Menko Muhadjir: Membangun Kekuatan Perairan Internal Harus Perkuat Konektivitas Antar Pulau

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 25 Januari 2024 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat menghadiri Rapat Kerja Pimpinan PT ASDP Indonesia Ferry, secara daring, pada Rabu (24/01/2024).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat menghadiri Rapat Kerja Pimpinan PT ASDP Indonesia Ferry, secara daring, pada Rabu (24/01/2024).

JATIMRAYA.COM, Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki potensi besar untuk menjadi poros maritim dunia. Dengan potensi geografis yang diapit oleh dua benua dan dua samudera besar, serta kekayaan perairan yang melimpah, maka potensi tersebut sangat mumpuni menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Demikian Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat menghadiri Rapat Kerja Pimpinan PT ASDP Indonesia Ferry, secara daring, pada Rabu (24/01/2024).

Menurutnya, poros maritim dunia bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pengembalian identitas Indonesia sebagai bangsa maritim, pengamanan kepentingan dan keamanan maritim, memberdayakan potensi maritim untuk mewujudkan pemerataan ekonomi Indonesia.

Uuntuk menuju negara poros maritim dunia maka langkah terpenting yang harus dilakukan adalah membangun kekuatan perairan internal.

Muhadjir menerangkan, untuk membangun kekuatan perairan internal harus memperkuat konektivitas antar pulau, mobilisasi penduduk, arus distribusi barang antar pulau yang harus bisa dijangkau sampai ke wilayah terdepan, terluar, tertinggal (3T).

“Lingkungan laut internal kita harus diperkuat, mobilitas antar pulau harus kita bangun sebaik-baiknya, karena tidak mungkin kondisi sekarang ini tanpa memperkuat hubungan antar pulau, mobilisasi penduduk antar daerah, mobilisasi arus barang antar daerah,” jelasnya

Lebih lanjut, Muhadjir menekankan pentingnya peran PT ASDP Indonesia Ferry sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang penyebrangan perairan untuk mewujudkan cita-cita poros maritim dunia.

Menurutnya, tanpa kehadiran ASDP maka konektivitas antar pulau, antar daerah, dan roda perekonomian di Indonesia tidak akan berjalan dengan lancar.

Karenanya, untuk mewujudkan cita-cita tersebut, maka Muhadjir meminta ASDP dengan segala sumber daya yang ada harus dapat semakin mengoptimalkan konektivitas perairan di laut, danau, dan sungai yang ke seluruh pelosok Indonesia.

“Saya yakin, ASDP dapat menjadi tulang punggung utama dalam membangun poros maritim dunia itu, harus dimulai dari internal kita sendiri, dan di situlah posisi ASDP sangat strategis dan sangat menentukan bagaimana kita membikin negara kita maju,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir Komisaris Utama PT Angkutan, Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (PT ASDP Indonesia Ferry) Saiful Haq Manan; Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi; Staf Ahli bidang Transformasi Birokrasi Kemenko PMK Aris Darmansyah Edisaputra; jajaran Dewan Komisaris PT ASDP Indonesia Ferry; jajaran dewan direksi PT ASDP Indonesia Ferry; dan Seluruh peserta Rapat Kerja Pimpinan PT ASDP Indonesia Ferry. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Raih Citra Baik dari Survei Kompas, DPD RI Siap Lanjutkan Amanat Rakyat
Adies Kadir Bangga Polri Jadi Dua Teratas Lembaga Negara dengan Citra Positif
Perkembangan AI, Antara Keuntungan dan Tantangan dalam Siapkan SDM Unggul
Dalam Rapat UNESCO, Dewan Pers Usulkan Soal Pelarangan Penyiaran Eksklusif Jurnalisme Investigasi
Soal Implementasi Standar ILO, Sekjen Kemnaker Terima Kunjungan Deputi ILO untuk Indonesia
Terkait Pernyataan tentang Perlindungan Orang Tobelo Dalam, Direktur International Survival Asia Temui Ketua DPD RI
Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial
Pemerintah Godok Aturan Perlindungan Ojol, Ini Masukan Konkret Ketua DPD RI
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:47 WIB

Raih Citra Baik dari Survei Kompas, DPD RI Siap Lanjutkan Amanat Rakyat

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:09 WIB

Perkembangan AI, Antara Keuntungan dan Tantangan dalam Siapkan SDM Unggul

Kamis, 20 Juni 2024 - 08:29 WIB

Dalam Rapat UNESCO, Dewan Pers Usulkan Soal Pelarangan Penyiaran Eksklusif Jurnalisme Investigasi

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:31 WIB

Soal Implementasi Standar ILO, Sekjen Kemnaker Terima Kunjungan Deputi ILO untuk Indonesia

Selasa, 18 Juni 2024 - 18:41 WIB

Terkait Pernyataan tentang Perlindungan Orang Tobelo Dalam, Direktur International Survival Asia Temui Ketua DPD RI

Selasa, 18 Juni 2024 - 16:27 WIB

Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:03 WIB

Pemerintah Godok Aturan Perlindungan Ojol, Ini Masukan Konkret Ketua DPD RI

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:29 WIB

Pelaksanaan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kota Palu, Menko PMK: Pelayanan Sudah Bagus

Berita Terbaru

Gatot Sundoro

Nusantara

Kemuliaan dan Karamah untuk Sarah, Istri Nabi Ibrahim

Sabtu, 22 Jun 2024 - 08:54 WIB