Peran Global Indonesia Melalui Diplomasi Kemanusiaan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anwar Hudijono

Anwar Hudijono

Oleh: Anwar Hudijono

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

JATIMRAYA.COM, Presiden Jokowi didampingi Menko PMK Muhadjir Effendy akhir November lalu melepas bantuan kemanusiaan tahap kedua ke Palestina yang rakyatnya menjadi korban kebiadaban rejim Zionis Israel.

Pada hari yang sama Muhadjir melepas bantuan kemanusiaan ke Afghanistan yang dilanda bencana alam gempa bumi.

Sebelumnya Indonesia mengirim bantuan serupa ke Vanuatu, Myanmar, Pakistan, Turki, Suriah dan lain-lain.

Bantuan itu dikemas dalam Diplomasi Kemanusiaan. Artinya bantuan itu semata atas alasan kepentingan kemanusiaan di atas kepentingan lain.

Contohnya bantuan kemanusiaan ke Vanuatu. Sama sekali tidak dimaksudkan melunakkan negara itu untuk melepas dukungan terhadap kelompok separatis Papua atau Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Bantuan ke Afghanistan diberikan meski Indonesia tidak mengakui rezim Taliban. Kendati demikian prosesnya tetap “kulanuwun” kepada rezim Taliban sebagai adab tatakrama pergaulan.

Humanitarian diplomacy atau diplomasi kemanusiaan memang tidak melulu bantuan sosial kemanusiaan. Seperti gencatan senjata, pertukaran tawanan perang.

Tapi untuk Indonesia lebih fokus ke bantuan sosial korban bencana, korban perang. Justru di sinilah kekhasan dan keunggulan Indonesia dalam mengambil peran global.

Bahkan terlihat lebih menonjol dibanding diplomasi di bidang lain seperti politik, ekonomi dan perdagangan.

Memang di dalam negeri sendiri terkadang muncul pertanyaan mengapa getol memberi bantuan ke luar negeri sementara rakyat sendiri sangat bahkan lebih membutuhkan. Kok kemenyek banget, sekadar pencitraan.

Tidak salah memang banyak rakyat yang membutuhkan. Tetapi bantuan yang boleh dibilang bernilai infak itu sejalan dengan perintah Allah di Quran surah Ali Imran 133-134. Ciri orang yang bertakwa adalah yang berinfak di kala lapang maupun sempit. Jadi bantuan itu memiliki landasan moral yang kuat.

Tren ke depan masalah kemanusiaan akan cenderung naik sejalan dengan meningkatnya perang dan bencana alam. Untuk itu di sini Indonesia bisa meningkatkan peran globalnya melalui diplomasi kemanusiaan sehingga Indonesia di mata dunia tidak sekadar warga biasa tanpa peran berarti. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Menko Muhadjir: Kampung Belawan Merupakan Salah Satu Program Prioritas Pemerintah
Menko PMK Muhadjir: Dengan Adanya Sport Center Atlet Bisa Meraih Prestasi Gemilang
Pengingat Bagi  Para Pemburu Kekuasaan
Direktur Eksekutif Nagara Institute Akbar Faisal: Diperlukan Komitmen Dari Pemerintah Dalam Menjaga dan Meningkatkan Kedaulatan Pangan
Menko PMK Muhadjir: Ketersediaan Air Bersih Salah Satu Upaya Menghapus Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
Libur Nataru, SARIROTI Siap Melayani Konsumen di Seluruh Tempat
Memahami Dunia Terbalik
Gubernur Kalsel Paman Birin Setuju Porwanas Digelar Agustus 2024
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 19:32 WIB

Angkat Budaya Leluhur, PWI Jatim Gelar Pameran Lukisan Jansen Jasien

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:20 WIB

Masyarakat Perlu Waspadai Potensi Cuaca Ekstrim di Wilayah Jatim

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:55 WIB

Pemkab Sidoarjo Serahkan Bantuan Sembako Kepada Warga Terdampak Banjir

Senin, 26 Februari 2024 - 09:39 WIB

Ayah Asal Solo Tewas Tenggelam Saat Menolong Anaknya Terseret Ombak Laut Selatan di Pesisir Pacitan

Senin, 26 Februari 2024 - 09:12 WIB

Jalur Tujuan Wisata Telaga Sarangan Sempat Tersendat karena Ada Mobil Tertimpa Pohon Ambruk

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:05 WIB

Kakek di Madiun Tabrakkan Diri ke Kereta Api yang Melintas Cepat, Diduga Jengkel Sakit Menahun

Kamis, 22 Februari 2024 - 08:39 WIB

Termasuk Jawa Timur BMKG Sebut 14 Daerah Berstatus Waspada Terkait Dampak Hujan di Indonesia

Rabu, 21 Februari 2024 - 14:53 WIB

Timpa Rumah di Ponorogo, Terjangan Hujan Angin Tumbangkan Pohon Peneduh Berukuran Besar

Berita Terbaru

Petugas saat bersihkan pohon tumbang akibat hujan lebat disertai angin di Sidoarjo.

Berita Jatim

Masyarakat Perlu Waspadai Potensi Cuaca Ekstrim di Wilayah Jatim

Selasa, 27 Feb 2024 - 21:20 WIB

Hadi Prasetyo, pengamat sosial - politik

Politik

Analisis Politik: Terseok dan Rapuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:42 WIB