Menko PMK Muhadjir: Dengan Adanya Sport Center Atlet Bisa Meraih Prestasi Gemilang

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 17 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Muhadjir bersama Menpora dan Pj Gubernur Sumut saat tinjau kesiapan venue utama PON XXI Aceh-Sumut.

Menko Muhadjir bersama Menpora dan Pj Gubernur Sumut saat tinjau kesiapan venue utama PON XXI Aceh-Sumut.

JATIMRAYA.COM – Olahraga merupakan salah satu cara untuk menunjukkan jati diri Bangsa Indonesia. Melalui olahraga para atlet dapat berkompetisi meraih prestasi gemilang di tingkat nasional hingga Internasional.

Pemerintah terus berupaya mengembangkan fasilitas olahraga untuk menjadi sarana pembinaan dan pembibitan atlet nasional. Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan membangun Sumut Sport Center, di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Mudah-mudahan dengan adanya Sport Center yang sangat luar biasa ini akan melahirkan atlet-atlet dari Sumatera yang bukan hanya bereputasi nasional tapi bisa meraih prestasi internasional khususnya di kancah sepakbola. Karena dulu Sumut sangat dikenal dengan pemain sepak bola tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam kunjungannya meninjau kesiapan pembangunan Sumut Sport Center, pada Jumat (16/02/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumut Sport Center merupakan kompleks olahraga yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan akan dimanfaatkan untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 yang akan diselenggarakan pada 8-20 September tahun ini.

Didirikan di lahan seluas 300 hektar, kompleks olahraga megah yang akan menjadi venue utama perhelatan PON XXI tersebut memiliki beberapa arena, yang terdiri dari Stadion Utama, Stadion Madya Atletik, Stadion Aquatik, dan arena pertandingan olahraga lainnya.

Dalam kesempatan peninjauan, Menko PMK didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, PJ Gubernur Sumut Hasannudin, Kadispora Sumut Baharuddin Siagian. Mereka meninjau pembangunan Stadion Madya Atletik dan Stadion Utama Sumut.

Muhadjir melihat berbagai progres yang telah dilakukan. Dia mengapresiasi arena olahraga yang sangat mumpuni dari segi kualitasnya. Berdasarkan pemaparan dari pihak pengembang, sejauh ini, progress Stadion Atletik sudah mencapai 98%. Objek pengerjaan berupa dua lapangan sintetis atletik dengan tribun berkapasitas 2.500 penonton.

“Untuk stadion atletik sudah siap digunakan untuk cabor lari, lompat, dan lempar,” ujar Muhadjir Effendy saat melakukan peninjauan.

Peninjauan berlanjut ke Stadion Utama Sumut. Progress pembangunan stadion masih 30 persen yang direncanakan rampung pada akhir Juli 2024.

Dengan benchmarking mengambil contoh Stadion Manahan Solo, Stadion Utama Sumut digadang menjadi stadion teranyar dan terbesar di Sumatera Utara dengan kapasitas 25.750 penonton.

“Sudah sangat bagus. Ada benchmarknya dengan stadion manahan, stadion terbaik di Indonesia. Tadi saya sarankan supaya piknik ke luar melihat yang reputasi seperti Real Madrid, Manchester United, supaya tenaga sipil kita bisa belajar ke sana,” ujar Muhadjir.

Dalam kesempatan itu, PJ Gubernur Sumut Hasannudin menyampaikan bahwa pembangunan Sumut Sport Center merupakan impian dari masyarakat Sumatera Utara supaya memiliki kawasan kompleks olahraga.

Selain sebagai pusat olahraga dan pengembangan prestasi olahraga, juga akan dibangun plaza sebagai pusat perekonomian. Kompleks olahraga yang dibangun di lokasi strategis dekat dengan bandara ini diharapkan dapat menghidupkan perekonomian masyarakat Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya.

“Harapannya pembangunan berjalan baik dan ekonomi masyarakat juga semakin baik,” ungkap PJ Gubernur Sumut.

Menko Muhadjir juga memberikan masukan dalam pembangunan stadion supaya memerhatikan detil lainnya seperti keseimbangan kapasitas parkir dan penonton, kemudian drainase untuk antisipasi genangan saat hujan, dan juga akses keluar masuk penonton yang diperbanyak menghadapi keadaan darurat.

“Perlu kajian sosiologis karena stadion akan berdiri atas dukungan masyarakat dan memperhatikan sustainabilitas paska event dengan pemeliharaan berkelanjutan. Saya optimis akhir Juli InsyaAllah stadionnya rampung,” ujar Muhadjir. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia
Raih Penghargaan Kabupaten Terinovatif 3 Kali Berturut, H. Slamet Junaidi Harumkan Sampang di Mata Nasional 
UPA PERADI 2025 Digelar Serentak, 143 Peserta Ikuti Ujian di Fakultas Hukum UGM
PWI Jateng Resmi Dilantik, Akhmad Munir Tekankan Integritas dan Adaptasi Jurnalis
Kapolri dan Ketum PWI Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Sumatera
Ketum PWI Pusat Minta Negara Ambil Peran Lebih Besar Selamatkan Industri Media
Kick Off HPN 2026 di Banten, PWI Ajak Negara Hadir Jaga Kesehatan Ekosistem Media
Ketum PWI Akhmad Munir: Insan Pers adalah Guru Masyarakat di Tengah Disrupsi Media

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:58 WIB

PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:39 WIB

Raih Penghargaan Kabupaten Terinovatif 3 Kali Berturut, H. Slamet Junaidi Harumkan Sampang di Mata Nasional 

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:41 WIB

UPA PERADI 2025 Digelar Serentak, 143 Peserta Ikuti Ujian di Fakultas Hukum UGM

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:59 WIB

PWI Jateng Resmi Dilantik, Akhmad Munir Tekankan Integritas dan Adaptasi Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 22:26 WIB

Kapolri dan Ketum PWI Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Sumatera

Berita Terbaru