Bupati Mudhlor Serahkan Laporan LKPD Unaudited Tahun 2023 Kepada BPK Provinsi Jawa Timur

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 5 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Pejabat foto bersama usai serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun 2023 ke BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Selasa (5/3).

Para Pejabat foto bersama usai serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun 2023 ke BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Selasa (5/3).

JATIMRAYA.COM – Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo diserahkan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP kepada Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur Karyadi di kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Selasa (5/3).

Penyerahan LKPD unaudited dilakukan serentak bersama 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diserahkan Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono.

Dalam kesempatan itu dihadiri Anggota V BPK selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara V H. Ahmadi Noor Supit yang didampingi Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur Karyadi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Mudhlor atau yang akrab dipanggil Gus Muhdlor  berharap hasil LKPD Kabupaten Sidoarjo  kembali mendapatkan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Dengan begitu akan menjadi capaian yang ke 11 kali berturut-turut sejak disandang tahun 2013 lalu.

Ia bersyukur bila untuk kesekian kalinya Kabupaten Sidoarjo mampu mempertahankan capaian opini WTP. Menurutnya capaian tersebut menunjukkan kualitas penyusunan laporan keuangan Pemkab Sidoarjo telah disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

“Ini akan menjadi bukti bahwa Pemkab Sidoarjo mampu menyajikan laporan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang ada,”ujarnya.

Menurut Gus Muhdlor capaian opini WTP penting dipertahankan. Pasalnya sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengelola APBD secara transparan dan akuntabel. Dengan kata lain kata Gus Muhdlor, setiap pembelanjaan APBD sesuai regulasi dan transparansi.

Untuk itu ia akan terus mendorong jajarannya untuk mempertahankan opini WTP di tahun-tahun berikutnya. Kerja keras seluruh ASN Sidoarjo dimintanya dapat terus dipertahankan.

“Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat atas pengelolaan uang negara, opini WTP merupakan bukti bahwa APBD dikelola secara bijak, profesional, akuntabel dan transparan,” ujarnya. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

BRI Sumenep: Proses Lelang Agunan Nasabah Bermasalah Telah Sesuai Ketentuan
TK Cahaya Kita Sidoarjo Lepas 26 Siswa Angkatan ke-24, Wali Murid Haru Saksikan Pentas Seni
Tak Cukup Tarif Cukai, Achsanul Qosasi Minta KEK Tembakau Madura Segera Direalisasikan
Surat Terbuka
Balon Udara Raksasa Jatuh di Kebun Tebu Magetan, Bocah-Bocah Heroik Padamkan Api
Queen Dawet: Ketika Mimpi Besar Dimulai dari Dapur Rumahan
Cooking Class Seru di IBS PKMKK Pamekasan, Santri Asah Life Skill dan Kreativitas
Pendidikan Islam di Pamekasan Makin Kuat, MTs Kyai Mudrikah Resmi Beroperasi

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:33 WIB

BRI Sumenep: Proses Lelang Agunan Nasabah Bermasalah Telah Sesuai Ketentuan

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:46 WIB

TK Cahaya Kita Sidoarjo Lepas 26 Siswa Angkatan ke-24, Wali Murid Haru Saksikan Pentas Seni

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:49 WIB

Tak Cukup Tarif Cukai, Achsanul Qosasi Minta KEK Tembakau Madura Segera Direalisasikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:53 WIB

Surat Terbuka

Senin, 1 Juni 2026 - 07:53 WIB

Balon Udara Raksasa Jatuh di Kebun Tebu Magetan, Bocah-Bocah Heroik Padamkan Api

Berita Terbaru

Lifestyle

Berhala Bernama Uang: Ketika Angka Mendikte Jiwa

Minggu, 7 Jun 2026 - 00:11 WIB

Lifestyle

Top Predator’ di Rimba Kekuasaan Modern

Minggu, 7 Jun 2026 - 00:06 WIB