat setelah sepeda motor yang mereka kendarai dilibas minibus, Jumat malam (3/10/2025). Insiden tragis itu terjadi di jalur alternatif Gorang Gareng – Lembeyan, tepatnya di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan.

Dua korban diketahui bernama Bintang dan Fery, keduanya siswa SMP asal Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan. Keduanya berboncengan sepeda motor bernopol AE 4318 NH dan melaju tanpa menyalakan lampu utama di malam hari.

Peristiwa bermula saat sebuah minibus bernopol AE 9 CAN yang dikemudikan Febrian Fitrianto Hadi, warga Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, melaju dari arah Madiun menuju Ponorogo. Saat memasuki jalur Desa Tulung, kendaraan tersebut tiba-tiba berhadapan dengan sepeda motor yang dikemudikan kedua pelajar SMP itu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut saksi mata, Gunadi, kedua remaja tersebut mengendarai motor secara ugal-ugalan dan tanpa menyalakan lampu depan. Kondisi itu membuat pengemudi minibus tidak menyadari keberadaan mereka di jalur berlawanan.

“Mobil itu berjalan kencang dari Utara ke Selatan. Ternyata di depannya ada sepeda motor yang lampu depannya mati. Akhirnya ya tabrakan itu. Kedua anak pelajar SMP itu meninggal dunia,” ungkap Gunadi di lokasi kejadian.

Benturan keras membuat sepeda motor korban hancur dan kedua pelajar meninggal dunia di tempat. Sementara itu, minibus terus meluncur tak terkendali hingga menabrak sebuah bengkel di tepi jalan sebelum akhirnya berhenti.

Petugas Satlantas Polres Magetan, Aipda Hery Irwanto, menuturkan bahwa kecelakaan ini terjadi karena minimnya visibilitas dan kecerobohan pengendara motor yang tidak menyalakan lampu.

“Pengemudi minibus tidak mengetahui ada kendaraan dari arah berlawanan. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tak bisa dihindari,” ujar Hery.

Petugas kepolisian segera mengevakuasi jenazah kedua korban ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di pos polisi terdekat.

Polisi masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi dan pengemudi minibus guna memastikan penyebab pasti kecelakaan maut di Magetan tersebut.

Kasus tragis ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama kalangan pelajar, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Mengendarai motor tanpa menyalakan lampu di malam hari sangat berisiko dan bisa berakibat fatal. (as)

Berita Terkait

BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun
Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler
Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian
DINAS Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Pipa JDU Perumda Delta Tirta Sidoarjo
2.000 Pelari Taklukkan Lintasan 55 Km di Lelono by Mantra Batu
Terus Berinovasi Layani Masyarakat, Polresta Sidoarjo Tembus Finalis Top Inovasi KIPP 2025
Dapur MBG Desa Temu Diresmikan, Wabup Mimik Tekankan Keamanan dan Higienitas
Lelono by Mantra Trail Runners Siap Tantang Pelari di Gunung Butak 55 Km

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:25 WIB

BRIDA Jatim Teliti Kawuk Raja, Durian Unggulan Desa Segulung Madiun

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Hajatan 167 Harjasda 2026 Siap Guncang Sidoarjo, Hadirkan 45 Kegiatan Spektakuler

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:05 WIB

Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Rehabilitasi RTLH di Kecamatan Krian

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:45 WIB

DINAS Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Pipa JDU Perumda Delta Tirta Sidoarjo

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:05 WIB

2.000 Pelari Taklukkan Lintasan 55 Km di Lelono by Mantra Batu

Berita Terbaru

Lifestyle

Sholat Jenazah

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:44 WIB