Terjal dan Sempit, Damkar Kesulitan Mencapai Sasaran Kebakaran di Area Gunung Bancak Magetan

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 14 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sedikitnya 2 hektar hutan jati dan lahan masyarakat di area Gunung Bancak, di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Magetan, Jawa Timur, terbakar hebat, Jumat malam (13/9/2024).

Sedikitnya 2 hektar hutan jati dan lahan masyarakat di area Gunung Bancak, di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Magetan, Jawa Timur, terbakar hebat, Jumat malam (13/9/2024).

JATIMRAYA.COM – Sedikitnya 2 hektar hutan jati dan lahan masyarakat di area Gunung Bancak, di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Magetan, Jawa Timur, terbakar hebat, Jumat malam (13/9/2024).

Unit Damkar yang akan memadamkan api tak sanggup menuju lokasi, hingga api berkobar, menjalar dan membakar hutan kering itu. Si jago merah bergerak merayap, melahap hutan kering, namun tidak sampai menjangkau perumahan penduduk berjarak sekitar 100 meter dari titik api.

Kendala penyebab sulitnya petugas pemadam kebakaran mencapai sasaran, lantaran jalur di area Gunung Bancak berketinggian 800 Mdpl itu terjal dan sempit. Meski begitu, petugas tetap melakukan upaya pencegahan meluasnya api, dengan membasahi area yang berpotensi terbakar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mobil Damkar tidak bisa menanjak naik gunung, untuk mencapai titik api. Karena kemiringan jalan yang dilalui terjal. Terlebih kendaraan mengangkut beban sangat berat berupa air,” sebut Jarot Eka, A.Md, Kasi Pencegahan Damkar Magetan, kepada jurnalis.

Dalam pada itu upaya pemadaman dilakukan dengan cara tradisional, melibatkan segenap unsur yang berpotensi. Pemadaman tradisional dengan cara ilaran, memisahkan semak-semak kering dan menebas-nebas menggunakan ranting dedaunan.

Relawan dan masyarakat desa setempat bergabung dengan petugas BPBD, Damkar, perangkat desa, agen bencana Provinsi Jawa Timur, TNI dan Polri secara serentak menanggulangi amukan api. Dengan alat ranting dedaunan mereka mematikan sisi pinggiran api, hingga tidak meluas kemana-mana.

“Yang penting kita jaga arah angin. Jangan sampai mendekati pemukiman penduduk. Semua terlibat pemadaman secara tradisional. Sebagai antisipasi, mewaspadai arah api. Jangan sampai mengarah ke perumahan warga,” tambah Jarot.

Sementara Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan menyebutkan, luas area yang terbakar mencapai kurang lebih 2 hektar. Disebutnya, api berhasil ditanggulangi semua pihak secara tradisional, sehingga tidak menggapai rumah warga.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00. Tidak ada laporan mengenai timbulnya korban jiwa maupun terluka dalam insiden tersebut.

Penyebab terjadinya kebakaran Gunung Bancak itu, lanjutnya, masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib.

“Masyarakat diminta tidak membakar sampah di seputaran lahan dan hutan. Juga diminta agar tidak melakukan aktivitas, yang memicu munculnya api hingga meluas menjadi kebakaran,” imbau Reni Wahyu, Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Puncak HPN 2026 di Surabaya, Gus Irfan Raih PWI Jatim Award atas Transformasi Haji
Rakernas PERBAMIDA 2026 Dorong Peran BPR/BPRS Perkuat UMKM dan Ekonomi Nasional
Santri Al Amanah Krian Dapat Edukasi Safety Riding dari Polresta Sidoarjo
24 Tokoh Terima Penghargaan HPN 2026, PWI Jatim Dorong Jurnalisme Berkualitas
Pemkab Sidoarjo Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Daerah
SMKN 1 Jenangan Ponorogo Borong 4 Emas di LKS Jatim 2026
Bedah Buku “Langkah Sunyi Menuju Puncak”, Akhmad Munir Beberkan Perjalanan Karier
BRI Gelar Youth Champions League 2026 di Surabaya, Bidik Bibit Pesepak Bola Muda Berprestasi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:58 WIB

Puncak HPN 2026 di Surabaya, Gus Irfan Raih PWI Jatim Award atas Transformasi Haji

Jumat, 17 April 2026 - 15:37 WIB

Rakernas PERBAMIDA 2026 Dorong Peran BPR/BPRS Perkuat UMKM dan Ekonomi Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 08:52 WIB

24 Tokoh Terima Penghargaan HPN 2026, PWI Jatim Dorong Jurnalisme Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 - 07:02 WIB

Pemkab Sidoarjo Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 21:08 WIB

SMKN 1 Jenangan Ponorogo Borong 4 Emas di LKS Jatim 2026

Berita Terbaru