Surga dan Neraka Berdebat Masalah Keistimewaannya

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gatot Sundoro bersama istri tercinta.

Gatot Sundoro bersama istri tercinta.

Oleh: Gatot Sundoro

JATIMRAYA.COM – Suatu ketika Surga dan Neraka sedang ribut mempersoalkan siapa yang paling istimewa di mata ALLOH SWT.

Dari Abu Hurairah, Nabi saw bersabda:” Surga dan Neraka saling berdebat;

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Neraka berkata:” Aku lebih diistimewakan ALLOH dengan penghuni orang orang yang sombong dan sewenang wenang (bengis).”

Surga bertanya:” Lantas apa karena penghuniku dari kalangan orang orang yang lemah dan tidak terpandang?”

ALLOH SWT berfirman kepada Surga :” Engkau adalah rahmat-KU. AKU rahmati engkau dengan orang orang yang KU-kehendaki diantara hamba hamba-KU.”

ALLOH SWT juga berfirman kepada Neraka:” Engkau adalah azab (siksa)-KU. AKU siksa engkau dengan orang orang yang KU-hendaki diantara hamba hamba-KU. Masing masing kalian memiliki jatah penghuninya.”

Ketika Neraka belum penuh, ALLOH memenuhinya dengan orang orang yang harus disiksa. Setelah penuh Neraka berkata:” Cukup, cukup, cukup.” Kemudian isi Neraka dicampur aduk antara penghuni satu dengan lainnya.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat Anas bin Malik, Nabi saw bersabda:” Neraka Jahanam itu selalu meminta tambahan penghuninya. Neraka Jahanam berkata:” Masih ada tambahan (penghuninya)?”

Sehingga ALLOH SWT meletakkan kaki-NYA, kemudian Jahanam berkata:” Cukup, cukup demi kemuliaan-MU.”

Kemudian penghuninya dicampur aduk satu sama lainnya.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain, dari Abdullah, menjelaskan tidak adanya lagi kematian setelah Neraka dan Surga diisi oleh penghuninya masing masing.

Nabi saw bersabda:” Setelah penduduk Surga dimasukkan ALLOH ke Surga dan penduduk Neraka dimasukkan ke Neraka, maka diumumkan kepada mereka masing masing;” Wahai penduduk Surga, tidak ada lagi kematian! Wahai penduduk Neraka, tidak ada lagi kematian! Semuanya kekal dimana mereka berada.” (HR. Muslim)

Berita Terkait

Keutamaan Surat Al Fatihah yang Luar Biasa
Janji Pemerintah dan Piring Nasi Rakyat
Analisis Retaknya Aliansi Semu
Ouroboros Politik 2029
Antara Warisan Alam dan Regulasi: Menakar Ulang Narasi Anti-Rokok
Makro Normal, Mikro Kanker Ganas
Keutamaan Surat Wanita (An-Nisa)
Menakar Fajar: Refleksi Transisi 2026

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:46 WIB

Keutamaan Surat Al Fatihah yang Luar Biasa

Sabtu, 11 April 2026 - 13:32 WIB

Janji Pemerintah dan Piring Nasi Rakyat

Rabu, 8 April 2026 - 07:19 WIB

Analisis Retaknya Aliansi Semu

Rabu, 8 April 2026 - 07:14 WIB

Ouroboros Politik 2029

Minggu, 5 April 2026 - 06:39 WIB

Antara Warisan Alam dan Regulasi: Menakar Ulang Narasi Anti-Rokok

Berita Terbaru

DISKUSI IRAN: (dari kiri) Lely Puspitasari, Tofan Mahdi, dan Zezen Zaenal Mutaqien dalam Diskusi Publik di MN KAHMI, Sabtu (18/4).

Nasional

Pemerintah Indonesia Harus Berdiri di Sisi Iran

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:42 WIB

Info Jatim

Polisi Turun ke Sawah, Polsek Prambon Cek Lahan Jagung Petani

Minggu, 19 Apr 2026 - 09:41 WIB

Info Jatim

Fun Lab Tour, Siswa SMPN 6 Rasakan Serunya Belajar Sains di SMK

Minggu, 19 Apr 2026 - 09:14 WIB