Prof. Muliaman Jadad: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Stagnan 5 Persen, Danantara Jadi Mesin Penggerak Baru

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara Indonesia, Prof. Dr. Muliaman Darmansyah Hadad, Ph.D., saat memberikan keterangan di depan wartawan.

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara Indonesia, Prof. Dr. Muliaman Darmansyah Hadad, Ph.D., saat memberikan keterangan di depan wartawan.

JATIMRAYA.COM – Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara Indonesia, Prof. Dr. Muliaman Darmansyah Hadad, Ph.D., menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini stagnan di angka lima persen. Menurutnya, kondisi ini tidak akan berubah jika pemerintah hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kalau hanya mengandalkan APBN, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya lima persen,” ujar Prof. Muliaman dalam Studium General di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (23/10).

Dalam kuliah umum bertajuk “Peran Danantara dalam Meningkatkan Kualitas Ekonomi Indonesia: Membangun Generasi Emas, Berdaya & Mandiri”, Prof. Muliaman menjelaskan bahwa untuk menembus stagnasi tersebut, Indonesia membutuhkan mesin penggerak ekonomi baru di luar APBN agar pertumbuhan ekonomi bisa menembus delapan persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Danantara, Mesin Ekonomi Baru Indonesia

Prof. Muliaman menjelaskan bahwa Danantara Indonesia dibentuk sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) atau dana kekayaan negara yang berfungsi mengelola aset dan dividen BUMN secara lebih produktif dan berkelanjutan.

“Kita terlalu lama tertahan di sekitar lima persen karena tumpuannya hanya pada APBN. Kita butuh mesin ekonomi kedua yang bisa menggerakkan produktivitas, mengonsolidasikan aset negara, dan menyalurkannya ke investasi jangka panjang,” tegasnya.

Melalui Danantara, aset-aset BUMN yang nilainya mencapai sekitar satu triliun dolar AS dapat dikonsolidasikan agar memberi dampak ekonomi yang lebih besar. Lembaga ini juga mengadopsi prinsip tata kelola global (Santiago Principles) untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas investasi.

Danantara menempatkan investasi pada delapan sektor prioritas, yakni energi terbarukan, mineral dan pertambangan, infrastruktur digital, jasa keuangan, kesehatan, pangan, kawasan industri, dan properti.

Menurut Prof. Muliaman, arah investasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi nasional dan mempercepat transformasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Sumber kekuatan kita bukan minyak atau gas, melainkan kreativitas dan produktivitas bangsa sendiri. Karena itu, Danantara berfokus domestik, namun tetap membuka ruang kolaborasi dengan investor global,” jelasnya.

UMM Dukung Transformasi Ekonomi Nasional

Sementara itu, Dr. Ahmad Juanda, Ak., M.M., C.A., selaku Wakil Rektor II UMM Bidang Umum dan Keuangan, menyatakan bahwa UMM mendukung penuh visi pembangunan nasional melalui peran pendidikan dan penguatan SDM.

Melalui Center of Future Work (CFW) dan Center of Excellence (CoE), UMM berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.

“Semangat Danantara membangun ekonomi mandiri sejalan dengan misi UMM sebagai kampus berdampak, yang berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kuliah umum ini diharapkan membuka wawasan mahasiswa tentang arah kebijakan investasi nasional dan peran penting Danantara dalam memperkuat ekonomi bangsa. Kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga strategis seperti Danantara menjadi kunci membangun generasi emas yang berdaya, mandiri, dan siap menghadapi tantangan global. (sap/rf)

Berita Terkait

Meriah! Siswa SDN 3 Bangunsari Ponorogo Ikuti Edukasi Gizi hingga Pertunjukan Barongan
DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Meriah! Siswa SDN 3 Bangunsari Ponorogo Ikuti Edukasi Gizi hingga Pertunjukan Barongan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:37 WIB

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Berita Terbaru