Memahami Dunia Terbalik

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 29 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anwar Hudijono

Anwar Hudijono

Oleh: Anwar Hudijono

JATIMRAYA.COM, Islam itu membawa kedamaian bagi seluruh jagat raya. Tapi saat ini dibalik grembyang alias seratus delapan puluh derajat bahwa Islam itu identik dengan terorisme, kekerasan.

Inilah yang disebut dengan fenomena terbalik atau dalam bahasa pewayangan disebut sungsang bawono walik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena demikian menyeruak terjadi di hampir seluruh aspek kehidupan. Kita saksikan tokoh penipu ulung dipuja-puja sebagai tokoh kebenaran. Kebaikan dicerca sedang keburukan disahkan. Dosa dianggap biasa, ibadah dianggap anomali.

Lihat saja Israel itu penjajah yang menindas, tapi malah didukung dijadikan idola. Sedang Hamas yang berjuang dicap teroris. Amerika, kata filosuf Noam Chomsky adalah teroris nomor satu dunia, tapi dinobatkan sebagai kampiun hak asasi manusia.

Fenomena demikian sebagai isyarat atau petunjuk kalau Al Masih Addajjal sudah menguasai dunia.

Dalam Hadits riwayat Muslim disebutkan, Dajjal membawa dua sungai. Satu berisi air dan satu berisi api yang bergolak. Nabi menyuruh agar umat Islam  memasuki sungai berisi api dengan memejamkan mata karena sesungguhnya sungai ini yang sejatinya berisi air yang sejuk dan segar.

Hadits ini tak bisa dipahami secara tekstual. Melainkan harus dipahami secara kontekstual.

Artinya, Dajjal dan pengikutnya melakukan tipuan dengan membalik yang asli jadi palsu, dan benar jadi salah dan sebagainya. Maka jangan heran jika kehidupan sekarang dibanjiri dengan realitas palsu. Seolah nyata tapi sebenarnya palsu.

Rekayasa kepalsuan ini begitu sangat canggih sehingga mata fisik tak bisa membedakan sama sekali mana yang asli dan mana yang palsu, mana yang benar mana yang salah.

Untuk itulah Rasulullah menyuruh menutup mata. Biar apa? Biar kita menggunakan mata hati kita.

Karena manusia dilengkapi mata hati.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

“Dan sungguh, akan Kami isi Neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 179)

Nah, agar mata hati kits tetap kuat untuk tetap bisa membedakan yang batil dengan yang haq, yang benar dan yang palsu maka mata hati harus dijaga, ditajamkan dengan banyak-banyak dzikir kepada Allah. Baca quran, khususnya surah kahfi pada hari Jumat. Siapa yang baca Kahfi di hari Jumat maka Allah akan mentautkan cahaya antara dirinya dengan Kabah. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Kredit UMKM Melambat, Achsanul Qosasi Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah
RIV Diakui Dunia, Raih Best Multi-Asset Trading Platform hingga Most Trusted Brand
Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel
PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga
Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi
PCM Grand Wisata Ucapkan Terima Kasih kepada Donatur, TK ABA 12 Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
PWI Pusat Berlakukan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026 untuk Tertibkan Administrasi
LaNyalla Mahmud Mattalitti: Pidato Prabowo Subianto Bukti Keberanian Politik Kembalikan SDA untuk Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Kredit UMKM Melambat, Achsanul Qosasi Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13 WIB

RIV Diakui Dunia, Raih Best Multi-Asset Trading Platform hingga Most Trusted Brand

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:18 WIB

PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:40 WIB

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Berita Terbaru