Pembentukan Karakter Anak, Menko PMK: Sekolah Perlu Bekerja Sama dengan Lembaga Keagamaan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 24 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Muhadjir disambut oleh warga di Pura Parahyangan Agung Jagatnatha Pasundan, Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (23/6/2024).

Menko Muhadjir disambut oleh warga di Pura Parahyangan Agung Jagatnatha Pasundan, Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (23/6/2024).

JATIMRAYA.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, sekolah perlu bekerja sama dengan lembaga keagamaan melalui kegiatan tambahan di luar sekolah, untuk pembentukan karakter keagamaan dan akhlak mulia anak.

Muhadjir mengatakan hal itu saat menghadiri kegiatan launching Gerakan Nasional Indonesia Tertib dan Indonesia Bersatu “Pasraman Sebagai Pusat Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa”, di Pura Parahyangan Agung Jagatnatha Pasundan, Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (23/6/2024).

Seperti yang dilakukan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) yang mengadakan kegiatan Pendidikan Pasraman, atau sekolah minggu yang menekankan pada disiplin diri, mengembangkan akhlak mulia dan sifat-sifat yang rajin, suka bekerja keras, pengekangan hawa nafsu dan gemar untuk menolong orang lain.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena itu, menghidupkan Pura, menghidupkan Gereja, menghidupkan Masjid, Lembaga Diniyah, Lembaga Pasraman, Sekolah Minggu dan yang lain-lainnya, itu yang menjadi wahana fasilitas yang harus digunakan oleh sekolah-sekolah untuk meningkatkan belajar mengajar anak, salah satunya pembentukan karakter,” jelasnya.

Lebih lanjut, menurut Muhadjir, kegiatan tambahan dari sekolah untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai keagamaan penting dilakukan oleh semua agama. Ini dilakukan supaya anak-anak tetap terjaga karakternya dan diawasi sekolah sebagai penanggung jawab dalam pembentukan karakter anak.

Muhadjir mengatakan, apa yang dilakukan oleh PHDI melalui kegiatan pendidikan Pasraman yang membentuk karakter anak, mengajarkan keterampilan, dan kesenian akan membentuk karakter dan akhlak mulia anak. Karenanya, dia meminta supaya semua sekolah dan lembaga keagamaan memiliki program serupa yang bisa diterapkan untuk membentuk karakter anak.

“Ini penting. Jadi sangat bagus. Karena itu terus mohon dikembangkan dan saya kira kalau semua agama melakukan hal yang sama, cita-cita Indonesia untuk membentuk SDM yang berakhlak mulia insya Allah akan tercapai dalam waktu yang tidak lama,” jelasnya.

Muhadjir menjelaskan, selain mewujudkan SDM yang sehat dan kuat, maka mewujudkan SDM yang cerdas, berakhlak mulia adalah menjadi tujuan pemerintah untuk jangka panjang mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

“Itu kunci kalau kita ingin menyiapkan generasi muda yang betul-betul mampu membawa Indonesia menuju adil, makmur, dan diridhoi Tuhan Yang Maha Kuasa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan launching Gerakan Nasional Indonesia Tertib dan Indonesia Bersatu “Pasraman Sebagai Pusat Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa”, Menko PMK melakukan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti sebagai simbol peluncuran kegiatan. Dia berharap kegiatan Pasraman bisa terus berkembang dalam memupuk karakter dan akhlak mulia seluruh anak-anak umat Hindu di Indonesia.

“Marilah kita terus kembangkan ini semua, mudah-mudahan pasraman akan terus berkembang dan berfungsi seperti apa yang telah dipertunjukkan anak-anak yang kita cintai ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketum Dewan Pimpinan Nasional Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia, Drs. I Made Pande Cakra. M.Si; Ketua PHDI Prov Jabar, Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan S.Pi. M.Ip.; Plh. Bupati Bekasi Drs. H. Iyan Priyatna M.Si; dan seluruh umat Hindu yang menghadiri kegiatan. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Kredit UMKM Melambat, Achsanul Qosasi Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah
RIV Diakui Dunia, Raih Best Multi-Asset Trading Platform hingga Most Trusted Brand
Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel
PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga
Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi
PCM Grand Wisata Ucapkan Terima Kasih kepada Donatur, TK ABA 12 Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
PWI Pusat Berlakukan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026 untuk Tertibkan Administrasi
LaNyalla Mahmud Mattalitti: Pidato Prabowo Subianto Bukti Keberanian Politik Kembalikan SDA untuk Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Kredit UMKM Melambat, Achsanul Qosasi Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13 WIB

RIV Diakui Dunia, Raih Best Multi-Asset Trading Platform hingga Most Trusted Brand

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:18 WIB

PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:40 WIB

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Berita Terbaru