JATIMRAYA.COM – Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali atau yang akrab disapa Gus Muhdlor menerima penghargaan pelaksana operasi pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal terbaik 2023 dari Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jatim pada kegiatan Intimasi dan Apresiasi Bea Cukai Sidoarjo Tahun 2024 bertajuk “Kolaborasi dengan Indonesia Maju” di Aula Kanwil DJBC Jatim I di Sidoarjo, Selasa (5/3/2024).
“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua institusi dari Kementerian Keuangan yang ada khususnya Bea Cukai di Jawa Timur. Kabupaten Sidoarjo sudah sangat terbantu, salah satunya yakni Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Terima kasih atas semua pengelolaannya, pengawasannya, serta kontribusinya dalam rangka membantu Kabupaten Sidoarjo,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kepada pemangku kepentingan yang ada di kabupaten setempat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sidoarjo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sampaikan kepada para undangan, yaitu pemangku kepentingan agar bersatu padu guna membangun ekosistem yang baik untuk memberikan kontribusi keuangan bagi negara yang kita cintai selama,” ujarnya.
Gus Muhdlor juga menyampaikan jika dalam beberapa hari ke depan juga akan diresmikan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) dengan harapan bisa meningkatkan pendapatan negara.
“Bukan hanya bicara tentang pendapatan negara, atau aturan semata tetapi juga berbicara tentang kesadaran bahwa semua yang bekerja harus punya kontribusi kepada negara ini,” ujarnya.
Sehingga, kata dia, ketika itu menjadi kesadaran bersama maka pembangunan akan berlangsung dengan baik dan berjalan beriringan.
Baca Juga:
Wabup Sidoarjo Hj Mimik Idayana Hadiri Bakti Sosial Makan Gratis Sehat di Blukid Square
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia
Pemkab Sidoarjo Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Penguatan Kelompok Tani dan Bantuan Alsintan
“Prinsipnya, hari ini harus lebih baik dari kemarin, sedangkan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Segala prosesnya harus dinikmati apalagi faktor edukasi sosialisasi tentang regulasi dan sebagainya,” ujarnya.
Ia mengatakan, kegiatan kali ini juga menjadi momentum bagi semua untuk saling memberikan feedback (umpan balik) kepada Bea Cukai Sidoarjo agar prestasi yang sudah dicapai ini terus berlanjut lebih baik lagi.
“Termasuk dari seluruh unsur mulai dari stakeholder, pengusaha, hingga privat sektor harus memberikan feedback juga tentang mana yang terbaik, efisien untuk membangun negara yang kita cintai ini,” tuturnya.
Ia berpesan, agar terus menjaga keberlangsungan ekosistem juga untuk pertumbuhan ekonomi dan sekaligus pendapatan asli negara.
Baca Juga:
MSP Bersama Pemkab dan Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan untuk Warga dan Driver Ojol
Bupati Subandi Serahkan Bonus Atlet Porprov: Janji Naikkan Reward Hingga Rp 50 Juta
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo serta mewakili semua kepala daerah yang hadir, kami berkomitmen yang kuat untuk mendukung setiap program yang dikeluarkan dan sesuai regulasi yang dijalankan oleh Bea Cukai Cabang Sidoarjo,” katanya.
Selain menyampaikan komitmen bersama dalam membantu dan mendukung kinerja bea cukai dalam memberantas BKC ilegal Gus Muhdlor bersama Kepala Kantor Bea Cukai, Rudy Hery Kurniawan serta Perwakilan Kejaksaan, Kapolresta, Kodim, Kepala KPKNL, Kakanwil BC, Ka BCSDA, serta Kakanwil Pajak secara simbolis memusnahkan Barang Milik Negara Eks Barang Dikuasai Negara. (Andy Setiawan)***














