Pasar Kuliner Lawas, Dito Chrisdianto: Agar Aset Budaya Kuliner Tetap Lestari

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 3 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dito Chrisdianto selaku pengelola Viaduct by Gubeng (tengah) bersama YBM PLN di didepan Pasar Kuliner Lawas.

Dito Chrisdianto selaku pengelola Viaduct by Gubeng (tengah) bersama YBM PLN di didepan Pasar Kuliner Lawas.

JATIMRAYA.COM – Bertambah satu lagi tempat wisata kuliner unik di Surabaya, yakni PKL (Pasar Kuliner Lawas). Lokasinya di Jl. Nias 110 Surabaya atau tepatnya di teras depan Viaduct by Gubeng. Tempat ini menambah pilihan menu bagi pengunjung.

Viaduct by Gubeng sendiri merupakan Heritage and Creative Resto. Heritage dari sisi bangunan dan menu kulinernya. Kreatif dari sentuhan karya dan edukasi masyarakatnya.

Viaduct by Gubeng terus mempertajam positioning, sebagai tempat makan bernuansa heritage serta kreatif melalui berdirinya Pasar Kuliner Lawas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Viaduct sejatinya merupakan Rumah Padat Karya. Memiliki misi memberikan manfaat ekonomi bagi Gamis (Warga Miskin), dan pelaku UMKM.

Dalam peresmian PKL (2/8), Camat Gubeng Eko Kurniawan Purnomo berharap Viaduct by Gubeng bisa menjadi tempat pemberdayaan UMKM khususnya di wilayah Gubeng. “Pasar Kuliner Lawas di Viaduct ini bisa jadi percontohan untuk tempat lain,” imbuh Eko seusai memasangkan apron sebagai penanda diresmikannya PKL.

Konsep Pasar Kuliner Lawas menyajikan ragam makanan tempo dulu, yang dikenal otentik dalam tampilan dan rasa. Bahkan tak lekang oleh waktu. “Tujuannya agar aset budaya kuliner tetap lestari,” jelas Dito Chrisdianto selaku pengelola Viaduct by Gubeng.

Dito menganalisis bisnis kuliner terus tumbuh. Ada yang bertahan tapi ada yang gugur. Secara umum penyebabnya adalah lokasi, keunikan menu dan rasa, nuansa, serta promosinya.

Misi pemberdayaan UMKM berkategori Gamis direspon positif oleh YBM PLN (Yayasan Baitul Maal Perusahaan Listrik Negara) Unit Induk Distribusi Jawa Timur.

Sebagai lembaga yang punya misi memberdayakan golongan penerima zakat, YBM PLN sangat mendukung konsep pemberdayaan kreatif melalui berdirinya Pasar Kuliner Lawas di teras depan Viaduct.

Ketua YBM PLN Jawa Timur Agus Prasetiawan mengatakan, “Dalam kolaborasi ini kami ikut meningkatkan kesejahteraan enam pelaku ekonomi mikro sesuai 5 pilar program lembaga. Tepatnya pilar kelima yakni Program Ekonomi.”

PKL setiap hari beroperasi di teras depan Viaduct by Gubeng mulai jam 10.00 – 16.00.

Menu tempo dulu yang bisa dinikmati para pengunjung adalah Lontong Kupang, Rujak Cingur, Rujak Manis, Asinan, Gado-gado, Nasi Jagung Urap-Urap, Onde-Onde Mochi, Bubur Madura dan Jajan pasar. Harganyapun sangat terjangkau, antara 10 – 25 ribu. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Pelantikan DPW PROPAMI Surabaya Raya Perkuat Sinergi Kampus dan Industri
Sun Life Indonesia Perluas Kampanye “The One You Can Rely On” ke Lebih Banyak Kota, Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan
Bidik Pendapatan Rp42,5 Miliar, PT Loka Refractories Garap Serius Pasar Magnesia
Alat Drumband Investasi Serius untuk Prestasi, Identitas, dan Keberlanjutan
Jarang Disorot Publik, Eks Glencore Ini Kini Dijuluki Raja Nikel Indonesia
EBITDA MBMA Naik 22% di 9M 2025, Operasi Nikel Terintegrasi Makin Solid
Kinerja Kuartal III 2025 Merdeka Copper Gold Tangguh, Proyek Strategis Maju Konsisten
Lenovo Legion Monitor Gen 10 Series Usung Performa 320Hz untuk Gaming dan Kreativitas

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 19:32 WIB

Pelantikan DPW PROPAMI Surabaya Raya Perkuat Sinergi Kampus dan Industri

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:00 WIB

Sun Life Indonesia Perluas Kampanye “The One You Can Rely On” ke Lebih Banyak Kota, Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:22 WIB

Bidik Pendapatan Rp42,5 Miliar, PT Loka Refractories Garap Serius Pasar Magnesia

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:05 WIB

Alat Drumband Investasi Serius untuk Prestasi, Identitas, dan Keberlanjutan

Senin, 29 Desember 2025 - 18:21 WIB

Jarang Disorot Publik, Eks Glencore Ini Kini Dijuluki Raja Nikel Indonesia

Berita Terbaru

Lifestyle

Lik Darkup

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:09 WIB

Nasional

Tamsil Linrung: Seorang Sahabat, Orang Tua, dan Guru

Jumat, 24 Apr 2026 - 12:50 WIB

Lifestyle

Tumbal Demi Muara

Jumat, 24 Apr 2026 - 12:30 WIB

Lifestyle

Surat Jamuan Hidangan (Al-Maidah)

Jumat, 24 Apr 2026 - 05:38 WIB