Puasa Tasua dan Asyura

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Gatot Sundoro 

JATIMRAYA.COM – Puasa Tasua dan Asyura merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Kedua puasa ini dilaksanakan tepatnya pada tanggal 9 dan 10 Muharram tahun Hijriyah. Untuk tahun ini tahun 1447 H/2025 M, menurut hisab Muhammadiyah, puasa Tasua jatuh pada hari Jum’at 4 Juli 2025, sedangkan puasa Asyura pada Sabtu, 5 Juli 2025; Sedangkan menurut Nahdatul Ulama (NU), Tasua berlangsung pada Sabtu, 5 Juli 2025 dan Asyura pada Ahad, 6 Juli 2025.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abi Qatadah, Rasulullah saw bersabda:” Puasa Asyura itu dapat menghapus dosa tahun sebelumnya.” Dalam redaksi lain beliau menyatakan, puasa Asyura dapat menghapuskan dosa dosa kecil setahun yang lalu (HR. Muslim).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejarah puasa Asyura juga berkaitan dengan peristiwa hijrah. Setelah beberapa bulan hijrah di Madinah, Rasulullah saw melihat kaum Yahudi setempat melaksanakan puasa setiap tanggal 10 Muharram.

Nabi saw bertanya kepada mereka: “Mengapa kalian berpuasa?”

Mereka menjawab:” Inilah hari ketika ALLOH menyelamatkan Nabi Musa dan Bani Israil dari kejaran raja Fira’un.”

Mendengar pernyataan itu, Nabi saw mengatakan, bahwa dirinya lebih berhak terhadap Nabi Musa daripada kaum Yahudi. Sebab beliau lah yang diutus oleh ALLOH untuk melanjutkan tugas kenabian dari rasul rasul sebelumnya.

Meskipun Rasulullah saw tidak sempat melaksanakan puasa Tasua (Karena wafat sebelum datang tahun berikutnya), beliau menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan puasa Tasua, agar tampil beda dengan kaum Yahudi.

Dalam hadits dari Ibnu Abbas, Rasulullah saw bersabda:” Seandainya aku masih hidup hingga tahun yang akan datang, niscaya aku akan berpuasa pada tanggal sembilan Muharram, yakni puasa Tasua.” (HR. Muslim)

Berita Terkait

Keutamaan Surat Al Fatihah yang Luar Biasa
Janji Pemerintah dan Piring Nasi Rakyat
Analisis Retaknya Aliansi Semu
Ouroboros Politik 2029
Antara Warisan Alam dan Regulasi: Menakar Ulang Narasi Anti-Rokok
Makro Normal, Mikro Kanker Ganas
Keutamaan Surat Wanita (An-Nisa)
Menakar Fajar: Refleksi Transisi 2026

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:46 WIB

Keutamaan Surat Al Fatihah yang Luar Biasa

Sabtu, 11 April 2026 - 13:32 WIB

Janji Pemerintah dan Piring Nasi Rakyat

Rabu, 8 April 2026 - 07:19 WIB

Analisis Retaknya Aliansi Semu

Rabu, 8 April 2026 - 07:14 WIB

Ouroboros Politik 2029

Minggu, 5 April 2026 - 06:39 WIB

Antara Warisan Alam dan Regulasi: Menakar Ulang Narasi Anti-Rokok

Berita Terbaru

DISKUSI IRAN: (dari kiri) Lely Puspitasari, Tofan Mahdi, dan Zezen Zaenal Mutaqien dalam Diskusi Publik di MN KAHMI, Sabtu (18/4).

Nasional

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:42 WIB

Info Jatim

Polisi Turun ke Sawah, Polsek Prambon Cek Lahan Jagung Petani

Minggu, 19 Apr 2026 - 09:41 WIB

Info Jatim

Fun Lab Tour, Siswa SMPN 6 Rasakan Serunya Belajar Sains di SMK

Minggu, 19 Apr 2026 - 09:14 WIB