Gandeng APSI, Prodi HTN UIN Madura Siapkan Mahasiswa Hadapi Tantangan Dunia Advokasi

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Madura resmi menjalin kerja sama strategis dengan Asosiasi Pengacara Syari’ah Indonesia (APSI), Jumat (31/7/2026).

Langkah ini diambil untuk memperluas jejaring kelembagaan sekaligus menjembatani dunia akademik perguruan tinggi dengan dunia profesi penegakan hukum.

Kemitraan ini diproyeksikan menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan program Tri Dharma Perguruan Tinggi—meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi ini dirancang untuk mengasah kompetensi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dinamika praktis di lapangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Prodi HTN UIN Madura, Jihan Amalia Syahidah, menegaskan bahwa kolaborasi bersama APSI merupakan komitmen program studi dalam menghadirkan kurikulum hukum yang relevan dengan kebutuhan industri kerja.

“Kerja sama ini adalah langkah nyata dalam membangun ekosistem akademik yang kolaboratif. Melalui kemitraan bersama APSI, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang komprehensif, mulai dari pelatihan, seminar, kuliah praktisi, penelitian bersama, hingga pengabdian kepada masyarakat,” ujar Jihan.

Menanggapi kolaborasi tersebut, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APSI, Sulaisi Abdurrazaq, menyambut positif inisiatif kerja sama dengan Prodi HTN UIN Madura.

Jebolan Universitas Indonesia (UI) ini menilai bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi Islam dan organisasi profesi advokat sangat krusial untuk mencetak generasi penegak hukum yang kompeten dan berintegritas.

“APSI berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa hukum Islam. Sinergi ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman teori, tetapi juga memberikan ruang pendampingan praktis serta pemahaman mendalam tentang etika profesi dan dinamika dunia advokasi syariah saat ini,” tegas Sulaisi.

Jihan menambahkan, keberadaan organisasi profesi seperti APSI sangat penting untuk mengorelasikan teori akademik di ruang kuliah dengan realitas praktik hukum di dunia nyata.

Ke depan, Prodi HTN UIN Madura bersama DPP APSI akan menindaklanjuti nota kesepahaman ini melalui berbagai program aksi nyata yang memberikan manfaat langsung, baik bagi mahasiswa, institusi, maupun pelayanan hukum kepada masyarakat luas. (as)

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:37 WIB

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo

Berita Terbaru

Info Jatim

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:37 WIB

Lifestyle

Tinta Takdir yang Kering, Hati yang Merdeka

Jumat, 23 Okt 2026 - 06:46 WIB