Pemerintah Tetapkan Lima Pilar Strategis untuk Pengembangan SDM Unggul 2040

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Warsito saat mewakili Menko PMK pada acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, di Jakarta, Selasa (3/12/2024).

Deputi Warsito saat mewakili Menko PMK pada acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, di Jakarta, Selasa (3/12/2024).

JATIMRAYA.COM – Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk menghadapi tantangan pada tahun 2040. Dalam upaya ini, Kemenko PMK menekankan pentingnya lima parameter utama untuk memastikan kualitas SDM Indonesia di masa depan.

Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK Warsito, mengungkapkan bahwa kelima parameter ini merupakan bagian dari komitmen untuk memanfaatkan potensi bonus demografi Indonesia.

“Kami berfokus pada lima parameter penting dalam menyiapkan SDM yang berkualitas, yaitu kesehatan, kecerdasan, keterampilan, kebekerjaan, dan jaminan sosial,” ujar Warsito saat mewakili Menko PMK pada acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, di Jakarta, Selasa (3/12/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Warsito menyampaikan, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan, mendorong gaya hidup sehat, dan menurunkan beban anggaran kesehatan di masa depan dengan mengutamakan langkah preventif dan produktif.

Di sektor pendidikan, pemerintah memprioritaskan pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan meningkatkan kualitas literasi serta numerasi.

“Investasi terbesar adalah investasi pada anak usia dini. Setiap satu dolar yang diinvestasikan akan menghasilkan 13 dolar dalam jangka panjang,” ujar Warsito.

Meskipun demikian, anggaran pendidikan di Indonesia masih jauh dari rekomendasi internasional, yakni di bawah 1% dari APBN, padahal standar yang disarankan UNESCO adalah 10%.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya pengembangan keterampilan vokasi dan kewirausahaan untuk menciptakan tenaga kerja yang siap menghadapi era digital.

“Kami juga fokus pada program pengembangan keterampilan dan kewirausahaan sebagai kunci untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia,” tambahnya.

Dalam konteks data pembangunan, pemerintah juga berusaha mengintegrasikan data kependudukan, pendidikan, dan kesehatan dalam satu sistem terpadu.

Dengan adanya data yang terintegrasi, program-program intervensi bisa lebih tepat sasaran dan lebih efektif, seperti halnya dalam penanggulangan stunting yang menjadi fokus pemerintah.

“Kami sedang bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk memastikan data yang akurat dan terintegrasi, terutama dalam menghadapi tantangan bonus demografi,” jelas Warsito

Pemerintah juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta untuk mempercepat pencapaian target-target pembangunan manusia. Hal ini juga tercermin dalam upaya penguatan sistem data penduduk, yang merupakan fondasi utama untuk merancang kebijakan yang tepat guna.

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap Indonesia dapat memanfaatkan bonus demografi dengan sebaik-baiknya. Menghasilkan SDM yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global pada tahun 2040.

Untuk diketahui, INDEF 100 Ekonom bertujuan untuk memberikan sumbangsih pemikiran, Ide, dan gagasan terbaru yang disampaikan oleh para ekonom kepada pemerintah baru sebagai strategi atas perbaikan kondisi perekonomian saat ini dan yang akan datang.

Forum ini akan menjadi wadah urun rembuk untuk menerima rumusan masukan dan pemikiran dari para ekonom Indonesia yang dapat memperkuat kebijakan dalam mengakselerasi ekonomi Indonesia.

Selain itu, acara ini menghasilkan buku berisi sumbangsih pemikiran 100 Ekonom Indonesia yang akan diserahkan untuk Presiden Republik Indonesia. (AS)

Berita Terkait

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran
Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff: 14 Putra Madura Ukir Prestasi di Negeri Yaman
TNI Bantah Isu 9 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Senjata di Puncak Papua
Gratis 24 Jam Layanan Konsultasi Khusus Varises bagi Masyarakat Sebulan Penuh oleh tim Varises Indonesia
Jelang Mudik Lebaran, BRI Perkuat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah
Petrokimia Gresik Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Dirut Daconi Khotob Sabet Best CEO
PCM Grand Wisata Bekasi Resmi Terbentuk, Muhammadiyah Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Warga
Akhmad Munir: Keberhasilan HPN 2026 Banten Tak Lepas dari Peran Mitra PWI

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:42 WIB

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran

Minggu, 19 April 2026 - 08:38 WIB

Wisuda ke-27 Universitas Al-Ahgaff: 14 Putra Madura Ukir Prestasi di Negeri Yaman

Sabtu, 18 April 2026 - 17:06 WIB

TNI Bantah Isu 9 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Senjata di Puncak Papua

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:15 WIB

Gratis 24 Jam Layanan Konsultasi Khusus Varises bagi Masyarakat Sebulan Penuh oleh tim Varises Indonesia

Senin, 16 Maret 2026 - 21:09 WIB

Jelang Mudik Lebaran, BRI Perkuat Edukasi Keamanan Digital bagi Nasabah

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB